Trump Beri Sinyal Bertentangan soal Penyelesaian Perang Iran

Trump juga memberi sinyal AS tidak lagi menjadikan pembukaan Selat Hormuz sebagai target utama Washington.

02 Apr 2026 11:08 WIB · Internasional

AP/the new york times/Doug Mills

Oleh Irene Sarwindaningrum

WASHINGTON, KAMIS — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan operasi militer AS di Iran akan dituntaskan dalam dua sampai tiga pekan ke depan. Ia menyebut target-target utama Washington hampir tercapai. Trump juga mengindikasikan pembukaan Selat Hormuz tak lagi menjadi agenda AS.

“Berkat kemajuan yang telah kami buat, saya bisa mengatakan malam ini bahwa kami berada di jalur untuk menyelesaikan seluruh target militer Amerika dalam waktu dekat, sangat dekat. Kami akan menghantam mereka dengan sangat keras dalam dua sampai tiga pekan ke depan,” kata Trump dalam pidato di Gedung Putih, Kamis (2/4/2026).

Menurut Trump, saat ini pembicaraan tetap berlangsung. Namun, belum ada jaminan kesepakatan akan tercapai. Bila tak ada kesepakatan dengan Teheran, sejumlah sasaran penting yang tersisa di Iran akan dihancurkan dalam 2-3 pekan.

Salah satunya, Washington siap menghantam seluruh pembangkit listrik Iran dan kemungkinan serentak. Ia juga mengatakan fasilitas minyak Iran sebenarnya menjadi sasaran paling mudah. Akan tetapi, AS belum melakukannya karena langkah itu akan langsung menghancurkan Iran dan menutup peluang mereka untuk bertahan ataupun membangun kembali. Trump mengancam serangan AS akan menghancurkan Iran. “Kami akan membawa mereka kembali ke zaman batu,” ujarnya.

President Donald Trump speaks about the Iran war from the Cross Hall of the White House on Wednesday, April 1, 2026, in Washington. (Doug Mills/The New York Times via AP Pool)

Secara terpisah, Iran menegaskan tak pernah ada negosiasi dengan AS. Sebelumnya, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut pernyataan Trump soal negosiasi itu palsu dan tak berdasar.

Dalam pidato itu, Trump mengatakan, sasaran AS sejak awal adalah melucuti kemampuan Iran untuk mengancam AS. Sasaran itu mencakup penghancuran angkatan laut Iran, pelumpuhan angkatan udara dan program rudal, serta penghancuran basis industri pertahanan Iran.

Quote

Berkat kemajuan yang telah kami buat, saya bisa mengatakan malam ini bahwa kami berada di jalur untuk menyelesaikan seluruh target militer Amerika dalam waktu dekat, sangat dekat.

Trump menyatakan sebagian besar tujuan itu sudah tercapai. Angkatan laut Iran, kata dia, telah habis. Angkatan udara Iran juga telah lumpuh. Kemampuan meluncurkan rudal dan pesawat nirawak disebut menyusut tajam. Pabrik senjata, peluncur roket, dan radar Iran juga dia sebut hampir tak tersisa.

Ia menyatakan, saat ini Iran bukan lagi ancaman besar. Menurut dia, Iran sebelumnya ditakuti di Timur Tengah, tetapi kini pada dasarnya sudah bukan ancaman lagi.

WASHINGTON, DC - APRIL 01: A TV displays U.S. President Donald Trump's prime-time address inside a downtown Cheesecake Factory on April 01, 2026 in Washington, DC. Trump used the prime-time address to update the nation on the war in Iran.   Anna Moneymaker/Getty Images/AFP (Photo by Anna Moneymaker / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Trump juga menegaskan pergantian rezim bukan tujuan resmi AS. Namun, ia mengatakan perubahan itu pada praktiknya sudah terjadi karena para pemimpin lama Iran telah tewas. Saat ini, katanya, kelompok kepemimpinan baru di Iran kini tak seradikal dan jauh lebih masuk akal dari pemimpin sebelumnya.

“Pergantian rezim bukan tujuan kami. Kami tidak pernah mengatakan pergantian rezim. Namun, pergantian rezim telah terjadi karena semua pemimpin asli mereka telah mati. Mereka semua mati,” ujar Trump.

Selat Hormuz

Trump juga memberi sinyal AS tidak lagi menjadikan pembukaan Selat Hormuz sebagai target utama Washington. Ia menyerahkan tanggung jawab itu kepada negara-negara yang berkepentingan langsung terhadap jalur energi tersebut.

“Negara-negara di dunia yang memang menerima minyak melalui Selat Hormuz harus menjaga jalur itu. Kami akan membantu, tetapi mereka harus memimpin dalam melindungi minyak yang sangat mereka butuhkan,” ujarnya.

Trump memberi dua pilihan kepada negara-negara yang bergantung pada Hormuz. Pertama, membeli minyak dari AS. Kedua, mengamankan sendiri jalur tersebut. “Saya punya satu saran. Nomor satu, belilah minyak dari Amerika Serikat. Kami punya banyak. Kedua, amankan Selat Hormuz,” katanya.

infografik
AFP
Perang Timur Tengah: Hanya Sedikit Kapal yang Masih Melintasi Selat Hormuz
This handout photo taken on March 11, 2026 and released by the Royal Thai Navy shows smoke rising from the Thai bulk carrier 'Mayuree Naree' near the Strait of Hormuz after an attack. A Thai bulk carrier travelling in the crucial Strait of Hormuz was attacked March 11, with 20 crew members rescued so far, the Thai navy said. (Photo by Handout / ROYAL THAI NAVY / AFP) / -----EDITORS NOTE --- RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO / ROYAL THAI NAVY " - NO MARKETING - NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS -

Ia mendorong negara-negara itu agar pergi ke Selat Hormuz dan melindunginya sendiri. Menurut dia, AS sudah melakukan bagian tersulit sehingga mempermudah upaya itu.

Ia juga mengatakan setelah konflik usai, Selat Hormuz akan terbuka kembali dengan sendirinya. Sebab, Iran tetap membutuhkan jalur itu untuk menjual minyak demi membiayai pemulihan. 

“Ketika konflik ini berakhir, selat itu akan terbuka kembali dengan sendirinya. Mereka akan ingin bisa menjual minyak, karena hanya itu yang mereka miliki untuk mencoba membangun kembali. Aliran itu akan pulih, harga bahan bakar akan cepat turun, dan harga saham akan cepat naik kembali,” kata Trump.

Dalam pidato itu, Trump juga mengucapkan terima kasih kepada sekutu-sekutu AS di Timur Tengah. Ia menyebut Israel, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Bahrain. Menurut dia, negara-negara itu telah sangat membantu. Ia berjanji AS tidak akan membiarkan mereka disakiti ataupun gagal dalam bentuk apa pun.

In this photo, released by the Pakistan Ministry of Foreign Affairs, from left, Egyptian Foreign Minister Badr Abdelatty, Saudi Arabia's Foreign Minister Prince Faisal bin Farhan Al-Saud, Pakistan's Foreign Minister Ishaq Dar and Turkish Foreign Minister Hakan Fidan attend a meeting to discuss Middle East war, in Islamabad, Pakistan, Sunday, March 29, 2026. (Pakistan Ministry of Foreign Affairs via AP)

Trump juga menyinggung dampak perang di dalam negeri AS. Ia mengakui harga bensin naik dalam beberapa hari terakhir. Namun, ia menyebut kenaikan itu hanya bersifat sementara dan sepenuhnya dipicu oleh serangan Iran terhadap kapal tanker minyak komersial dan negara-negara tetangga.

“Kenaikan jangka pendek ini sepenuhnya merupakan hasil dari Iran yang melancarkan serangan terhadap kapal tanker minyak komersial dan negara-negara tetangga yang tidak ada hubungannya dengan konflik,” katanya.

Ia pun berupaya menenangkan publik AS. Menurut dia, AS tidak bergantung pada minyak Timur Tengah. Washington, kata Trump, hampir tidak mengimpor minyak melalui Selat Hormuz. AS juga tidak membutuhkannya di masa depan karena produksi energi AS sangat besar.

Seorang wanita memegang poster mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selama rapat umum untuk mendukung putranya Ayatollah Mojtaba Khamenei, yang menggantikan ayahnya sebagai pemimpin tertinggi, di Teheran, Iran, Senin (9/3/2026). AP/Vahid Salemi

Dalam pidato itu, Trump berupaya membenarkan keputusannya menyerang Iran. Ia kembali menuduh Iran terus mengejar senjata nuklir. Menurut dia, itulah alasan utama operasi militer dilancarkan. Ia juga memuji serangan sebelumnya ke fasilitas nuklir Iran dan mengklaim situs-situs itu telah dihancurkan total.

Ia juga membanggakan bahwa hasil itu dicapai hanya dalam 32 hari operasi militer. Ia membandingkannya dengan perang-perang besar AS sebelumnya. Dalam Perang Dunia I, katanya, AS bertempur selama satu tahun tujuh bulan lima hari. Di, Perang Dunia II, tiga tahun delapan bulan 25 hari. Perang Korea, tiga tahun satu bulan dua hari. Perang Vietnam, 19 tahun lima bulan 29 hari. Sementara Perang Irak, delapan tahun delapan bulan 28 hari.

Dengan perbandingan itu, Trump ingin menunjukkan cepatnya hasil operasi di Iran. Ia menyebut belum pernah ada musuh yang menderita kerugian besar sedemikian cepat dalam hitungan pekan.

Pada bagian lain, Trump kembali membela keputusan-keputusan lamanya terhadap Iran. Ia menyinggung pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani dan penghentian perjanjian nuklir Iran era Barack Obama. Menurut dia, langkah-langkah itu diperlukan untuk menghentikan ambisi nuklir Teheran.

Trump juga kembali menuduh Iran selama puluhan tahun menjadi ancaman bagi AS. Ia menuding proksi-proksi Iran berada di balik serangkaian serangan terhadap kepentingan AS, termasuk pengeboman barak marinir AS di Beirut, serangan bom pinggir jalan terhadap tentara AS, serangan ke USS Cole, dan serangan 7 Oktober di Israel. Ia juga menuduh rezim Iran membunuh 45.000 rakyatnya sendiri yang memprotes pemerintah.

Menurut Trump, semua itu menjadi alasan Iran tak boleh memiliki senjata nuklir. Washington, kata dia, memegang seluruh kartu dan akan terus mengawasi setiap gerak Iran.

This handout picture provided by the the office of Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei shows him (L) addressing attendees while accompanied on stage by President Masoud Pezeshkian during a meeting with officials in Tehran on January 28, 2025. Iran's supreme leader Ayatollah Ali Khamenei said on January 28 that Gaza had brought Israel "to its knees", in a reference to the recent ceasefire in the Palestinian territory. The ceasefire and hostage-release deal between Iran's arch-enemy Israel and the Tehran-backed militant group Hamas went into effect just over a week ago, aiming to put an end to more than 15 months of war. (Photo by KHAMENEI.IR / AFP) / === RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO / HO / KHAMENEI.IR" - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS ===

Sebelum pidato, Trump juga mengklaim Presiden Iran Masoud Pezeshkian menginginkan gencatan senjata. Klaim itu disampaikan Trump pada Rabu melalui Truth Social.

Menyusul klaim Trump itu, Pezeshkian mengunggah surat berbahasa Inggris di akun X miliknya pada Rabu. “Kepentingan rakyat Amerika yang mana yang sesungguhnya dilayani oleh perang ini? Apakah ada ancaman yang benar-benar nyata dari Iran yang membenarkan tindakan seperti ini?” tulisnya.

Pezeshkian mengatakan, sepanjang sejarah modern, Iran tidak pernah memilih agresi, meskipun memiliki keunggulan militer dibanding tetangganya. Ia menilai AS telah masuk ke perang sebagai proksi Israel. Ia juga bersikeras bahwa serangan-serangan Iran ke negara-negara tetangga merupakan respons terukur yang berlandaskan pembelaan diri yang sah.

Infografik Instalasi nuklir di Iran
This satellite image from Planet Labs PBC shows the Bushehr Nuclear Power Plant in Bushehr, Iran, Dec. 7, 2025. (Planet Labs PBC via AP)

Pada bagian lain surat itu, Pezeshkian kembali menyerang garis politik Trump. “Apakah America First itu benar-benar termasuk di antara prioritas pemerintah AS saat ini?” tulisnya.

Di tengah saling bantah itu, AS juga menambah pengerahan kekuatan ke kawasan. Kapal induk USS George HW Bush dijadwalkan berangkat ke Timur Tengah bersama tiga kapal perusak, kata dua pejabat AS. Gugus tempur kapal induk itu terdiri atas lebih dari 6.000 pelaut. Pada saat yang sama, dua pejabat AS lainnya mengatakan, ribuan prajurit Divisi Lintas Udara ke-82 juga mulai tiba di Timur Tengah.

Iran masih menyerang

Perang juga mulai terasa di dalam negeri AS. Rata-rata harga bensin di AS pada Selasa menembus 4 dollar AS per galon untuk pertama kali sejak 2022. Kenaikan harga bahan bakar itu diperkirakan akan menaikkan harga pangan karena ongkos angkut dan pengemasan ikut naik.

Sementara itu, Iran masih terus meluncurkan serangan ke Israel. Menjelang Kamis dini hari, militer Israel mengatakan Iran meluncurkan rudal ke wilayah Israel. Sirene peringatan berbunyi di Tel Aviv, Israel tengah, dan sejumlah bagian Tepi Barat yang diduduki Israel.

This picture shows a damaged building at the site of an Iranian missile strike in Tel Aviv on March 24, 2026. First responders said six people were injured on March 24 in Israel's commercial hub Tel Aviv, where police reported several impact sites after the military warned of incoming missile fire from Iran. Iran launched a new wave of missiles against Israel on March 24, hours after US President Donald Trump hailed "very good" talks to end the war despite Tehran denying any dialogue had taken place. (Photo by Jack GUEZ / AFP) /

Pada Rabu petang, militer Israel juga menyatakan Iran meluncurkan sekitar 10 rudal secara beruntun ke Israel tengah. Rentetan sirene memaksa jutaan warga masuk ke tempat perlindungan sekitar satu jam sebelum matahari terbenam, bertepatan dengan persiapan malam pertama Paskah Yahudi atau Passover.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dijadwalkan mengunjungi Washington pekan depan. Kunjungan itu terjadi di tengah kritik Trump kepada negara-negara NATO yang menolak seruannya agar membantu membuka kembali Selat Hormuz. Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi agenda lawatan itu. (AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Irene Sarwindaningrum
 | 

Editor:

Nur Hidayati
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji