Layanan Transportasi Umum Normal, Waspadai Beberapa Lokasi Demo

Meski mayoritas sudah normal, layanan sejumlah moda transportasi umum di Jakarta masih mengalami penyesuaian pada Senin (1/9/2025). Hindari beberapa ruas jalan.

01 Sep 2025 10:16 WIB · Metropolitan

Oleh Atiek Ishlahiyah Al-Hamasy

JAKARTA, KOMPAS — Di tengah kembalinya aktivitas ibu kota, warga Jakarta diimbau tetap waspada dan mencermati panduan perjalanan. Meski sebagian besar layanan transportasi publik mulai normal, setelah beberapa kali terganggu pekan lalu, sejumlah rute masih disesuaikan dan beberapa ruas jalan tetap disarankan untuk dihindari.

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan seluruh layanannya kembali beroperasi normal mulai Senin (1/9/2025). Bahkan, pada Minggu (31/8/2025) malam, layanan Angkutan Malam Hari (Amari) berjalan kondusif tanpa kendala berarti.

”Pagi ini mulai pukul 05.00 (WIB) seluruh rute Transjakarta beroperasi dan melayani dengan normal,” ujar Kepala Departemen Humas dan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Transjakarta Ayu Wardhani, Senin (1/9/2025).

Meski demikian, hingga Senin pukul 09.00 WIB, masih terdapat sejumlah rute yang mengalami pengalihan karena beberapa halte belum bisa digunakan akibat proses perbaikan fasilitas.

Beberapa di antaranya adalah Rute 1F (Stasiun Palmerah-Bundaran Senayan) yang untuk sementara tidak melayani Halte Senayan Bank DKI dan Bundaran Senayan. Dengan demikian, penumpang diarahkan naik di Bus Stop Bundaran Senayan 2 dan turun di Bus Stop Bundaran Senayan 1.

Kemudian Rute 1B (Stasiun Palmerah-Transport Hub Dukuh Atas) tidak melayani Halte Gerbang Pemuda arah Pluit, tetapi dialihkan ke Bus Stop Senayan JCC 2.

Bus Transjakarta tiba di halte CSW di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025). Transportasi umum seperti MRT, LRT, KRL, hingga Transjakarta yang sempat terganggu karena kerusuhan telah beroperasi kembali.

Selanjutnya, Rute T31 (Blok M-PIK 2) tidak melayani Halte Masjid Agung hingga Senayan Bank DKI, sementara untuk arah PIK 2 dialihkan melalui Halte Kali Grogol.

Selain itu, Rute 6V (Ragunan-Senayan Bank DKI) hanya melayani penumpang di Bus Stop GBK 2 karena Halte Senayan Bank DKI dan Bundaran Senayan masih dalam perbaikan.

Pada Koridor 1 (Blok M-Kota), armada tidak berhenti di Halte Polda Metro Jaya, Senayan Bank DKI, Bundaran Senayan, dan Masjid Agung. Sementara itu, Rute 2A (Pulo Gadung-Rawa Buaya) untuk sementara tidak melayani Halte Senen Toyota Rangga di kedua arah, dan Rute 5C (Cililitan-Juanda) juga tidak melayani Halte Kramat Sentiong.

Layanan Mikrotrans JAK 24 (Pulo Gadung-Senen) juga ikut mengalami pengalihan rute karena adanya penutupan jalan di sekitar Polres Jakarta Pusat. Untuk arah Pulogadung, armada tidak melayani Bus Stop Polres Jakarta Pusat.

Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza menyampaikan sejumlah halte Transjakarta dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan ringan akibat kericuhan pada Jumat (29/8/2025) akan mulai diperbaiki pada Senin (1/9/2025).

”Terkait perbaikan, fasilitas yang mengalami kerusakan ringan mulai diperbaiki Senin, 1 September 2025,” ujar Welfizon.

Lansekap kota Jakarta yang dipenuhi gedung-gedung pencakar langit, Senin (1/9/2025). Kerusuhan yang terjadi pekan lalu membuat Jakarta sedikit lengang. Sejumlah kantor menerapkan bekerja dari rumah atau WFH. Sementara sebagian besar anak sekolah mengikuti pembelajaran jarak jauh dari rumah.

Untuk halte dan fasilitas dengan kategori kerusakan sedang, perbaikan dijadwalkan mulai Rabu (3/9/2025). Sementara halte yang masuk kategori kerusakan berat akan ditangani mulai Senin (8/9/2025).

Welfizon menjelaskan, proses perbaikan membutuhkan waktu serta biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, ia mengimbau dukungan masyarakat untuk menjaga keamanan dan kelestarian fasilitas publik.

”Fasilitas publik adalah milik bersama yang keberlanjutannya harus dijaga agar dapat dinikmati tanpa hambatan,” katanya.

Ia menambahkan, jajaran direksi dan manajemen Transjakarta terus memantau kondisi lapangan, baik secara langsung maupun melalui pusat pemantauan di kantor pusat. Pemantauan ini dinilai penting karena situasi bisa berubah cepat sehingga perusahaan dapat segera mengambil keputusan terkait dengan layanan ataupun pengoperasian.

Selain itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) memastikan, semua stasiun MRT Jakarta tetap melayani pengguna dengan pola operasi penuh (full loop) dari Lebak Bulus Grab hingga Bundaran HI-Bank Jakarta. Layanan kereta dimulai pukul 05.00 WIB dengan headway 10 menit pada jam normal dan 5 menit pada jam sibuk.

Meski demikian, ada penyesuaian akses di Stasiun Istora Mandiri. Pelanggan tetap bisa keluar-masuk melalui sejumlah pintu masuk, kecuali Entrance A dan elevator sisi GBK yang untuk sementara ditutup.

Penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) menjelang keberangkatkan dari Dukuh Atas, Jakarta, Senin (18/8/2025). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang masa berlaku tarif Rp 80 untuk transportasi publik Jakarta. Awalnya tarif ini hanya berlaku pada 17 Agustus 2025 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI, namun akhirnya  diperpanjang hingga 18 Agustus. Tarif spesial Rp 80 berlaku di seluruh layanan KRL Jabodetabek, LRT Jabodebek, dan LRT Jakarta. Program ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia. Promo ini diberikan untuk memberikan kesempatan pada masyarakat untuk naik angkutan umum di Jakarta dengan harga murah. Pemprov DKI menilai kebijakan tarif Rp 80 ini tidak hanya sebatas promo, tetapi bagian dari kampanye jangka panjang untuk mengubah kebiasaan mobilitas warga.

Kompas/Riza Fathoni (RZF)

KAI Commuter juga memastikan seluruh perjalanan KRL Commuter Line pada Senin (1/9/2025) berjalan normal di seluruh lintasan. Hari ini, KAI Commuter mengoperasikan 1.063 perjalanan Commuter Line Jabodetabek mulai pukul 04.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus menyampaikan bahwa KAI Commuter mengoperasikan layanan komuter yang fokus pada keamanan dan keselamatan serta berkomitmen memberikan layanan yang nyaman dan andal bagi semua pengguna.

”Petugas kami siap membantu agar semua pengguna tetap merasa aman dan nyaman selama menggunakan Commuter Line. Kami berharap situasi semakin kondusif sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali pulih,” ujar Joni.

Layanan LRT Jakarta dan LRT Jabodebek pada hari ini juga berjalan normal tanpa ada gangguan operasional. Meski demikian, operator tetap mengimbau masyarakat untuk selalu memantau perkembangan melalui media sosial resmi ataupun aplikasi layanan masing-masing guna mendapatkan informasi terbaru terkait jadwal ataupun kondisi operasional.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang tetap menggunakan transportasi publik di tengah situasi pascademo, Pemprov DKI bersama operator menerapkan tarif promo Rp 1 untuk Transjakarta, MRT, dan LRT. Promo ini berlaku sejak 31 Agustus hingga 7 September 2025.

Penumpang silih berdesakan di salah satu peron di Stasiun Duri, Jakarta Barat, Rabu (16/7/2025). PT Kereta Commuter Indonesia mengusulkan untuk merevitalisasi Stasiun Duri yang selalu penuh penumpang setiap hari. Tercatat, pada semester 1 2025 total penumpang KRL Jabodetabek mencapai 166.432.692 orang. Angka tersebut naik 6,13 persen dari 156 juta orang pada periode yang sama tahun lalu. Pengusulan revitalisasi ini menunggu selesainya tiga stasiun yang sudah terlebih dahulu direvitalisasi. Adapun tiga stasiun itu yakni Stasiun Tanah Abang, Stasiun Manggarai, dan Stasiun Rangkasbitung.



KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK)

16-07-2025

Ganjil genap

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta kembali memberlakukan kebijakan pembatasan kendaraan bermotor dengan skema ganjil genap setelah libur akhir pekan. Pada Senin (1/9/2025), aturan ganjil genap berlaku untuk kendaraan berpelat ganjil, sementara kendaraan berpelat genap dilarang melintas di jalur yang telah ditetapkan.

Penerapan ganjil genap diberlakukan dalam dua sesi. Pada pagi hari, aturan berlaku pada pukul 06.00-10.00 WIB, sedangkan sesi sore diberlakukan pukul 16.00-21.00 WIB.

Adapun 25 ruas jalan yang masuk ke dalam kawasan ganjil genap tersebar di empat wilayah Jakarta. Di Jakarta Pusat, aturan ini berlaku di Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Majapahit, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Balikpapan, Jalan Kyai Caringin, Jalan Salemba Raya sisi Barat dan sisi Timur (mulai dari Simpang Jalan Paseban Raya hingga Jalan Diponegoro), Jalan Kramat Raya, Jalan Stasiun Senen, dan Jalan Gunung Sahari.

Di Jakarta Selatan, ruas jalan yang termasuk kawasan ganjil genap adalah Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, Jalan Fatmawati, Jalan Suryopranoto, dan Jalan Gatot Subroto.

Sementara di Jakarta Timur, kebijakan ini diberlakukan di Jalan MT Haryono, Jalan DI Pandjaitan, Jalan Jenderal Ahmad Yani, dan Jalan Pramuka. Lalu di Jakarta Barat, aturan ganjil genap meliputi Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Tomang Raya, dan Jalan Jenderal S Parman.

Selain penerapan ganjil genap, Pemprov DKI Jakarta juga mengeluarkan imbauan penerapan work from home (WFH) bagi perusahaan serta memberikan izin pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi sekolah yang berada di kawasan terdampak demonstrasi mulai Senin (1/9/2025).

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor e-0014/SE/2025 yang diterbitkan pada 29 Agustus 2025 oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta. Surat edaran yang ditandatangani langsung oleh Kepala Disnakertransgi Syaripudin meminta perusahaan menyesuaikan pola kerja sesuai dengan kondisi lapangan.

Dalam ketentuan tersebut, perusahaan dengan layanan 24 jam atau pelayanan langsung kepada masyarakat diperbolehkan menerapkan kombinasi WFH dan work from office (WFO). Seluruh pelaksanaan WFH wajib dilaporkan melalui tautan resmi https://bit.ly/LaporanWFH-Aksi.

Warga berjalan di depan polisi yang masih berjaga di bawah fly over Slipi, Jakarta, Selasa (26/8/2025). Kerusakan dan vandalisme di beberapa titik masih belum diperbaiki usai aksi 25 Agustus. Vandalisme dan kerusakan ini akibat kekecewaan massa aksi atas tindakan represif polisi. Sejumlah polisi pun masih berjaga di sekitaran fly over Slipi mengantisipasi adanya demo susulan. Massa aksi yang berdemo di depan kompleks Parlemen dibubarkan aparat dengan cara represif pada pukul 13.00. Polisi membubarkan massa aksi dengan water cannon dan gas air mata. Demo tersebut berlangsung hingga malam hari. 

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK)
26-8-2025

Aksi

Masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik Jakarta Pusat pada Senin (1/9/2025), seiring unjuk rasa yang digelar oleh elemen mahasiswa dan masyarakat. Berdasarkan catatan Polres Metro Jakarta Pusat, demonstrasi akan berlangsung di kawasan Tanah Abang, Gambir, Senen, Menteng, hingga Sawah Besar.

Beberapa jalan yang berpotensi mengalami kepadatan antara lain Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin, akses menuju Gedung DPR/MPR di Gatot Subroto, serta jalur sekitar Stasiun Gambir, Tugu Tani, Senen, dan Tanah Abang.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Ruslan Basuki menyampaikan bahwa semua aksi ini telah sesuai dengan pemberitahuan kepada kepolisian.

Unjuk rasa dengan isu beragam digelar di beberapa titik strategis. Di depan Gedung DPR/MPR RI, peserta dari Aliansi BEM Tangerang Selatan menuntut penyelesaian kasus pelanggaran HAM 1998, pengesahan RUU Perampasan Aset, penurunan gaji anggota DPR, penolakan RUU KUHAP, serta penolakan Program Strategis Nasional (PSN).

Di depan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, seorang mantan dosen Universitas Muhammadiyah Madiun memimpin aksi yang menyoroti keberpihakan inspektorat jenderal (itjen) dalam kasus dugaan ijazah ilegal tahun 2022.

Peserta aksi membawa alat peraga aksi di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (2/7/2025). Ratusan sopir truk menggelar demo terkait kebijakan zero ODOL atau over dimensi over load, yakni truk dengan muatan berlebih. Demo itu membuat jalan di sekitar Monas macet parah. Peserta aksi meminta pemerintah menyiapkan solusi sebelum menerapkan kebijakan tersebut. Peserta aksi berpendapat bahwa penerapan kebijakan ini tidak melibatkan sopir truk. Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan penertiban ODOL akan segera dilaksanakan. Penertiban itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.



KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK)

02-07-2025

Di Kantor Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), massa dari Koalisi Mahasiswa Nusantara (Kamnas) menuntut pengusutan dugaan korupsi distribusi anggaran beasiswa.

Sementara itu, di Silang Selatan Monas, LBH DPD KNPI DKI Jakarta bersama sekitar 200 orang menggelar aksi terkait insiden kematian seorang pengemudi ojek daring yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. Di lokasi yang sama, peserta dari PP PMKRI menuntut pencopotan Kapolri serta pencopotan menteri dan wakil menteri yang merangkap jabatan.

Aksi lain berlangsung di depan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, oleh kelompok Bangun Indonesia Maju yang menyoroti dugaan tindakan represif aparat Brimob terhadap pengemudi ojek daring.

Di kawasan Menteng, Komunitas Pemantau Korupsi menggelar demonstrasi di kantor DPP Partai Nasdem, mendesak agar kader Nasdem, Amelia Anggraini, diperiksa terkait dugaan korupsi program biskuit balita dan ibu hamil.

Adapun di Sawah Besar, Gerakan Mahasiswa Pejuang Rakyat (Gempar) berunjuk rasa di kantor Kementerian Agama RI, menuntut pengusutan dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji. Masih di kawasan yang sama, Gerakan Muda Anti Korupsi menggelar aksi di depan kantor BPS RI, menuntut evaluasi terhadap kinerja lembaga tersebut.


Kerabat Kerja

Penulis:

Atiek Ishlahiyah Al-Hamasy
 | 

Editor:

Mukhamad Kurniawan
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji