Hingga Kamis (25/6/2026), Piala Dunia 2026 baru memainkan 48 laga dari 104 laga yang direncanakan. Namun, sejumlah nama mulai menonjol bakal berpeluang besar menjadi pencetak gol terbanyak. Messi paling berpeluang merebut sepatu emas. Lantas siapa yang bisa menyainginya?
Apa yang bisa Anda dapatkan dari artikel ini?
- Sebesar apa peluang Messi menjadi pencetak gol terbanyak?
- Sejauh mana Kylian Mbappe dan Erling Haaland bakal menjadi pesaing kuat Messi?
- Siapa kuda hitam pencetak gol terbanyak dalam laga ini?
- Lalu di mana Cristiano Ronaldo?
- Sejauh apa peluang bomber tuan rumah ketika tampil di depan publiknya sendiri?
Sebesar apa peluang Messi menjadi pencetak gol terbanyak?
Lionel Messi menjadi calon terkuat pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026. Baru menjalani dua laga, dia sudah mencetak lima gol. Tiga gol saat menghancurkan Aljazair dan dua gol dibuat ketika melawan Turki. Dengan lima gol ini, dia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia dari 28 penampilan.
Setelah Argentina lolos dari babak penyisihan, peluang Messi membuat lebih banyak gol jelas terbuka. Apalagi, pemain Argentina terlihat tidak segan berkorban bagi ”La Pulga”. Tujuannya, agar Messi bisa merayakan tarian terakhirnya dengan indah di Piala Dunia saat mampu mempertahankan gelar juara.
Akan tetapi, ketangguhan Messi rentan jadi bumerang jika tanpa mitigasi. Sejauh ini, lima gol Messi adalah total gol yang dicetak Argentina di Piala Dunia. Hal ini bisa menjadi bukti Argentina sangat bergantung kepada Messi.
Jika tidak ingin kepiawaian Messi justru jadi bumerang, Argentina harus memiliki rencana lain saat Messi dibuat tak berdaya. Kemampuan striker top seperti Lautaro Martinez hingga Julian Alvarez tidak ada salahnya diasah agar tak tumpul saat diperlukan.
Sejauh mana Kylian Mbappe dan Erling Haaland bakal menjadi pesaing kuat Messi?
Mbappe dan Haaland kini ada di belakang Messi dengan masing-masing mengemas empat gol. Kedua monster itu mencetak dua gol di dua laga yang merela jalani.
Peluang Mbappe untuk mencetak lebih banyak gol masih terbuka. Daya ledaknya didukung penyerang sayap agresif seperti Ousmane Dembele dan Michael Olise.
Namun, keduanya juga rentan menutup keran gol Mbappe jika sama-sama bernafsu mencetak lebih banyak gol di Piala Dunia kali ini. Saat ini, Perancis memasukkan enam gol dari dua laga.
Berbeda dengan Mbappe, Haaland bisa dibilang satu-satunya penguasa di lini depan Norwegia. Keperkasaan Haaland kerap menjadi pembeda dan membuat Norwegia mencetak tujuh gol di dua laga.
Namun, seperti Messi, jika Haaland dimatikan, Norwegia berpeluang tanpa taji. Sayap serang Alexander Sorloth dan Antonio Nusa tidak seberingas Dembele dan Olise ketika menyerang.
Siapa kuda hitam pencetak gol terbanyak dalam laga ini?
Tidak terduga, nama Deniz Undav mesti menjadi perhatian. Penyerang Jerman itu kini mencatatkan tiga gol. Semuanya ia cetak ketika menjadi pemain pengganti dan hanya bermain selama 69 menit. Dia lebih subur ketimbang penyerang utama Jerman, Kai Havertz, yang baru mencetak dua gol.
Namun, kemampuannya belum teruji saat harus bermain mula, ketika kondisi fisik lawan masih bugar. Di laga terakhir melawan Ekuador, Pelatih Jerman Julian Nagelsmann bisa memberinya peluang bermain sejak awal.
Ekuador dikenal sebagai tim dengan pertahanan kuat dan bisa menjadi batu ujian bagi Undaz. Apalagi, menang atau kalah, Jerman tidak akan rugi besar karena sudah lolos babak kualifikasi grup.
Lalu di mana Cristiano Ronaldo?
Setelah awal yang buruk melawan RD Kongo, Ronaldo mencetak dua gol ketika Portugal menang besar saat melawan Uzbekistan, 5-0.
Dua gol itu diharapkan menjadi titik balik Ronaldo untuk membawa Portugal yang punya skuad sangat mewah melangkah lebih jauh di Piala Dunia kali ini.
Namun, batu sandungan tetap saja ada. Jika Portugal terpeleset seperti saat bermain tidak kompak dan meremehkan lawan seperti pada laga pertama, jangankan gelar juara dunia, peluang Ronaldo menambah pundi golnya bakal sulit tercapai.
Saat ini, Ronaldo baru mengumpulkan 10 gol dari enam penampilan di Piala Dunia.
Sejauh apa peluang bomber tuan rumah ketika tampil di depan publiknya sendiri?
Saat ini, Jonathan David mencatatkan diri sebagai penyerang tuan rumah yang paling subur. Tidak membuat gol saat ditahan Bosnia-Herzegovina, David mencetak tiga gol saat Kanada menaklukkan Qatar enam gol tanpa balas.
Di kubu Amerika Serikat, Folarin Balogun sudah mencetak dua gol. Keduanya dicetak ke gawang Paraguay. Ketajaman ujung tombak Meksiko juga. Sejauh ini, pencetak gol terbanyak adalah Julian Quinones dengan dua gol.
Hingga Kamis (25/6/2026), Piala Dunia 2026 baru memainkan 48 laga dari 104 laga yang direncanakan. Namun, sejumlah nama mulai menonjol bakal berpeluang besar menjadi pencetak gol terbanyak. Messi paling berpeluang merebut sepatu emas. Lantas siapa yang bisa menyainginya?
Apa yang bisa Anda dapatkan dari artikel ini?
- Sebesar apa peluang Messi menjadi pencetak gol terbanyak?
- Sejauh mana Kylian Mbappe dan Erling Haaland bakal menjadi pesaing kuat Messi?
- Siapa kuda hitam pencetak gol terbanyak dalam laga ini?
- Lalu di mana Cristiano Ronaldo?
- Sejauh apa peluang bomber tuan rumah ketika tampil di depan publiknya sendiri?
Sebesar apa peluang Messi menjadi pencetak gol terbanyak?
Lionel Messi menjadi calon terkuat pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026. Baru menjalani dua laga, dia sudah mencetak lima gol. Tiga gol saat menghancurkan Aljazair dan dua gol dibuat ketika melawan Turki. Dengan lima gol ini, dia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia dari 28 penampilan.
Setelah Argentina lolos dari babak penyisihan, peluang Messi membuat lebih banyak gol jelas terbuka. Apalagi, pemain Argentina terlihat tidak segan berkorban bagi ”La Pulga”. Tujuannya, agar Messi bisa merayakan tarian terakhirnya dengan indah di Piala Dunia saat mampu mempertahankan gelar juara.
Akan tetapi, ketangguhan Messi rentan jadi bumerang jika tanpa mitigasi. Sejauh ini, lima gol Messi adalah total gol yang dicetak Argentina di Piala Dunia. Hal ini bisa menjadi bukti Argentina sangat bergantung kepada Messi.
Jika tidak ingin kepiawaian Messi justru jadi bumerang, Argentina harus memiliki rencana lain saat Messi dibuat tak berdaya. Kemampuan striker top seperti Lautaro Martinez hingga Julian Alvarez tidak ada salahnya diasah agar tak tumpul saat diperlukan.
Sejauh mana Kylian Mbappe dan Erling Haaland bakal menjadi pesaing kuat Messi?
Mbappe dan Haaland kini ada di belakang Messi dengan masing-masing mengemas empat gol. Kedua monster itu mencetak dua gol di dua laga yang merela jalani.
Peluang Mbappe untuk mencetak lebih banyak gol masih terbuka. Daya ledaknya didukung penyerang sayap agresif seperti Ousmane Dembele dan Michael Olise.
Namun, keduanya juga rentan menutup keran gol Mbappe jika sama-sama bernafsu mencetak lebih banyak gol di Piala Dunia kali ini. Saat ini, Perancis memasukkan enam gol dari dua laga.
Berbeda dengan Mbappe, Haaland bisa dibilang satu-satunya penguasa di lini depan Norwegia. Keperkasaan Haaland kerap menjadi pembeda dan membuat Norwegia mencetak tujuh gol di dua laga.
Namun, seperti Messi, jika Haaland dimatikan, Norwegia berpeluang tanpa taji. Sayap serang Alexander Sorloth dan Antonio Nusa tidak seberingas Dembele dan Olise ketika menyerang.
Siapa kuda hitam pencetak gol terbanyak dalam laga ini?
Tidak terduga, nama Deniz Undav mesti menjadi perhatian. Penyerang Jerman itu kini mencatatkan tiga gol. Semuanya ia cetak ketika menjadi pemain pengganti dan hanya bermain selama 69 menit. Dia lebih subur ketimbang penyerang utama Jerman, Kai Havertz, yang baru mencetak dua gol.
Namun, kemampuannya belum teruji saat harus bermain mula, ketika kondisi fisik lawan masih bugar. Di laga terakhir melawan Ekuador, Pelatih Jerman Julian Nagelsmann bisa memberinya peluang bermain sejak awal.
Ekuador dikenal sebagai tim dengan pertahanan kuat dan bisa menjadi batu ujian bagi Undaz. Apalagi, menang atau kalah, Jerman tidak akan rugi besar karena sudah lolos babak kualifikasi grup.
Lalu di mana Cristiano Ronaldo?
Setelah awal yang buruk melawan RD Kongo, Ronaldo mencetak dua gol ketika Portugal menang besar saat melawan Uzbekistan, 5-0.
Dua gol itu diharapkan menjadi titik balik Ronaldo untuk membawa Portugal yang punya skuad sangat mewah melangkah lebih jauh di Piala Dunia kali ini.
Namun, batu sandungan tetap saja ada. Jika Portugal terpeleset seperti saat bermain tidak kompak dan meremehkan lawan seperti pada laga pertama, jangankan gelar juara dunia, peluang Ronaldo menambah pundi golnya bakal sulit tercapai.
Saat ini, Ronaldo baru mengumpulkan 10 gol dari enam penampilan di Piala Dunia.
Sejauh apa peluang bomber tuan rumah ketika tampil di depan publiknya sendiri?
Saat ini, Jonathan David mencatatkan diri sebagai penyerang tuan rumah yang paling subur. Tidak membuat gol saat ditahan Bosnia-Herzegovina, David mencetak tiga gol saat Kanada menaklukkan Qatar enam gol tanpa balas.
Di kubu Amerika Serikat, Folarin Balogun sudah mencetak dua gol. Keduanya dicetak ke gawang Paraguay. Ketajaman ujung tombak Meksiko juga. Sejauh ini, pencetak gol terbanyak adalah Julian Quinones dengan dua gol.