Lewat pasangan Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi, timnas voli pantai putra Indonesia menembus semifinal seri Volleyball World Beach Pro Tour 2025 di China.
14 Jun 2025 21:11 WIB · Olahraga
QINGDAO, SABTU — Timnas bola voli pantai Indonesia lewat pasangan muda, Bintang Akbar (24) dan Sofyan Rachman Efendi (22), menunjukkan performa positif dalam dua ajang terakhir. Setelah menjuarai turnamen antarnegara Asia Tenggara dan Asia Timur, mereka melaju ke semifinal ajang dunia, yakni seri Volleyball World Beach Pro Tour 2025, di Qingdao, China.
Bintang/Sofyan menembus babak semifinal seri Volleyball World Beach Pro Tour (BPT) 2025 level Future setelah mengalahkan wakil tuan rumah, XW Weng/Cao Deyu, 2-0 (21-15, 21-14) di Qingdao, Sabtu (14/6/2025). Pada hari yang sama, Bintang/Sofyan juga mengalahkan pasangan China lainnya, Wu Jiaxin/Ch W Zhou, dalam laga eliminasi 12 besar dengan skor 2-0 (21-17, 21-18).
Hasil ini melanjutkan performa positif Bintang/Sofyan yang baru saja menjuarai turnamen antarnegara Asia Tenggara dan Asia Timur, Sanvinest Khanh Hoa Cup 2025, di Vietnam, 9 Juni lalu. Pasangan yang baru dibentuk pada 2024 ini juga menunjukkan konsistensi setelah menjuarai BPT Futures 2024 di Qingshan, Wuhan, China.
Bintang/Sofyan akan menghadapi pasangan China lagi, yakni Wang Y W/Du Hongjun. Laga itu akan digelar pada Minggu (15/6/2025) siang.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/14/0773c55001ede16d882fa9bf1b188d85-WhatsApp_Image_2025_06_13_at_23.00.51.jpeg)
”Mereka belum sepenuhnya tampil optimal. Tetapi, kami tetap optimistis bisa meraih hasil terbaik,” kata Andy Ardiansyah, pelatih timnas bola voli pantai putra Indonesia, selepas fase penyisihan grup.
Pada fase penyisihan grup, Bintang/Sofyan menjalani dua pertandingan. Mereka terlebih dahulu kalah dari pasangan China, Peng Gao/Yang Li, dengan skor 0-2 (14-21, 19-21) dalam waktu 29 menit. Namun, mereka bangkit di laga kedua dan mengalahkan pasangan Australia, Ben Hood/Oliver Merritt, dengan 2-0 (21-13, 25-23) dalam pertandingan selama 36 menit.
Hasil ini memastikan langkah Bintang/Sofyan ke babak eliminasi, fase yang mempertemukan 12 tim terbaik dari seluruh grup. Babak ini masing-masing terdiri dari tiga peringkat teratas di setiap pul.
Bintang/Sofyan menjadi wakil Indonesia yang tersisa di BPT Futures Qingdao ini. Pasangan Indonesia lainnya, Yosi Firnanda/Danangsyah Pribadi, gagal mengikuti jejak Bintang/Sofyan. Yosi/Danang tersingkir seusai menjadi juru kunci Pool A. Mereka kalah dari pasangan Inggris, Issa Batrane/Fredrick Bialokoz 0-2 (19-21, 18-21), dan dari pasangan Brasil, Vilsomar Brito/Manaus Costa 1-2 (21-18, 15-21, 8-15).
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/05/30/54c4834a-32f9-49fd-8135-18f70143604c_jpg.jpg)
Volleyball World Beach Pro Tour 2025 merupakan edisi keempat dari sirkuit voli pantai profesional elite global yang diselenggarakan oleh Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) untuk musim voli pantai 2025. Sejak Maret 2022, tur ini terdiri dari tiga tingkatan: Future, Challenge, dan Elite 16. Musim ini diakhiri dengan The Finals yang menampilkan 10 tim terbaik di dunia.
Adapun PBT Futures adalah tingkatan pemula dalam kompetisi Volleyball World yang dirancang untuk memupuk bakat-bakat baru dan membantu kota-kota mengembangkan olahraga ini. Level ini merupakan batu loncatan bagi pemain yang ingin maju ke tingkat yang lebih tinggi, seperti Challenge dan Elite 16.
Andy sebelumnya pernah mengatakan bahwa Bintang/Sofyan memang pasangan potensial. Namun, karena masih pasangan baru, mereka butuh banyak pengalaman bertanding. Untuk itu, Bintang/Sofyan perlu ikut lebih banyak turnamen untuk terus mengasah kemampuan mereka.
BPT Futures Qingdao 2025 menjadi bagian dari persiapan timnas bola voli pantai menuju SEA Games Thailand 2025. Setelah BPT Futures Qingdao, timnas bola voli pantai juga akan mengikuti seri selanjutnya yang juga digelar di China, tepatnya di Qidong.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/06/23/3935c759-8926-4bec-ac05-aac72c9d4b97_jpg.jpg)
Secara keseluruhan pada tahun ini, Andy mengatakan timnya akan mengikuti empat turnamen internasional sebagai uji coba sebelum bertanding di SEA Games. Apalagi, mereka akan datang sebagai juara bertahan.
Pada sektor putra, Indonesia dominan di SEA Games dengan menyapu bersih semua gelar juara dari tujuh penyelenggaraan sejak dipertandingkan di SEA Games 2003 di Vietnam. Bola voli pantai tidak dipertandingkan pada SEA Games Myanmar 2013, SEA Games Singapura 2015, dan SEA Games Kuala Lumpur, Malaysia, 2017.
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Imam Sudjarwo berkata, perjalanan Bintang/Sofyan adalah awal. Dia pun berharap pasangan ini melanjutkan perjuangan di seri dan membawa ”Merah Putih” lebih tinggi.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Yulvianus Harjono