IRAN-AS

Saling Ancam dan Balas Serangan Terus Berlanjut

Pada hari kedua perang, militer Iran kembali menargetkan Israel dan pangkalan militer AS yang bermarkas di negara-negara lain.

01 Mar 2026 18:15 WIB · Internasional

AFP/FADEL SENNA

Oleh Elsa Emiria Leba

WASHINGTON, MINGGU — Api pertarungan Iran melawan Amerika Serikat dan Israel belum akan segera padam. Gelombang serangan AS-Israel kembali mengempas Iran. Sebaliknya, selain mempertahankan diri, Iran terus membalas kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan para petinggi militer negeri itu.

Menanggapi sikap Teheran, Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang Iran dengan kekuatan baru yang lebih kuat. ”Iran baru saja menyatakan bahwa mereka akan menyerang dengan sangat keras hari ini, lebih keras dari sebelumnya. Namun, sebaiknya tidak, karena jika mereka melakukannya, kami akan menyerang mereka dengan kekuatan yang belum pernah terlihat sebelumnya,” kata Trump di Truth Social, Minggu (1/3/2026).

Trump melanjutkan, pengeboman AS akan berlanjut selama diperlukan hingga AS bisa memastikan Iran tidak bisa mengembangkan program nuklirnya. ”Ini adalah kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka,” tuturnya menambahkan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan serangan ke Iran pada Sabtu (28/2/2026)
Dua orang berpelukan di lokasi serangan rudal Iran di Tel Aviv, Israel, Sabtu (28/2/2026). Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada hari yang sama yang menyasar Pemimpin Tertinggi Iran. Iran kemudian membalas dengan rentetan serangan rudal ke sejumlah negara Teluk dan wilayah Israel.

Sejak serangan AS-Israel terjadi, Sabtu, Iran langsung melancarkan serangan balasan dengan rudal dan pesawat nirawak, termasuk ke Israel dan pangkalan militer AS di Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Arab Saudi, dan Bahrain. Teheran turut menutup Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan minyak utama dunia.

Negara-negara yang disasar Iran telah membunyikan alarm dan mengimbau warga untuk menjauh dari kawasan pangkalan militer AS. Negara-negara ini juga mengaktifkan pertahanan udara untuk menangkal rudal Iran.

Arab Saudi menyatakan ibu kota dan wilayah timurnya berhasil mematahkan serangan Iran. Jordania mengklaim merontokkan 49 pesawat nirawak dan rudal balistik, sedangkan Qatar mencegat 65 rudal dan 12 pesawat nirawak. Di Dubai, Uni Emirat Arab, pecahan rudal Iran menewaskan satu warga serta menyebabkan kebakaran di pelabuhan kota dan fasad hotel Burj Al Arab.

United Arab Emirates army helicopters fly past Burj al Arab hotel, in Dubai on January 16, 2026. (Photo by Fadel SENNA / AFP)

Sejauh ini, militer AS mengklaim tidak ada korban jiwa dari pihak AS. Terjadi kerusakan minimal di pangkalan-pangkalan AS meski terkena ”ratusan serangan rudal dan pesawat nirawak Iran”.

Israel, Minggu, mengatakan, tidak ada perubahan dalam strategi militer setelah pembunuhan Khamenei. Serangan Tel Aviv akan terus menargetkan pejabat Iran dan infrastruktur rudal.

Pembalasan Iran

Pernyataan Trump keluar setelah Iran masih menunjukkan sikap tidak gentar terhadap AS dan Israel. Atas kematian Khamenei dan para petinggi militer Iran, pemerintahan Iran berjanji tidak akan membiarkan ”kejahatan besar” berlalu tanpa balasan.

Ribuan orang  berkumpul untuk meratapi kematian pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan gabungan AS dan Israel, di sebuah alun-alun di Teheran pada Minggu (1/3/3036).

Selain Khamenei dan beberapa anggota keluarganya, media pemerintah Iran IRNA mengonfirmasi kematian Komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Mohammad Pakpour. Tokoh-tokoh lain yang juga tewas adalah Penasihat Senior Pemimpin Tertinggi Iran Ali Shamkhani dan Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh.

Selain mereka, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Abdolrahim Mousavi juga dikabarkan gugur dalam serangan AS-Israel. Kematian Mousavi menjadi pukulan baru bagi kekuatan militer Iran.

’Kalian telah melanggar garis merah kami dan harus membayar harganya. Kami akan memberikan pukulan yang sangat dahsyat sehingga kalian sendiri akan terpaksa memohon-mohon,” kata Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf, dalam pidato yang disiarkan televisi, Minggu.

In this handout photo released by the Islamic Consultative Assembly News Agency (ICANA) Iranian lawmakers chant slogans while the parliament speaker Mohammad Bagher Qalibaf sits at center as they wear the Revolutionary Guard's uniform in a session of parliament, in Tehran, Iran, Sunday, Feb. 1, 2026. (Hamed Malekpour/ICANA via AP)

Seorang diplomat Iran mengatakan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, ratusan warga sipil tewas dan terluka dalam serangan AS-Israel. Di Iran selatan, setidaknya 115 orang tewas dan puluhan orang terluka karena serangan AS terkena sebuah sekolah perempuan. Sementara IRNA memberitakan, sedikitnya 15 orang tewas di wilayah barat daya.

IRGC mengancam akan meluncurkan operasi ofensif paling intens yang menyasar pangkalan militer AS dan Israel. Layanan penyelamatan Magen David Adom mengatakan, seorang perempuan di Tel Aviv meninggal karena terluka dari serangan rudal Iran.

Pada hari kedua perang, Minggu, militer Iran menyatakan kembali menyerang pangkalan AS di negara-negara lainnya. ’Beberapa menit yang lalu, pilot angkatan udara Iran berhasil membombardir pangkalan AS di negara-negara Teluk Persia dan di wilayah Kurdistan Irak dalam beberapa fase operasi,” bunyi pernyataan militer melalui televisi pemerintah.

Smoke rises from an area in the direction of Al Udeid Air Base, which houses the Qatar Emiri Air Force and foreign forces including the US, in Doha on February 28, 2026, following a reported Iranian strike. The United States and Israel launched strikes against Iran on February 28, with Israel's public broadcaster reporting that supreme leader Ayatollah Ali Khamenei had been targeted, as the Islamic republic retaliated with barrages of missiles at Gulf states and Israel. (Photo by MAHMUD HAMS / AFP)

Sirene serangan udara serta serangkaian ledakan terdengar berulang kali di seluruh Israel, Minggu pagi. Tidak ada laporan langsung tentang kerusakan atau korban luka.

Beberapa ledakan keras terdengar lagi, Minggu, di Dubai, UEA; Doha, Qatar; dan Manama, Bahrain. Tembakan pertahanan udara masih menggelegar serta kepulan asap putih dari pencegat rudal masih terlihat di atas langit Dubai. Serangan pesawat nirawak juga menargetkan pelabuhan Oman sehingga melukai seorang pekerja.

Bujukan tetangga

Serangan Iran di Teluk telah meningkatkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas. Padahal, kawasan ini telah lama dianggap sebagai titik perdamaian dan keamanan di Timur Tengah yang kerap bergejolak.

Terletak di seberang Teluk dari Iran, kerajaan-kerajaan Arab yang kaya minyak dan gas sudah lama menjadi sekutu dan tuan rumah dari sejumlah pangkalan militer AS. Qatar menampung pasukan AS terbanyak.

Pada Minggu, Penasihat Presiden UEA Anwar Gargash berusaha membujuk Iran untuk meredakan serangannya. Dia mengingatkan Teheran untuk tidak menargetkan negara-negara tetangga.

”Agresi Iran terhadap negara-negara Teluk adalah kesalahan perhitungan dan itu mengisolasi Iran pada saat yang kritis. Perang Anda bukan dengan tetangga Anda,” kata Gargash.

Pekerja membersihkan puing-puing di depan bangunan yang rusak akibat serangan rudal Iran di Tel Aviv, Israel, Minggu (1/3/2026). Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Sabtu (28/2/2026) bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan berskala besar yang bertujuan menggulingkan Republik Islam Iran. Iran langsung membalas serangan ke Israel dan negara-negara yang menampung militer AS.
Seorang pria Iran membawa tas saat berjalan melewati puing-puing dari sebuah bangunan yang hancur setelah serangan rudal di lingkungan ibu kota Iran Teheran pada Sabtu (28/2/2026).

Gargash meminta Iran untuk kembali mempertimbangkan keputusan dengan baik-baik. ”Kembalilah ke akal sehat, ke lingkungan Anda, dan hadapi tetangga Anda secara rasional dan bertanggung jawab sebelum lingkaran isolasi dan eskalasi meluas,” ucapnya.

Sementara itu, China menyampaikan keprihatinan atas serangan AS-Israel terhadap Iran. Beijing menyerukan gencatan senjata, mendesak semua pihak untuk menghindari eskalasi, dan melanjutkan dialog serta negosiasi.

”Kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial Iran harus dihormati,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri China.

Dalam sebuah komentar, Minggu, kantor berita Xinhua mengkritik serangan tersebut. ”Penggunaan militer oleh Washington merupakan pelanggaran mencolok terhadap tujuan dan prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan penyimpangan dari norma-norma dasar hubungan internasional,” tulis media milik Pemerintah China itu. (AP/AFP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Elsa Emiria Leba
 | 

Editor:

Bonifasius Josie Susilo H
 | 

Penyelaras Bahasa:

Retma Wati