Tiket Final BWF World Tour untuk Putri Tertunda

Bagi atlet Indonesia, Hylo Terbuka tak hanya berpengaruh pada statistik gelar juara. Hasil final menentukan kepastikan mereka untuk lolos ke Final BWF World Tour.

03 Nov 2025 10:22 WIB · Olahraga

Humas PP PBSI

Oleh Yulia Sapthiani

SAARBRUCKEN, MINGGU — Dari peluang membawa tiga gelar juara, akhirnya hanya satu gelar yang dibawa Indonesia dari turnamen bulu tangkis Hylo Terbuka melalui Jonatan Christie. Jonatan memastikan lolos ke Final BWF World Tour, sementara Putri Kusuma Wardani harus mencari jalan lain karena kalah di final.

Jonatan menjuarai Hylo Terbuka yang berlevel BWF World Tour Super 500 setelah mengalahkan pemain muda Denmark, Magnus Johannesen, 21-14, 21-14, dalam final di Saarbrucken, Jerman, Minggu (2/11/2025). Jonatan tak mendapat kesulitan yang sangat berarti  dalam laga itu mengingat Johannesen kalah pengalaman dalam persaingan level tinggi. Johannesen, atlet berusia 23 tahun, adalah tunggal putra nomor empat Denmark di bawah Anders Antonsen, Viktor Axelsen, dan Rasmus Gemke.

Dua wakil Indonesia lain sebenarnya memiliki peluang besar untuk juara jika membandingkan rekam jejak mereka dengan lawan, tetapi data di atas kertas tak menjadi jaminan. Putri, unggulan teratas yang menjadi satu-satunya tunggal putri ranking sepuluh besar dunia di Hylo Terbuka, kalah dari Mia Blichfeldt (Denmark) 11-21, 21-7, 12-21.

Pada final ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani dikalahkan pasangan Taiwan, Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi Lin, 19-21, 18-21. Gelar juara ganda campuran didapat Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark). Sedangkan, ganda putri dijuarai Margot Lambert/Camille Pognante (Perancis).

Indonesia's Jonatan Christie celebrates winning against China's Shi Yu Qi in their men's single final of the Denmark Open in badminton at Jyske Bank Arena in Odense, Denmark, Sunday, Oct. 19, 2025. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Gelar juara Hylo Terbuka menjadi gelar ketiga dalam empat turnamen terakhir bagi Jonatan. Dua gelar di antaranya didapat dalam Tur Eropa selama tiga pekan terakhir.

Jonatan menjuarai Denmark Terbuka, 14-19 Oktober, lalu ”tersandung” pada babak kedua Perancis Terbuka. Dia bangkit di Hylo Terbuka untuk berdiri di podium tertinggi. Adapun satu gelar lainnya didapat dari Korea Terbuka, dua pekan sebelum menjalani turnamen di Eropa.

Hasil di Saarbrucken, kota di bagian barat daya Jerman, tak hanya memperlihatkan konsistensi Jonatan dalam dua bulan terakhir. Berdasarkan penghitungan poin ranking, gelar Hylo Terbuka memastikan lolosnya Jonatan ke turnamen Final BWF World Tour (World Tour Final/WTF) yang akan berlangsung di Hangzhou, China, 17-21 Desember.

Turnamen WTF diikuti delapan wakil terbaik dari setiap nomor yang atletnya ditentukan berdasarkan peringkat ”World Tour”. Ranking ini disusun dari hasil pada turnamen BWF World Tour selama setahun, berbeda dengan ranking dunia yang dihitung selama 52 pekan ke belakang. Setiap negara hanya berhak mengirim dua wakil dari setiap nomor meskipun memiliki lebih dari dua pemain di peringkat delapan besar.

Berdasarkan ranking per 28 November, sebelum diperbarui dengan hasil Hylo Terbuka, Jonatan berada pada posisi kesembilan. Namun, dia berhak mendapat tiket WTF karena terdapat tiga pemain China pada peringkat delapan besar sehingga salah satu dari mereka tercoret.

Pebulu tangkis Indonesia Putri Kusuma Wardani memamerkan medali dan trofi yang diraihnya usai menjadi runner-up Hylo Terbuka, usai final di Saarbrucken, Jerman, Minggu (2/11/2025). Putri kalah dari Mia Blichfeldt (Denmark) dengan skor 11-21, 21-7, 12-21.

Setelah Hylo Terbuka, dengan ranking yang akan diperbarui BWF pada 4 November, Jonatan semakin aman berada di posisi sebagai tunggal putra yang lolos ke WTF. Seperti dikatakan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PP PBSI Bambang ”Rudi” Roedyanto, Jonatan dan Sabar/Reza dipastikan lolos ke WTF berdasarkan hasil Hylo Terbuka.

Meski kalah dari Chiu/Wang, Sabar/Reza telah berada di posisi delapan besar sebelum Hylo Terbuka berlangsung. Posisi mereka lebih aman karena Malaysia, yang memiliki tiga pasangan di delapan besar, harus mengurangi wakilnya.

Berbeda dengan Sabar/Reza, Rudi mengatakan, nasib Putri harus ditentukan melalui partisipasi dalam turnamen berikutnya, yaitu Australia Terbuka Super 500 di Sydney, pada 18-23 November. Padahal, semifinalis Kejuaraan Dunia itu bisa lolos ke Hangzhou seandainya juara di Saarbrucken.

Saat ini, Putri menempati ranking kedelapan WTF, tetapi selisih poin dengan pesaingnya, terutama Ratchanok Intanon, terbilang tipis. ”Saya pasti kecewa dengan hasil ini, tetapi tetap bersyukur bisa naik podium. Mia bermain sangat agresif dalam serangan, sementara saya bingung dan banyak ragu pada gim pertama dan ketiga,” kata Putri.

Hal positif yang dibawa Putri dari Hylo adalah rasa percaya diri yang muncul kembali setelah mendapat hasil buruk pada dua turnamen sebelumnya. Dia kalah pada babak kedua Denmark Terbuka dan Perancis Terbuka dari pemain yang sama, Tomoka Miyazaki.

Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama (kiri) dan Moh Reza Pahlevi Isfahani (kanan) berfoto bersama pelatih mereka, Hendra Setiawan, usai menjadi runner up Hylo Terbuka, di Saarbrucken, Jerman, Minggu (2/11/2025). Sabar/Reza dikalahkan pasangan Taiwan, Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi Lin, 19-21, 18-21.

Selain Putri, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu juga harus menanti Australia Terbuka untuk mendapat kesempatan debut di WTF. Posisi di ranking kedelapan ganda campuran masih bisa digeser pasangan lain.

Selain Australia Terbuka, terdapat tiga turnamen BWF World Tour lain dengan level Super 300 dan 500 sepanjang November. Pada pekan ini, atlet-atlet muda, seperti Mohammad Zaki Ubaidillah dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, akan mengikuti Korea Masters di Iksan City. Setelah itu, ada Kumamoto Masters, Australia Terbuka, dan Syed Modi International di India. Rangkaian BWF World Tour akan ditutup oleh turnamen WTF.


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji