Tunjangan Sertifikasi Guru Langsung ke Rekening Guru Setiap Bulan

Pembayaran tunjangan sertifikasi guru yang kadang telat dipermudah. Pembayaran diubah tiap bulan dan langsung ke rekening guru.

13 Mar 2025 21:12 WIB · Humaniora

Oleh Ester Lince Napitupulu

JAKARTA, KOMPAS — Pembayaran tunjangan sertifikasi guru mulai Maret 2025 dan seterusnya bakal dikirim langsung ke rekening pribadi tiap guru. Kebijakan mengirimkan tunjangan sertifikasi guru langsung ke rekening guru membuat pembayaran berubah jadi tiap bulan dari yang sebelumnya per triwulan.

Presiden Prabowo Subianto hadir di kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, pada Kamis (13/3/2025), untuk meluncurkan mekanisme baru tunjangan guru aparatur sipil negara (ASN) daerah langsung ke rekening guru.

Presiden mengapresiasi inisiatif Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dan jajarannya untuk mempermudah birokrasi pembayaran tunjangan sertifikasi guru.

Presiden menyambut baik upaya Menteri membantu dirinya mencapai efisiensi. ”Saya menyambut baik inisiatif upaya peluncuran mekanisme baru dengan mengirim tunjangan guru ASN daerah langsung ke rekening guru. Inilah upaya mengurangi tidak efisiensi. Lama-lama untuk apa? Ditahan itu untuk apa?” kata Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan, ”Kita harus menghilangkan budaya yang tidak benar. Kalau bisa dibikin lama, kenapa harus dibikin pendek. Kalau bisa susah, kenapa dibikin gampang. Budaya ini  yang harus kita kikis.”  

”Birokrat yang tidak mau mengikuti zaman harus kita evaluasi.  Jangan dikira menjadi ASN hidup enak dan seenaknya, tidak bekerja dengan efisien melayani rakyat. Saya minta para menteri, para menko, coba kita pikirkan dan rumuskan semua perbaikan sistem,” ungkapnya.

Presiden mengatakan merasa selalu tergerak untuk hadir pada acara-acara yang menyangkut masalah pendidikan. ”Sesungguhnya, dalam pembangunan suatu bangsa, satu-satunya jalan menuju keberhasilan suatu negara dan bangsa pada dasarnya adalah pendidikan,” kata Presiden.

Quote

Sesungguhnya, dalam pembangunan suatu bangsa, satu-satunya jalan menuju keberhasilan suatu negara dan bangsa pada dasarnya adalah pendidikan.

Lebih lanjut, Presiden mengatakan, pendidikan akan menentukan apakah suatu bangsa bisa menjadi sejahtera atau makmur. Untuk menjadi sejahtera dan makmur, warga negara atau rakyat harus bisa menguasai teknologi, sains, dan industri.

”Karena itu, tiap negara dan bangsa yang sunguh-sungguh mengerti strategi dan jalan menuju kemakmuran, pasti menempatkan pendidikan di tempat yang teratas. Itu menjadi keputusan bangsa Indonesia. Kita dalam APBN, dalam belanja nasional pendidikan, menempati tempat teratas,” kata Presiden.

Dibayarkan tiap bulan

Mu’ti menyampaikan terima kasih atas kehadiran Presiden yang membersamai insan pendidikan di Kemendikdasmen, antara lain hadir pada peluncuran mekanisme baru tunjangan guru ASN daerah langsung ke rekening guru. Hal itu yang menunjukkan komitmen Presiden meningkatkan kesejahteraan guru dan membersamai guru.

Mu’ti mengatakan, percepatan penyaluran tunjangan sertifikasi guru langsung ke rekening guru sebagai realisasi dari komitmen Presiden agar layanan publik tidak birokratis, tetapi cepat dan efektif. Selama ini tranfer tunjangan sertifikasi guru ASN dari pemerintah daerah ke rekening guru.

”Transfer tiga bulan sekali. Ini memakan waktu lama. Ada daerah yang terlambat. Kebijakan penyaluran langsung ini sebagai terobosan dan jawaban terhadap aspirasi guru. Tidak benar pemerintah antikritik dan tidak mendengar aspirasi masyarakat,” kata Mu’ti.

Guru ASN yang menerima transfer tunjangan sertifikasi sebanyak 1.476.964 guru, ditransfer oleh pemerintah daerah. Adapun guru non-ASN sebanyak 392.802 guru dari Kemendikdasmen.

Guru Kelas 2 Maria Yasinta Mau Ghari tengah memberikan materi kepada anak didiknya dalam kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Wudu di Kelurahan Rega, Boawe, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (9/2/2023). Guru yang mengajar siswa kelas 1 sampai 3 di SDI Wudu menggunakan pendekatan bahasa ibu untuk meningkatkan literasi siswa.

Mu’ti menyatakan, jika verifikasi dan validasi guru sudah selesai dan rekening valid, tunjangan sertifiaksi langsung dikirim ke rekening guru. Seusai peluncuran, transfer tunjangan sertifikasi langsung dari Kementerian Keuangan ke rekening guru setiap bulan.

”Untuk yang pertama ini, guru yang sudah valid akan menerima dari Januari-Maret 2025. Selanjutnya tiap bulan. Pembayaran di bulan Maret ini sebagai hadiah guru untuk merayakan Idul Fitri dengan gembira dan sejahtera serta dapat menunaikan tugas dengan baik,” kata Mu’ti.

Mu’ti mengatakan, sebelum peluncuran, ada 250.000 guru yang valid. Guru ASN menerima tunjangan sertifikasi sebesar satu kali gaji pokok, guru non-ASN menerima Rp 2 juta per bulan. Ada tiga kabupaten paling cepat melengkapi persyaratan, yakni Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Temanggung, dan Kudus.

Guru lebih fokus

Mu’ti menegaskan, pembayaran tunjangan sertifikasi langsung ke rekening guru merupakan upaya untuk memudahkan administrasi dan memberikan kesejahteraan pada guru. ”Ini mudah-mudahan guru lebih fokus mengajar dan lebih maju lagi,” kata Mu’ti.

Terkait guru yang belum mendapat tunjangan sertifikasi guru, Mu’ti mengatakan, guru harus mengikuti  pendidikan profesi guru (PPG). Di tahun ini awalnya direncanakan sekitar 806.000 guru.

Akibat efisiensi anggaran, dana yang ada di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara baru untuk sekitar 353.000 guru. Namun, nanti akan diupayakan tetap sesuai kuota dengan meminta tambahan dana lewat anggaran tambahan.

Kepala SMPN 29 Jakarta Abdul Malik menyambut baik perubahan pembayaran tunjangan sertifikasi yang langsung ke rekening guru dan tiap bulan. Selama ini pembayaran tiap tiga bulan.

”Bagus, ya, jadi tidak perlu menunggu lama. Gaji cair, tunjangan sertifikasi juga cair di bulan yang sama. Jadi tidak perlu tunggu lama karena terkadang ada juga kebutuhan yang tidak bisa menunggu,” kata Abdul.

Suasana ruang belajar Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Lembaga Pendidikan dan Tenaga Keguruan Universitas Lampung, Lampung, beberapa waktu lalu. Calon guru harus menempuh pendidikan profesi untuk mendapat sertifikasi sebagai guru profesional.

Menurut Abdul, pemberian tunjangan sertifikasi diharapkan meningkatkan kesejahteraan dan juga dapat digunakan guru untuk meningkatkan kapasitas diri.

”Beragam ya uang sertifikasi dimanfaatkan guru. Saya sebagai kepala sekolah tetap mengimbau guru menambah kapasitas dengan pelatihan dan buku untuk mengajar. Semoga tunjangan sertifikasi tiap bulan jadi lancar,” kata Abdul.

Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mengatakan, pembayaran tunjangan sertifikasi yang langsung ditransfer ke rekening pribadi para guru tanpa melalui rekening kas umum daerah (RKUD) merupakan terobosan positif yang akan meningkatkan kesejahteraan guru dan mempercepat proses penerimaan tunjangan secara tepat waktu.

”Kami di Komisi X DPR menyambut baik kebijakan ini karena ini adalah jawaban atas aspirasi para guru yang selama ini kerap menghadapi keterlambatan dalam penerimaan tunjangan akibat proses birokrasi di daerah,” ujarnya.

Sudarmuji (35), guru kelas II Sekolah Dasar Negeri 026 Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, mengajar siswanya menulis cerita, Kamis (13/4/2023).

”Dengan penyaluran langsung dari Kementerian Keuangan ke rekening guru, kami berharap para guru dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas mulia mereka mencerdaskan anak bangsa tanpa harus khawatir dengan keterlambatan tunjangan,” ujarnya.

Perubahan mekanisme ini diharapkan meningkatkan motivasi dan kinerja para guru menjalankan tugas. ”Kami akan mengawal implementasi kebijakan ini agar berjalan lancar dan tepat sasaran. Guru adalah pilar utama menciptakan generasi unggul, maka kesejahteraan mereka harus jadi prioritas,” kata Hetifah tegas.

 


Kerabat Kerja

Penulis:

Ester Lince Napitupulu
 | 

Editor:

Evy Rachmawati