PSM Makassar melanjutkan tradisi pelatih asal Eropa setelah ditinggal Bernardo Tavares. Tomas Trucha akan membawa satu asisten demi membantu PSM bangkit.
27 Okt 2025 21:36 WIB · Olahraga
ANTARA FOTO
JAKARTA, KOMPAS — Nama calon pelatih baru PSM Makassar mengerucut kepada satu nama, yaitu Tomas Trucha. Dijuluki ”Juergen Klopp asal Ceko”, Trucha memiliki pengalaman untuk mengangkat performa tim yang sempat terpuruk.
Trucha, yang berusia 54 tahun, adalah pelatih yang senang bertualang. Karier kepelatihannya membentang dari Afrika hingga di Asia. Capaian terbaik Trucha adalah membawa Penang FC, yang berstatus tim promosi, finis di peringkat ketiga Liga Super Malaysia 2021.
Pada musim itu, Trucha membawa Penang mengemas 41 poin dari 22 poin. Mereka hanya berjarak dua poin dari posisi kedua, Kedah Darul Aman.
Peringkat tiga besar yang diberikan Trucha masih menjadi perjalanan musim terbaik Penang hingga tiga musim berselang, lalu hal serupa juga sulit diulangi Penang pada musim 2025-2026. Di Penang, Trucha sempat menangani pemain asal Indonesia, Ryuji Utomo.
Dia (Trucha) akan menuju Makassar hari Selasa (28 Oktober 2025).
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2023/09/07/3e4f3a4d-5317-41d8-a99d-0dbcc9ed4b92_jpeg.jpg)
Kemudian, pada musim 2023-2024, Trucha mengangkat derajat AFC Leopards dari peringkat ke-17 dari 18 tim Liga Primer Kenya ketika tiba pada pekan ketujuh. Leopards menutup musim dengan duduk di peringkat kelima.
Selain itu, ia mengantarkan Leopards menembus semifinal Piala Liga Kenya. Itu adalah capaian terbaik Leopards di Piala Liga Kenya setelah kampiun pada musim 2017.
Selanjutnya, Trucha sudah sangat dekat untuk menjadi suksesor Bernardo Tavares sebagai juru taktik anyar PSM Makassar. Tavares meninggalkan PSM sejak 27 September 2025 akibat komitmen kontrak yang telat dipenuhi klub.
Trucha sudah tiba di Jakarta, Senin (27/10/2025) siang. ”Dia (Trucha) akan menuju Makassar hari Selasa (28/10/2025),” ucap sumber Kompas.
Pembicaraan PSM dengan perwakilan Trucha sudah dimulai sejak pekan kedua Oktober lalu. Ketika disinggung soal permasalahan gaji yang melanda PSM dalam dua musim terakhir, Trucha sangat memperhatikan itu dalam proses negosiasi.
”Kami mempertimbangkan itu selalu,” lanjut sumber itu.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/10/27/5bd5467b62a6098fa050c786ede17b2d-antarafoto_persik_kediri_imbang_melawan_psm_makassar_1761575036.jpg)
Lebih lanjut, Trucha tidak berencana merombak staf pelatih PSM. Staf pelatih seperti Ahmad Amiruddin dan Ronald Fagundez tetap akan membantu tugas Trucha.
Hal serupa berlaku untuk pelatih kiper, tim dokter, dan fisioterapis. Trucha hanya membawa satu asisten untuk menjalankan tugas-tugasnya mempersiapkan tim. Tugas asisten baru itu berpeluang untuk mengisi peran pelatih fisik yang tengah lowong.
”Hanya tambahan satu (asisten). Semua (staf pelatih) lain tetap sama,” kata sumber Kompas menambahkan.
Dalam perbincangan dengan Kompas beberapa waktu lalu, Trucha membuka segala kesempatan yang terbuka untuk melanjutkan karier kepelatihannya setelah tidak terikat dengan klub mana pun.
”Saya akan sangat senang untuk datang ke Indonesia. Harapannya, saya bisa menyajikan sesuatu yang cemerlang seperti di Malaysia bersama Penang pada 2021,” tutur Trucha.
Selain menguasai bahasa Inggris, Trucha juga sempat mempelajari bahasa Melayu di Penang. Hal itu tentu bakal menjadi keuntungan bagi pemain-pemain lokal PSM untuk cepat mengenal secara pribadi Trucha, juga memahami isi kepala dan pendekatan taktik sang pelatih baru.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/10/27/9848d7d5e6e2fc30bba08a81c3d4c084-antarafoto_persik_kediri_imbang_melawan_psm_makassar_1761575047.jpg)
Seperti diketahui, kepergian Bernardo Tavares menyebabkan PSM Makassar limbung. Dua laga terakhir BRI Liga Super Indonesia tanpa juru taktik tetap berakhir nirmenang.
Setelah ditinggal Tavares, pelatih yang mempersembahkan gelar Liga 1 Indonesia edisi 2021-2022, per 28 September 2025, tim berjuluk ”Juku Eja” menelan kekalahan perdana di kandang dari Arema FC, 19 Oktober 2025, kemudian ditahan oleh Persik Kediri yang bermain dengan 10 pemain, 25 Oktober 2025.
Pada dua laga itu, PSM dikendalikan oleh pelatih interim Ahmad Amiruddin. Victor Luiz dan kawan-kawan tertahan di peringkat ke-14 dengan koleksi delapan poin dalam delapan pertandingan.
PSM hanya berjarak dua poin dari zona degradasi. Meskipun baru periode permulaan musim, PSM sudah tertinggal 16 poin dari pemuncak klasemen, Borneo FC.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Amin Iskandar