Bersaing dengan format "best of five sets", petenis putra bisa bermain lima set di Wimbledon. Taylor Fritz menjalaninya pada dua babak awal secara beruntun.
03 Jul 2025 11:50 WIB · Olahraga
LONDON, RABU — Baru menjalani dua babak awal di Wimbledon, Taylor Fritz sudah melewati 109 gim. Jumlah gim yang dijalani petenis tunggal putra Amerika Serikat itu menjadi salah satu yang terbanyak dalam tiga tahun terakhir.
Total gim itu dijalani Fritz dalam pertandingan yang masing-masing berlangsung lima set. Pada babak kedua di Lapangan 1 All England Club, London, Inggris, Rabu (2/7/2025), Fritz mengalahkan Gabriel Diallo dengan skor 3-6, 6-3, 7-6(0), 4-6, 6-3. Pertandingan tersebut berlangsung selama 3 jam 6 menit.
Pada babak pertama, Fritz juga berjuang dalam pertandingan lima set selama 3 jam 25 menit. Unggulan kelima tersebut kehilangan dua set awal saat melawan Giovanni Mpetshi Perricard, lalu bangkit dan menang 6-7 (6), 6-7 (8), 6-4, 7-6 (6), 6-4.
Babak awal itu diselesaikan dalam dua hari. Karena pertandingan belum selesai pada Senin pukul 23.00, sebagai batas waktu pertandingan setiap harinya, laga Fritz melawan Mpetshi dilanjutkan Selasa. Dengan demikian, Fritz bermain dalam tiga hari beruntun.
Total 109 gim yang dijalani Fritz menjadi jumlah terbanyak ketiga dalam dua babak awal Wimbledon sejak 2022. Alejandro Davidovich Fokina bermain 112 gim pada 2022, tetapi tersingkir pada babak tersebut setelah dikalahkan Jiri Vesely.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/03/02c9b0567a14e2145afa3299039717ea-IMG_2910.jpeg)
Stefanos Tsitsipas menjalani gim yang lebih banyak dalam dua babak awal Wimbledon 2023, yaitu sebanyak 115 gim. Tsitsipas kembali bermain lima set, dalam 51 gim, saat melawan Christopher Eubanks pada babak keempat tetapi kalah.
”Pertandingan yang luar biasa. Saya hampir kalah pada set keempat meski rasanya tak banyak melakukan kesalahan. Setelah itu, saya memanfaatkan setiap kesempatan dengan baik. Sangat senang bisa memenangi pertandingan seperti tadi,” ujar Fritz yang akan melawan Fokina pada babak ketiga.
Fokina unggul atas Zandschulp 6-1, 4-6, 6-3, 5-5 saat pertandingan dihentikan pada Rabu malam karena terlalu gelap. Laga itu dilanjutkan Kamis dan akhirnya dimenangi Fokina, 6-1, 4-6, 6-3, 7-6(5).
Setelah menjalani persaingan intens tiga hari beruntun, Fritz mengatakan bahwa dia berhak untuk beristirahat pada Kamis, saat tak punya jadwal pertandingan. Namun, dia tetap akan berlatih dengan program yang ringan sebelum menjalani babak ketiga, Jumat.
Fritz cukup kelelahan dengan jadwal padat yang dijalani sejak awal Juni. Setelah tersingkir pada babak pertama Grand Slam Perancis Terbuka, dia memanfaatkan jeda tiga pekan sebelum Wimbledon untuk tampil dalam tiga turnamen lapangan rumput, yaitu di ATP 250 Stuttgart, ATP 500 London, dan ATP 250 Eastbourne. Fritz menjadi juara di Stuttgart dan Eastbourne.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/03/e00786b9f4ec7c8e76140a52004d2a52-IMG_2911.jpeg)
Gelar juara di Eastbourne, Inggris, didapat dari final yang berlangsung 28 Juni. Setelah istirahat satu hari, Fritz menjalani babak pertama Wimbledon pada 30 Juni.
Petenis lain yang selalu bermain lima set untuk mencapai babak ketiga adalah Jordan Thompson. Petenis Australia ini mengalahkan Benjamin Bonzi 7-5, 6-7 (2), 4-6, 6-2, 6-4 pada babak kedua.
Carlos Alcaraz juga bermain lima set pada babak pertama saat melawan petenis 38 tahun, Fabio Fognini, tetapi dia bisa bermain lebih cepat untuk memenangi babak kedua. Bermain melawan petenis muda tuan rumah, Oliver Tarvet, di Lapangan Utama, Alcaraz menang 6-1, 6-4, 6-4 untuk berhadapan dengan Jan Lennard Struff atau Felix Auger Aliassime di babak ketiga.
”Saya harus memberi pengahargaan kepada Oliver. Dia bermain baik pada pengalaman pertama bermain di Lapangan Utama, padahal itu adalah tantangan yang sulit. Saya juga suka dengan permainannya,” kata Alcaraz tentang Tarvet yang bermain sejak fase kualifikasi dan akhirnya menjadi debut pada babak utama Grand Slam.
Alcaraz tiba di All England tahun ini setelah mempertahankan gelar juara Perancis Terbuka. Jika juara Wimbledon, seperti pada 2023 dan 2024, Alcaraz akan menyamai legenda tunggal putra, Bjorn Borg, yang menjuarai Perancis Terbuka-Wimbledon dalam dua tahun atau lebih secara beruntun. Borg mencatatkan prestasi tersebut dalam tiga tahun beruntun, pada 1978-1980.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/03/2abe183bf26e92ebf25443c8a8504959-IMG_2913.jpeg)
Rafael Nadal dua kali menyandingkan gelar Perancis Terbuka dan Wimbledon, tetapi tidak secara beruntun. Dia melakukannya pada 2008 dan 2010. Sementara, Novak Djokovic menciptakan prestasi tersebut pada 2021.
Menjuarai Perancis Terbuka dan Wimbledon dalam tahun yang sama menjadi salah satu tantangan sangat berat dalam persaingan tenis profesional karena kedua turnamen digelar di lapangan berbeda karakter. Apalagi, waktu untuk beradaptasi di kedua jenis lapangan itu terbilang pendek.
Perancis Terbuka diselenggarakan di lapangan tanah liat yang memantulkan bola dengan pelan dan tinggi. Sebaliknya, lapangan rumput Wimbledon membuat memantul dengan sangat cepat dan rendah. Petenis sering kali harus memukul bola dengan cara berlutut.
Usai Perancis Terbuka, turnamen lapangan rumput berlangsung pada pekan berikutnya. Jeda antara Perancis Terbuka dan Wimbledon hanya tiga pekan, bahkan pernah hanya berselisih dua pekan.
Seperti pada dua hari pertama turnamen, hari ketiga diwarnai tersingkirnya petenis unggulann sepuluh besar. Kali ini, unggulan keempat yang merupakan finalis tunggal putri Wimbledon 2024, Jasmine Paolini, kalah pada babak kedua. Paolini kalah dari Kamila Rakhimova 6-4, 4-6, 4-6.
”Sangat sulit menerima hasil ini. Saya masih memikirkan set kedua yang seharusnya bisa saya menangi, tetapi entah kenapa fokus saya naik-turun. Itu tak boleh terjadi jika saya ingin tampil konsisten pada level Grand Slam,” komentar Paolini.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/03/87a95546f7b68c0025acd300eb9926e9-IMG_2914.jpeg)
Petenis Italia itu mencapai final Perancis Terbuka dan Wimbledon 2024 yang menjadi pengalaman pertama tampil di final Grand Slam. Namun, setelah itu, hasil terbaiknya pada level yang sama hanya babak keempat Amerika Serikat Terbuka 2024 dan Perancis Terbuka 2025.
Dengan hasil itu, tunggal putri telah kehilangan lima unggulan sepuluh besar. Empat lainnya kalah pada babak pertama, yaitu Cori Gauff (2), Jessica Pegula (3), Zheng Qin Wen (5), dan Paula Badosa (9).
Mereka yang telah mendapat tiket pada babak ketiga adalah Aryna Sabalenka (1), Madison Keys (6), Mirra Andreeva (7), dan Emma Navarro (10). Adapun unggulan lain akan menjalani babak kedua pada Kamis malam WIB yaitu Iga Swiatek (8).
Pada persaingan tunggal putra, empat unggulan sepuluh besar tersingkir pada babak pertama. Mereka adalah Alexander Zverev (3), Lorenzo Musetti (7), Holger Rune (8), dan Daniil Medvedev (9). (AFP/AP)
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Hibar Himawan