Trump Ingin Ambil Alih Terusan Panama

Trump khawatir dengan tarif pelintasan yang mahal serta pengaruh China di Panama.

23 Des 2024 08:09 WIB · Internasional

Oleh Laraswati Ariadne Anwar

PHOENIX, SENIN — Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, mengutarakan bahwa AS hendaknya mengambil alih Terusan Panama. Menurut dia, negara Panama selaku pemilik dan pengelola terusan tersebut meminta tarif penyeberangan terlalu mahal.

Ucapan kontroversial itu dikatakan Trump di Phoenix, Negara Bagian Arizona, Minggu (22/12/2024), ketika ia menghadiri acara perayaan oleh pendukungnya. ”Anda semua tahu Terusan Panama? AS dulu bodoh sekali menyerahkannya ke Panama. Sebaiknya itu terusan kita ambil alih,” ujarnya.

Trump berkata, Terusan Panama harus dikembalikan kepada AS jika prinsip-prinsip moral dan legal setelah kemurahhatian AS menghibahkan kanal ke Panama tidak diterapkan. Pengembalian bersifat cepat, ringkas, dan tanpa pertanyaan apa pun.

TOPSHOT - This image courtesy of TIME/TIME Person of the Year obtained on December 12, 2024 shows the cover of TIME Magazine announcing US President-elect Donald Trump as the 2024 Person of the Year. Time Magazine on December 12, 2024, named US President-elect Donald Trump its "Person of the Year," marking the second time he has won the accolade in acknowledgement of the mogul's stunning political comeback. (Photo by Platon for TIME / TIME / TIME Person of the Year / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO / TIME / TIME Person of the Year" - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS

Bahkan, tidak lama setelah pernyataan itu, di akun Truth Social milik Trump, ia mengunggah foto Terusan Panama. Bedanya, di atas terusan itu berkibar bendera AS. ”Selamat datang di Terusan AS!” tertulis di atas foto tersebut.

Komentar Trump langsung ditanggapi oleh Presiden Panama Jose Raul Mulino. Mirip seperti Trump, Mulino yang baru dilantik pada April 2024 ini juga seorang populis dan beraliran konservatif.

”Terusan Panama adalah milik Panama. Mengutak-atik terusan itu berarti mengutak-atik kedaulatan Panama,” katanya.

Penting

Terusan Panama adalah kanal buatan sepanjang 82 kilometer yang menghubungkan Samudra Atlantik dengan Samudra Pasifik. Letaknya di Panama, salah satu negara di Amerika Tengah. Pembangunannya dimulai pada 1904 dan selesai pada 1914.

Awalnya, Perancis yang berinvestasi untuk membangun kanal berbekal pengalaman mereka membuat Terusan Suez di Mesir. Setelah kesulitan menggalang dana hingga soal situasi politik di Panama, proyek itu kemudian diambil alih oleh AS di bawah Presiden Theodore Roosevelt. Ketika dioperasikan, Terusan Panama menghemat 18 hari pelayaran karena kapal-kapal tidak perlu lagi memutar ke Chile di ujung Amerika Selatan.

Sejak dibangun, terusan dikelola oleh AS. Akan tetapi, pada 1977, AS dan Panama menandatangani perjanjian bahwa per 31 Desember 1999, Terusan Panama dikembalikan kepada Panama dan sepenuhnya menjadi milik negara tersebut.

A cargo ship waits near the Centennial Bridge for transit through the Panama Canal locks, in Panama City, Wednesday, Jan. 17, 2024. A severe drought that began last year has forced authorities to slash ship crossings by 36% in the Panama Canal, one of the world’s most important trade routes. (AP Photo/Agustin Herrera)

Terusan Panama menyumbang seperlima pendapatan Panama. Pada 2023, Panama menaikkan tarif penyeberangan. Salah satu alasannya karena terjadi kemarau yang menyurutkan air di kanal. Dampaknya, kapal-kapal harus mengantre lebih lama karena ada kuota untuk menyeberang.

”Ongkos penyeberangan memang dinaikkan, tetapi ongkos ini yang kami gunakan untuk menambah sarana di terusan dan menambah panjang terusan,” kata Mulino.

Sejak 2016, Panama memang membangun kanal tambahan guna memperlancar penyeberangan. Kondisi alam Amerika Tengah yang tropis juga membuat pengelolaan Terusan Panama lebih mahal dibandingkan dengan Terusan Suez.

Craig Fuller, Direktur Freight Waves, menjelaskan bahwa Terusan Panama sangat penting bagi perekonomian AS. Di laman perusahaan statistik pelayaran niaga itu, ia menulis bahwa 6 persen pelayaran niaga global melintasi Terusan Panama.

”Secara rata-rata, 40 persen pelayaran niaga AS menggunakan Terusan Panama setiap tahun,” tuturnya.

Bahkan, pada 2021, sebanyak 73 persen kapal yang melintasi Terusan Panama berasal dari atau bertujuan ke pelabuhan-pelabuhan di AS. Ini menjadikan AS adalah negara nomor satu pengguna kanal tersebut. Berkat waktu pelayaran yang singkat dan efisien itu kekuatan ekonomi AS bertambah.

Geopolitik

Fuller menjelaskan, ketakutan Trump soal Terusan Panama juga tidak semata-mata karena tarif melintas. Ia khawatir dengan pengaruh China di sana. Panama pada 2017 memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan dan beralih ke China. Sejak itu, Beijing banyak berinvestasi di Panama, termasuk di dalam pemeliharaan dan ekspansi Terusan Panama.

Jenderal Laura Richardson, Komandan Palagan Selatan AS, memberi laporan kepada Senat AS bahwa China mengendalikan pelabuhan-pelabuhan di kedua ujung Terusan Panama, antara lain di Panama City, Ancon, Colon, dan Cristobal. China melakukannya lewat perusahaan Hong Kong Hutchison Ports PPC.

(FILES) This handout picture released by the Panama Canal Authority on August 30, 2024, shows the container ship MSC Marie, of 366 meters long and 51 meters wide, transiting the Panama Canal in Panama. Incoming US president Donald Trump on December 21, 2024 slammed what he called unfair fees for US ships passing through the Panama Canal and threatened to demand control of the waterway be returned to Washington. (Photo by Handout / Panama Canal Authority / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO / PANAMA CANAL AUTHORITHY " - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS

Perusahaan itu sangat dekat dengan Beijing. Sebagai pengelola pelabuhan-pelabuhan di Terusan Panama, Hutchison Ports PPC bisa mengendalikan operasional logistik yang memengaruhi keefektifan Terusan Panama. Walhasil, ada kekhawatiran Terusan Panama bukan lagi wilayah netral. Padahal, sebagai bagian dari sarana perniagaan global, Terusan Panama tidak boleh dibuka-tutup berdasarkan kepentingan politik apa pun.

Ada juga ketakutan Palagan Selatan AS bahwa China menempatkan kamera pengawas cerdas di sepanjang Terusan Panama. Ini bisa menjadi alat memata-matai pergerakan kapal-kapal niaga ataupun militer AS. Washington tidak mau China memperoleh pengetahuan mengenai operasional logistik militer mereka.

Akan tetapi, pada saat yang sama, Perjanjian Kenetralan Terusan Panama tidak boleh dilanggar. AS adalah salah satu penandatangannya sehingga Washington tidak bisa sembarangan merebut atau meminta kembali kanal itu. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Laraswati Ariadne Anwar
 | 

Editor:

Bonifasius Josie Susilo H
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra