Ambisi Jepang meraih trofi Piala Asia U-17 dalam tiga edisi beruntun pupus. Sebaliknya, Arab Saudi menembus semifinal pertama sejak edisi 1992.
14 Apr 2025 03:04 WIB · Olahraga
TAIF, MINGGU — Melalui drama adu penalti, Arab Saudi menghapus harapan Jepang untuk mempertahankan trofi Piala Asia U-17. Tim tuan rumah unggul adu penalti 3-2 setelah menjalani laga selama 90 menit, Minggu (13/4/2025) malam, di Stadion Okaz, Taif, dengan skor sama kuat 2-2.
Setelah mengakhiri penantian selama 36 tahun untuk kembali berpartisipasi di Piala Dunia U-17, skuad ”Green Falcons” mengakhiri kutukan lainnya. Saudi menembus babak semifinal Piala Asia U-17 2025 untuk pertama kali sejak edisi 1992.
Mereka mampu menutup penantian selama 33 tahun untuk kembali berlaga di babak empat besar Piala Asia U-17. Kala itu, Saudi juga berstatus tim tuan rumah. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Saudi meraih medali perunggu alias juara ketiga.
Saudi membuktikan kekuatan mental mereka. Sempat tertinggal lebih dulu berkat gol penyerang Jepang, Taiga Seguchi, ketika laga baru berjalan enam menit, Green Falcons menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1. Abu Baker Saeed (14’) dan Sabri Dahal (34’) membantu Arab Saudi unggul sebelum turun minum.
Di babak kedua, Jepang mampu menyamakan skor lewat sepakan terarah penyerang Hirata Asada. Ia memanfaatkan dengan baik umpan terobosan gelandang Jepang, Daichi Tani, yang membelah pertahanan Arab Saudi.
Kemudian, pada babak adu penalti, dua penendang awal tiap-tiap tim saling berbalas gol. Keberuntungan mulai menyelimuti Arab Saudi setelah penendang ketiga hingga kelima Jepang gagal menggetarkan jala gawang Arab Saudi. Eksekutor pamungkas Jepang, Ryota Hariu, gagal mencetak gol akibat bola membentur tiang.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/04/13/f03bf77c92e1d9b23b578019ad16229c-IMG_0042.jpeg)
Kegagalan Hariu membuat penendang kelima Saudi tidak perlu menjalankan eksekusinya. Kemenangan Arab Saudi dipastikan oleh gelandang Maher Tawashi yang menjadi eksekutor keempat Arab Saudi.
Setelah menyaksikan kegagalan Hariu, semua pemain Arab Saudi yang menyaksikan adu penalti di garis tengah lapangan langsung berlari menghampiri kiper Abdulrahman al-Otaibi untuk merayakan tiket ke semifinal pertama sejak edisi 1992.
Para pemain kemudian menghampiri tribune suporter untuk bernyanyi dan merayakan kemenangan bersejarah itu. Pelatih Arab Saudi U-17 Mario da Silva dan seluruh staf pelatih Arab Saudi juga menyambut positif perjalanan timnya ke semifinal. Mereka berpeluk-pelukan.
Suka yang menyelimuti tim dan suporter Arab Saudi bermakna duka bagi pemain-pemain Jepang. Generasi tim remaja Jepang terbaru gagal melanjutkan tradisi kakak-kakak mereka yang bertarung di dua edisi terakhir Piala Asia U-17.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/04/13/0ddf85470bc95c7e8456229060f788b6-IMG_0041.jpeg)
”Samurai Biru” adalah tim yang meraih predikat kampiun Piala Asia U-17 Malaysia 2018 dan Piala Asia U-17 Thailand 2023. Adapun dalam 19 tahun terakhir dalam delapan edisi Piala Asia U-17, Jepang untuk pertama kali gagal menembus babak semifinal sejak Thailand 2014.
Performa Jepang di Arab Saudi 2025 juga nyaris serupa dengan Thailand 2014. Mereka sama-sama menelan dua kekalahan yang menyebabkan tersingkir di perempat final.
Meskipun akhirnya gagal menjaga dominasi di Piala Asia U-17, skuad muda Jepang sudah mengerahkan segala daya dan upaya untuk menang. Mereka tampil sangat ofensif untuk mengurung pertahanan Arab Saudi sejak sepak mula.
Mereka mengoleksi 64 persen penguasaan bola. Bahkan, Jepang membuat Arab Saudi tidak bisa membawa bola ke kotak penalti mereka pada babak kedua.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/04/13/c27f15679d1311dda061d7c874bb69a8-IMG_0039.jpeg)
Samurai Biru juga mengkreasi 17 tembakan. Sebanyak 11 dari 17 tembakan itu dilepaskan dari dalam kotak penalti tim tuan rumah. Namun, akurasi tembakan Jepang amat buruk karena hanya mencatatkan 24 persen tembakan tepat sasaran. Mereka hanya empat kali menghasilkan tepat mengarah ke gawang.
Sebaliknya performa menyerang lebih positif ditampilkan Arab Saudi. Dua gol dihasilkan Arab Saudi hanya dari lima tembakan. Semua tembakan Green Falcons tercipta pada babak pertama.
Selanjutnya, Arab Saudi akan menantang pemenang duel Tajikistan menghadapi Korea Selatan pada babak semifinal. Pertarungan Tajikistan dan Korsel akan berlangsung di Stadion Pangeran Abdullah al-Faisal, Jeddah, Selasa (15/4/2025) dini hari WIB.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Kusnadi .