Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba, menurut rencana, berkunjung ke Indonesia pada 10-11 Januari 2025 dan disambut Presiden Prabowo Subianto di Istana Bogor.
08 Jan 2025 09:07 WIB · Politik & Hukum
Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba berencana melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Setelah tiba di Jakarta pada Jumat (10/1/2025) sore, esoknya pada Sabtu (11/1/2025) pagi, PM Ishiba akan langsung ke Istana Bogor, Jawa Barat, untuk bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto.
Sebelum ke Istana Bogor, Ishiba akan meletakkan karangan bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Dalam perjalanannya dari Jakarta ke Bogor, pemerintah Jakarta dan Bogor diminta menyiapkan flyover dan videotron dengan ucapan selamat datang, termasuk di pinggir jalan Tol Jagorawi. ”Bendera Indonesia dan Jepang juga diminta disiapkan di jalur yang dilalui PM Ishiba,” kata sumber Kompas, Selasa (7/1/2025).
Dari informasi yang diterima Kompas di Istana Kepresidenan, Jakarta, awal pekan ini, Istana Bogor akan digunakan kembali oleh Presiden Prabowo untuk menyambut kepala pemerintahan asal ”Negeri Sakura” tersebut. Sebelumnya, Presiden Prabowo menerima tamu negara, yakni PM Singapura Lawrence Wong, di Istana Merdeka, Jakarta, pada 6 November 2024.
Pasukan gordon diminta berdiri berjajar dari bawah hingga pintu utama Istana Bogor.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/10/20/ff08fe3a-d6ab-41dc-bbf8-40dd54b479b0_jpg.jpg)
Presiden Prabowo tercatat juga mengundang tamu-tamu negara dan utusan khusus presiden atau perdana menteri yang menghadiri pelantikannya sebagai Presiden baru pada 20 Oktober 2024 untuk menikmati jamuan kenegaraan di Istana Negara, Jakarta. Pada hari kedua jabatannya sebagai Presiden, Prabowo juga menerima Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao dan sejumlah tamu negara lainnya di Istana Merdeka, Jakarta.
Harus dicari vokalis yang biasa membawakan lagu-lagu Jepang. Lagunya diharapkan yang terkenal dan membawa kemeriahan.
Presiden Prabowo pernah menggunakan halaman Istana Bogor untuk acara Reuni Emas dan pertemuan keluarga lulusan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1974, angkatannya. Dengan menggunakan tenda besar, acara digelar di halaman belakang Istana Bogor pada 16 Desember 2024.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2022/06/06/fb8a4339-4361-48c8-9f01-949092b026f2.jpg)
Saat dikonfirmasi, Kepala Istana Bogor Erwin Wicaksono tak mengetahui apakah Istana Bogor akan kembali digunakan seperti di era Presiden Joko Widodo sebelumnya. ”Saya tidak tahu, Mas, hanya diminta menyiapkan Istana Bogor saja,” ujarnya, Selasa (7/1/2025).
Erwin juga mengaku tak tahu-menahu mengenai detail acara penyambutan PM Jepang pada Sabtu mendatang. ”Silakan tanya ke Jakarta saja karena saya tidak berwenang menjawab,” tuturnya lagi saat ditanya lebih jauh mengenai rencana kedatangan PM Shigeru.
Selain disiapkan pasukan kehormatan atau gordon dan petugas upacara yang rata-rata tingginya mencapai 178 sentimeter (cm), untuk menyambut secara militer kedatangan PM Shigeru, diminta juga disiapkan banyak Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). ”Pasukan gordon diminta berdiri berjajar dari bawah hingga pintu utama Istana Bogor,” kata sumber Kompas di Istana Jakarta.
Untuk kelengkapan prajurit gordon saat penyambutan, Paspampres pun diminta menggunakan topi seperti US Marines. ”Tolong di cek topinya,” tandasnya lagi.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2020/10/20/20201020MUCHLIS04_1603208938.jpg)
Agenda yang akan dilakukan Presiden Prabowo dan PM Ishiba, menurut rencana, pertemuan empat mata di beranda Istana Bogor. Setelah itu, Presiden Prabowo akan memimpin pertemuan bilateral dengan delegasi PM Jepang. Untuk itu, ruang kredensial tempat pertemuan bilateral harus dibuat bagus dan diperindah.
”Jangan lupa gunakan kain gorden yang berwarna biru,” kata sumber Kompas di Istana bercerita. Sejak Prabowo menjadi Presiden, nuansa merah yang sebelumnya dominan di lingkungan istana dan pemerintahan di era Presiden Jokowi berganti menjadi bernuansa biru.
Seusai pertemuan bilateral, direncanakan akan ada pernyataan pers bersama Presiden Prabowo dan PM Ishiba. ”Dari pertemuan bilateral, tidak ada MoU yang akan ditandatangani,” kata sumber tersebut.
Setelah melakukan pertemuan empat mata dan bilateral, PM Ishiba akan dijamu makan siang kenegaraan di halaman taman belakang Istana Bogor. Selain Presiden dan PM Jepang, akan hadir pula 50-70 pejabat dan pengusaha kedua negara yang diundang hadir untuk menikmati makan siang. ”Seusai sambutan Presiden akan dilakukan toast bersama dengan undangan jamuan kenegaraan,” katanya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2022/12/02/6d48b906-1446-453a-9687-dc6cd267097f_jpeg.jpg)
Disertai semilir angin dengan pemandangan danau dan tanaman teratai di belakang Istana Bogor, para tamu juga bakal diperdengarkan penampilan musisi orkestra dan vokalis asal Indonesia yang khusus membawakan lagu-lagu Jepang dan Indonesia.
”Harus dicari vokalis yang biasa membawakan lagu-lagu Jepang. Lagunya diharapkan yang terkenal dan membawa kemeriahan,” ujar seorang pejabat di Istana Jakarta saat dikonfirmasi pada Senin lalu.
Seorang sumber Kompas di Istana Jakarta juga mengungkapkan agar foto-foto, lukisan, dan patung-patung di sekitar Istana Bogor yang tidak tepat, seperti bugil dan tidak baik, diminta ditata ulang agar terlihat asri dan indah serta pantas. ”Lukisan yang tidak ada artinya, kusam, dan patung-patung gadis yang tidak berbaju harus ditata dan jika perlu diberi kain,” katanya.
Sekretaris Kabinet Mayor Teddy yang dikonfirmasi mengenai rencana penyambutan PM Jepang di Istana Bogor, Sabtu mendatang, belum menjawab.
Namun, Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri, yang juga merangkap Kepala Protokol Negara, Andy Rachmianto membenarkan. ”Rencananya begitu, akan disambut di Istana Bogor,” katanya seraya meminta menunggu update kunjungan PM Jepang.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2020/10/20/WhatsApp-Image-2020-10-20-at-5.24.02-PM_1603195803.jpeg)
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Roy Sumirat membenarkan juga rencana kunjungan kenegaraan PM Jepang Shigeru. ”Ya, confirmed PM Jepang akan lakukan kunjungan kenegaraan di Jakarta pada 10-11 Januari 2025. Namun, hingga kini, detail dan jadwal acara masih terus disesuaikan,” ujarnya Selasa.
Sementara Juru Bicara Pemerintah Jepang, Yoshimasa Hayashi, mengungkapkan, Ishiba akan ke Malaysia-Indonesia pada 9-12 Januari 2024. Malaysia disambangi dalam kapasitas sebagai Ketua Bergilir ASEAN 2025. Sementara lawatan ke Indonesia dalam kerangka bilateral (Kompas.id, 31/12/2024).
Lawatan Ishiba dalam dua pekan lagi mempertahankan tradisi PM Jepang selalu menyambangi Indonesia di awal masa jabatannya. Para pendahulu Ishiba selalu melakukan itu.
Sejak dilantik menjadi PM pada Oktober 2024, Ishiba belum pernah menyambangi negara lain dalam kerangka bilateral. Berbagai lawatan Ishiba ke luar negeri untuk kegiatan multilateral. Indonesia menjadi negara pertama yang dikunjungi dalam kerangka bilateral.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2023/10/03/7938d8b0-ed38-4bd9-9467-18805c813fb3_png.png)
Saat Prabowo masih menjabat menteri pertahanan yang berstatus presiden terpilih, dan berkunjung ke Tokyo, Jepang, pada April 2024, PM Jepang Fumio Kishida tercatat yang menerimanya. Saat itu, Ishiba masih belum menjadi PM.
Hayashi mengatakan, lawatan ke Malaysia-Indonesia untuk menunjukkan Jepang selalu menjaga hubungan baik dengan negara yang penting bagi Jepang. RI-Malaysia penting untuk berbagai aspek perekonomian Jepang.
Sumber daya alam dan alur pelayaran internasional adalah sebagian penyebab RI-Malaysia penting bagi Jepang. Jalur ekspor-impor Jepang harus melewati, antara lain, Selat Malaka yang berada di antara RI dan Malaysia.
Lawatan Ishiba dalam dua pekan lagi mempertahankan tradisi PM Jepang selalu menyambangi Indonesia di awal masa jabatannya. Para pendahulu Ishiba selalu melakukan itu. Bahkan, saat ada pembatasan perjalanan di era pandemi Covid-19 sekalipun, PM Jepang datang ke Indonesia.
Para kaisar dan putra mahkota Jepang dalam 50 tahun terakhir juga selalu mendatangi Indonesia. Lawatan itu mengeratkan hubungan kedua negara.
Penulis:
Suhartono .Editor:
Cyprianus Anto SaptowalyonoPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari