Tim Israel-Premier Tech Dilarang Ikut Balapan di Italia

Alasan kemanan menjadi dasar pelarangan tim Israel-Premier Tech.

29 Sep 2025 07:33 WIB · Olahraga

Oleh Ignatius Danu Kusworo

Penyelenggara balap sepeda Giro dell’Emilia 2025 telah mencoret tim balap sepeda Israel-Premier Tech dari keikutsertaan di ajang balap tahun ini. Alasan gangguan kemanan dan protes pro-Palestina nenjadi alasan keputusan ini. 

Operasi militer Israel selama 23 bulan di wilayah Palestina, yang diluncurkan sebagai respons atas serangan mematikan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, telah memicu kemarahan dunia. Israel-Premier Tech yang hanya punya satu pebalap berkewarganegaan Israel bahkan terpaksa menghapus nama tim dari seragam balapnya di Spanyol.

Dibentuknya tim ini bertujuan mempromosikan Israel melalui olahraga balap sepeda. Berkat tim ini, Israel berhasil menjadi tuan rumah Giro d’Italia pada tahun 2018.

Para pengunjuk rasa pro-Palestina mengibarkan bendera dan berteriak saat peloton pebalap lewat di Poio pada awal etape ke-16 Vuelta a Espana, Selasa (9/9/2025).
Pebalap melaju melewati penonton dengan bendera Palestina di etape ke-18 Vuelta a Espana, Kamis (11/9/2025).
Para pengunjuk rasa pro-Palestina mengibarkan bendera saat para pengendara menunggu dimulainya etape ke-15 Vuelta a Espana, Senin (7/9/2025).
Pengunjuk rasa mengibarkan bendera Palestina dan berusaha mengganggu tahap kesebelas balapan bersepeda Vuelta Spanyol, dari Bilbao ke Bilbao, Spanyol, Rabu (3/9/2025).
Orang-orang memegang bendera Palestina dan duduk di jalan setelah mengganggu tahap kesebelas Vuelta Spanyol, dari Bilbao ke Bilbao, Spanyol, Rabu (3/9/2025).

Balapan Giro dell’Emilia 2025 yang akan diadakan pada 4 Oktober 2025 dan berakhir di Bologna menimbulkan kekhawatirkan bahwa garis finis tersebut akan menjadi sasaran protes. Etape terakhir Vuelta Spanyol terpaksa dibatalkan karena keamanan yang tidak lagi kondusif untuk lomba. 

Keputusan penyelenggara Giro dell'Emilia ini diambil setelah para pengunjuk rasa berulang kali mengganggu Vuelta Spanyol yang diikuti Israel-Premier Tech. Pemerintah Spanyol memperkirakan lebih dari 100.000 orang turun ke jalan di Madrid selama etape terakhir bulan ini. Dari penyelenggaraan lomba selama 21 hari, tercatat tujuh dari 11 hari terakhir balapan di Vuelta terpaksa dipersingkat atau terganggu. 

Pebalap tim Israel Premier Tech menghindari tongkat dan bendera yang dilemparkan pengunjukrasa saat berlangsung Vuelta Spanyol, dari Bilbao ke Bilbao, Spanyol, Rabu (3/9/2025).

Sebelumnya, pada Jumat, Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI) mengatakan akan terus menyambut atlet Israel di kompetisinya meskipun ada seruan untuk memboikot mereka di ajang olahraga. Menyikapi perkembangan dalam beberapa kali lomba yang diikuti, salah satu sponsor, perusahaan multinasional Kanada, Premier Tech, merilis pernyataan yang menyerukan perubahan nama tim. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Ignatius Danu Kusworo
 | 

Editor:

Demitrius Wisnu Widiantoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Galih Rudanto