Terinspirasi Sinner, Alcaraz Naikkan Level Performa di Perancis Terbuka

Carlos Alcaraz lolos ke semifinal Perancis Terbuka tiga kali beruntun. Di putri, Aryna Sabalenka berjumpa Iga Swiatek di semifinal.

04 Jun 2025 11:15 WIB · Olahraga

Oleh Yulia Sapthiani

PARIS, SELASA – Mempunyai rival tidak hanya dalam arti berhadapan di lapangan. Bagi Carlos Alcaraz, petenis Spanyol, rival bisa menjadi sumber inspirasi untuk menjadi lebih baik.

Alcaraz menjadikan kompetitor terberatnya, Jannik Sinner, sebagai sumber inspirasi itu ketika berhadapan dengan Tommy Paul (Amerika Serikat) pada perempat final turnamen tenis Perancis Terbuka 2025 di Lapangan Philippe Chatrier, Roland Garros, Paris, Perancis, Selasa (3/6/2025) malam waktu setempat atau Rabu (4/6/2025) dini hari waktu Indonesia. Dia menang atas Paul dengan hanya kehilangan lima gim, 6-0, 6-1, 6-4.

Alcaraz menaikkan level performanya ketika melawan Paul setelah selalu bermain empat set dalam tiga babak sebelumnya secara beruntun, yaitu saat berhadapan dengan Fabian Marozsan (babak kedua), Damir Dzumhur (ketiga), dan Ben Shelton (keempat).

“Dia (Sinner) menginspirasi saya untuk memberikan kemampuan seratus persen dalam setiap pertandingan. Sangat penting untuk bermain dalam level tinggi secara konsisten sejak awal hingga akhir pertandingan agar bisa memiliki waktu pemulihan lebih banyak untuk pertandingan berikutnya,” kata Alcaraz.

Alcaraz mengalahkan Paul dalam pertandingan selama satu jam 34 menit. Duel itu menjadi pertandingan tersingkatnya dalam lima laga di Roland Garros pada tahun ini.

Petenis Spanyol, Carlos Alcaraz, berupaya menjangkau bola saat menghadapi Tommy Paul (Amerika Serikat) pada laga babak perempat final tunggal putra Perancis Terbuka 2025 di Lapangan Philippe-Chatrier, Kompela Roland-Garros, Paris, Perancis, Selasa (3/6/2025) waktu setempat. Alcaraz menang, 6-0, 6-1, 6-4.

Sinner, petenis nomor satu dunia yang menjadi rival terberat Alcaraz sejak 2024, melewati empat babak dengan lebih mulus. Dia tak kehilangan satu set pun untuk berhadapan dengan Alexander Bublik pada perempat final, Rabu malam. Pada babak ketiga, Sinner bahkan hanya kehilangan tiga gim ketika mengalahkan Jiri Lehecka, 6-0, 6-1, 6-2.

Kemenangan pada babak keempat atas Andrey Rublev membuat Sinner tak terkalahkan dalam 18 pertandingan beruntun di ajang Grand Slam. Sebanyak 14 kemenangan sebelum Perancis Terbuka mengantarkan petenis berusia 23 tahun itu menjadi juara Amerika Serikat Terbuka 2024 dan Australia Terbuka 2025.

Pemenang pertandingan Sinner melawan Bublik akan bertemu dengan pemenang perempat final lainnya, Alexander Zverev atau Novak Djokovic. Petenis, masing-masing, angkatan pertama “Next Gen” dan “Big Three” ini akan bertemu untuk ke-14 kali dengan keunggulan 8-5 bagi Djokovic pada pertemuan sebelumnya.

Quote

Dia (Sinner) menginspirasi saya untuk memberikan kemampuan seratus persen dalam setiap pertandingan.

Akan tetapi, Zverev memenangi persaingan terakhir yang tak selesai, yaitu pada semifinal Australia Terbuka, Januari. Saat itu, Djokovic mundur setelah kalah set pertama karena cedera hamstring kiri.

Alcaraz, yang mencapai semifinal Perancis Terbuka 2023 dan juara pada 2024, akan berhadapan dengan Lorenzo Musetti pada semifinal. Petenis Italia itu mengalahkan Frances Tiafoe 6-2, 4-6, 7-5, 6-2.

Petenis Spanyol, Carlos Alcaraz, merayakan kemenangan atas Tommy Paul (Amerika Serikat) pada laga babak perempat final tunggal putra Perancis Terbuka 2025 di Lapangan Philippe-Chatrier, Kompela Roland-Garros, Paris, Perancis, Selasa (3/6/2025) waktu setempat. Alcaraz menang, 6-0, 6-1, 6-4.

Semifinal tunggal putra, pada Jumat, akan menjadi pertemuan ketiga Alcaraz dan Musetti di lapangan tanah liat pada 2025. Alcaraz mengalahkan petenis Italia itu pada final Monte Carlo Masters dan semifinal Roma Masters di ajang yang menjadi pemanasan untuk Perancis Terbuka. “Lorenzo bermain sangat baik. Pertandingan nanti akan menarik,” kata Alcaraz.

Dua pertemuan pada babak-babak akhir dalam turnamen level tinggi itu menjadi indikator bahwa Musetti akan menjadi lawan sulit di lapangan tanah liat. Dia juga memiliki persentase kemenangan terbaik pada ajang Grand Slam di Perancis Terbuka, yaitu 67 persen.

Maka, Alcaraz mengatakan, kemenangan cepat dengan performa yang baik saat melawan Paul menjadi keuntungannya untuk menjalani perempat final melawan Musetti.

Sabalenka vs Swiatek

Salah satu semifinal tunggal putri akan mempertemukan dua petenis yang menjadi rival setidaknya dalam dua tahun terakhir, Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek. Pertemuan yang akan berlangsung Kamis itu terjadi setelah mereka mengatasi persaingan berat di perempat final, Selasa.

Sabalenka menang atas peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Zheng Qin Wen, 7-6 (3), 6-3. Swiatek kembali ke semifinal, setelah menjuarai tunggal putri Perancis Terbuka dalam tiga tahun terakhir, seusai mengalahkan Elina Svitolina 6-1, 7-5.

Rekor pertemuan Aryna Sabalenka versus Iga Swiatek.

Kemenangan atas Zheng menjadi pembalasan kekalahan yang dialami Sabalenka dalam perempat final WTA 1000 Roma. Ketika itu, Sabalenka pertama kalinya kalah dari Zheng dalam tujuh pertemuan.

“Ada sisi posisitf dari kekalahan di Roma. Saya punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri main di Roland Garros. Saya punya kesempatan lain untuk bermain di semifinal. Saya siap bertarung untuk setiap poin,” kata Sabalenka.

Sabalenka dan Swiatek telah bersaing 12 kali, tetapi semifinal Perancis Terbuka akan menjadi yang pertama pada tahun ini. Swiatek menang delapan kali, tetapi kalah pada pertemuan terakhir yang terjadi di semifinal WTA 1000 Cincinnati 2024. Meski demikian, petenis Polandia itu memiliki keunggulan di lapangan tanah liat seperti di Roland Garros. Swiatek menang lima kali dari enam pertemuan.

Dua tiket semifinal lain tunggal putri akan diperebutkan pada perempat final, Rabu. Finalis di roland Garros pada 2023, Cori Gauff akan melawan juara Australia Terbuka, Madison Keys. Sementara Mirra Andreeva melawan petenis tuan rumah yang mendapat wild card, Lois Boisson. (Afp/reutes)


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji