Setelah Jerman Terbuka, Rehan/Gloria tampil di Orleans Masters. Mereka menyingkirkan unggulan teratas, lawan yang akan dihadapi pada babak pertama All England.
06 Mar 2025 22:29 WIB · Olahraga
ORLEANS, KAMIS — Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menyingkirkan unggulan teratas ganda campuran pada kejuaraan bulu tangkis Orleans Masters. Meski perjalanan untuk juara masih panjang, performa mereka pada babak kedua turnamen berlevel Super 300 itu menjadi bekal untuk bersaing dalam ajang lebih bergengsi, All England.
Kemenangan tersebut didapat atas pasangan Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, di Palais des sports Jean Ros, Orleans, Perancis, Kamis (6/3/2025). Rehan/Gloria menang dengan skor 21-8, 21-17 melalui performa yang solid sejak awal hingga akhir.
Pada hampir sepanjang pertandingan yang berlangsung 33 menit, Rehan/Gloria lebih banyak bermain dengan pukulan mendatar. Mereka menghindari pukulan ke arah atas agar lawan tak memiliki kesempatan untuk menyerang, terutama melalui smes tajam Chen.
Cara bermain Rehan/Gloria seperti ini membuat Chen/Toh tidak nyaman. Salah satu dampaknya, pasangan Malaysia ranking keempat dunia itu membuat banyak kesalahan. Meski perebutan poin pada pertandingan kedua berjalan lebih ketat, Rehan/Gloria bisa tetap menjaga keunggulan hingga memastikan langkah ke perempat final untuk melawan pemain Malaysia lainnya yang menjadi unggulan keenam, Hoo Pang Ron/Cheng Su Yin.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/06/edc0512ac14c832a651152766cb55565-WhatsApp_Image_2025_03_06_at_20.00.54.jpeg)
”Kepercayaan diri kami cukup meningkat setelah bisa keluar dari tekanan di pertandingan kemarin melawan Korea. Sudah hampir kalah, tetapi bisa menang. Kami juga belajar bagaimana kami bisa harus langsung beradaptasi dari awal pertandingan,” tutur Rehan yang menang atas Ki Dong-ju/Jeong Na-eun 17-21, 22-20, 21-14 pada babak pertama.
Selain hasil, ada hal lain yang membuat laga melawan Chen/Toh bermakna penting bagi Rehan/Gloria. Pertandingan tersebut bagaikan simulasi untuk All England Super 1000 yang akan berlangsung di Birmingham, Inggris, 11-16 Maret.
Undian mempertemukan Rehan/Gloria dan Chen/Toh pada babak pertama. Mereka belum pernah berhadapan hingga bertemu pada babak kedua Orleans Masters.
Meskipun Rehan dan Gloria bukan wajah baru dalam persaingan ganda campuran dunia, mereka baru berpasangan pada 2025 ketika Rehan tak lagi menjadi atlet pelatnas. Ketika pada saat yang sama partner Gloria, yaitu Dejan Ferdinansyah, dipanggil PP PBSI untuk menjadi bagian dari tim nasional, Rehan berpasangan dengan Gloria dan mereka berlatih di PB Djarum.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/06/9658c350046046ad10be1c6c56519e69-WhatsApp_Image_2025_03_06_at_20.00.55.jpeg)
Dengan status sebagai pasangan baru, setiap pertandingan menjadi pertemuan pertama mereka dengan lawan, ternasuk dengan Chen/Toh. Beruntung, sebelum dijadwalkan bersaing pada babak pertama All England, Rehan/Gloria bisa berhadapan dengan juara bertahan Orleans Masters itu dan menang.
Penampilan di Orleans Masters menambah bekal Rehan/Gloria untuk menjadi satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia di All England. Sepekan sebelum bermain di Orleans, mereka tampil di Jerman Terbuka Super 300 dan mencapai final.
Kemenangan Rehan/Gloria tak diikuti pasangan muda, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Mereka kalah dari unggulan kelima asal Denmark, Jesper Toft/Amelie Magelund, 13-21, 21-16, 19-21. Hasil ini menjadi kebalikan dari pertemuan pada babak pertama Jerman Terbuka, pekan lalu. Saat itu, Toft/Magelund menjadi unggulan teratas.
Berbeda dengan pertemuan di Jerman yang cenderung berlangsung berat sebelah, kali ini persaingan mereka berjalan lebih ketat sejak awal hingga akhir pertandingan. Pada pertandingan penentuan, Jafar/Felisha tertinggal tetapi mendapat kesempatan menyalip saat mendekat pada skor 17-18 dan 19-20. Namun, saat tinggal membutuhkan satu poin untuk menyamakan skor, Felisha membuat kesalahan hingga lawan memperlebar lagi jarak dan menang.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/05/c04251ba180caa6e2717b3d479b75acb-WhatsApp_Image_2025_03_05_at_19.29.16.jpeg)
Kekalahan juga dialami Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dari ganda Thailand, Rutanapak Oupthong/Jhenicha Sudjaipraparat 18-21, 26-24 14-21. Adapun Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil memainkan babak kedua melawan Liu Kuang Heng/Jheng Yu Chieh pada Kamis tengah malam waktu Indonesia.
Selain empat ganda campuran, Indonesia memiliki dua ganda putri yang tampil pada babak kedua, yaitu Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Rachel Alessya Rose/Meliysa Trias Puspitasari. Apriyani/Fadia melaju ke perempat final setelah mengalahkan Julie Finne-Ipsen/Mai Surrow 21-18, 21-19.
Turnamen Orleans Masters ini menjadi yang pertama bagi Apriyani/Fadia setelah terakhir kali bermain di Olimpiade Paris 2024. Mereka menjalani turnamen pemanasan sebelum tampil di All England.
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Emilius Caesar Alexey