Turnamen Tenis Madrid Terganggu Listrik Putus

Momen langka terjadi pada turnamen tenis. Turnamen ATP/WTA Madrid tak berjalan selama hampir sehari karena putusnya aliran listrik.

29 Apr 2025 10:32 WIB · Olahraga

Oleh Yulia Sapthiani

MADRID, SENIN — Putusnya aliran listrik di beberapa wilayah di Spanyol dan Portugal membuat turnamen tenis ATP Masters/WTA 1000 Madrid terganggu. Hampir semua pertandingan yang terjadwal berlangsung Senin (28/4/2025) batal digelar dan akan diubah ke Selasa.

Dari 26 pertandingan yang seharusnya berlangsung Senin, hanya empat yang selesai sebelum listrik putus di Caja Magica, Madrid, Spanyol. Kompleks lapangan tenis ini menjadi tempat penyelenggaraan turnamen lapangan tanah liat berlevel ATP Masters 1000 untuk putra dan WTA 1000 untuk putri. ATP/WTA Madrid, yang digelar sejak 2002, adalah salah satu turnamen pemanasan untuk Grand Slam Perancis Terbuka, puncak persaingan di lapangan tanah liat.

Listrik terputus terjadi Senin mulai pukul 12.34 waktu setempat (pukul 17.34 WIB). Tak hanya membuat lampu padam, kejadian itu membuat line calling dan spider cam system tak berjalan. Line calling adalah sistem yang menggantikan kerja hakim garis untuk menyebut jejak pantulan bola, in atau out. Sementara spider cam digunakan untuk merekam jejak bola tersebut dan rekamannya akan diperlihatkan saat petenis meminta tayangan ulang.

Panitia penyelenggara turnamen mengatakan, tak ada jalan lain selain menghentikan pertandingan pada Senin untuk menjamin keamanan petenis dan timnya, penonton, dan panitia. Begitu dipastikan putusnya aliran listrik tak bisa pulih dengan cepat, penonton diminta meninggalkan arena pertandingan.

Petenis Bulgaria Grigor Dimitrov mengembalikan bola ke petenis Inggris Jacob Fearnley pada laga babak ketiga ATP Masters Madrid di Caja Magica, Madrid, Senin (28/4/2025). Laga terhenti pada skor 6-4, 5-4 untuk keunggulan Dimitrov karena listrik padam.

Kejadian itu, seperti dikatakan operator listrik Spanyol (REE), memengaruhi 35 persen kebutuhan listrik di negara tersebut. Lampu lalu lintas dan lampu-lampu di pertokoan padam sehingga sebagian Madrid pun gelap gulita. Kondisi serupa terjadi di Portugal dan mulai pulih sejak Senin tengah malam.

Putusnya listrik membuat pertandingan antara Grigor Dimitrov dan Jacob Freanly dihentikan saat Dimitrov unggul 6-4, 5-4. Lima kali juara Grand Slam tunggal putri, Iga Swiatek, duduk di ruang tunggu bersama calon lawannya, Diana Shnaider, dalam gelap.

Juara tunggal putri Amerika Serikat Terbuka 2023, Cori ”Coco” Gauff, bersiap untuk mandi di ruang ganti pemain setelah mengalahkan Belinda Bencic, 6-4, 6-2, pada babak keempat. ”Saya akhirnya hanya membersihkan tubuh dengan tisu basah dan menyemprotkan parfum,” ujar Coco yang akan melawan Mirra Andreeva pada perempat final.

Andreeva juga bisa menyelesaikan pertandingan babak keempatnya melawan Yulia Starodubtseva dengan kemenangan 6-1, 6-4. Pertemuan Coco dan Andreeva akan terjadi untuk ketiga kalinya setelah Coco menang pada babak ketiga Perancis Terbuka dan babak kedua AS Terbuka 2023.

Petenis AS Coco Gauff mengembalikan bola ke petenis Swiss Belinda Bencic pada laga babak keempat WTA 1000 Madrid di Caja Magica, Madrid, Senin (28/4/2025). Gauff menang dengan skor 6-4, 6-2. Setelah laga itu, listrik di lokasi pertandingan padam.

Pada tunggal putra, hanya Matteo Arnaldi yang bisa menyelesaikan pertandingan pada Senin dan menang atas Damir Dzumhur di babak ketiga. Arnaldi menang dengan skor 6-3, 6-4 dan menanti lawan pada babak berikutnya, antara Frances Tiafoe atau Alexandre Mueller.

Selain pertandingan yang ditunda sehari sebelumnya, Selasa akan menjadi hari yang sibuk dengan dipertandingkannya babak keempat. Unggulan teratas tunggal putra dan putri, yaitu Alexander Zverev dan Aryna Sabalenka, akan tampil. Zverev akan melawan Frencisco Cerundolo, sementara Sabalenka berhadapan dengan Peyton Stearns. (AFP/AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .