Ukraina Tembakkan Rudal AS ke Rusia

Rudal-rudal AS itu ditembakkan ke kota Karachev di Provinsi Bryansk, Rusia.

19 Nov 2024 22:41 WIB · Internasional

Oleh Kris Mada

KYIV, SELASA — Hanya dua hari sejak dapat izin, Ukraina menggunakan rudal taktis Angkatan Darat Amerika Serikat untuk menyerang Rusia. Inilah pertama kalinya senjata buatan AS dipakai Ukraina menyerang wilayah Rusia.

Media Ukraina, RBC, melaporkan rudal ATACMS diluncurkan pada Selasa (19/11/2024) sore waktu Kyiv atau Selasa malam WIB. RBC mengutip sumber di Kementerian Pertahan Ukraina.

Rudal-rudal AS itu ditembakkan ke kota Karachev di Provinsi Bryansk, Rusia. Kota itu berjarak 116 kilometer dari dari perbatasan Ukraina-Rusia. Sementara ATACMS bisa menjangkau sasaran hingga 305 kilometer.

Ukraina melancarkan dua gelombang serangan ke Karachev. Pada Selasa malam, Kyiv menerbangkan pesawat nirawak berpeledak. Sementara itu, pada Selasa sore, Kyiv menembakkan ATACMS.

Serangan dengan pesawat nirawak diumumkan Kantor Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina. Sementara serangan dengan ATACMS belum dikomentari secara resmi oleh Ukraina.

Bahkan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menolak menjawab pertanyaan soal penggunaan ATACMS. Pertanyaan diajukan dalam konferensi pers di Kyiv beberapa menit selepas beredar kabar penggunaan rudal tersebut.

Media Rusia, TASS, menyebut ada enam ATACMS ditembakkan. Moskwa mengklaim menjatuhkan lima dari enam rudal tersebut. Satu rudal lagi tidak diungkap mencapai sasaran apa.

Rudal taktis Angkatan Darat (ATACMS) buatan Amerika Serikat dipakai dalam latihan di Korea Selatan pada Oktober 2022.
Rudal taktis Angkatan Darat (ATACMS) buatan Amerika Serikat ditembakkan dalam latihan di Korea Selatan pada Juni 2022
Rudal taktis Angkatan Darat (ATACMS) milik Amerika Serikat  dalam latihan di Korea Selatan pada Juli 2017

Serangan dilancarkan tidak sampai 48 jam sejak terungkap Presiden AS Joe Biden mengizinkan ATACMS dipakai menyerang Rusia. Sejak 2023, AS mengirimkan sejumlah ATACMS ke Ukraina. Walakin, AS melarang rudal itu dipakai menyerang wilayah Rusia. Ukraina hanya boleh memakai senjata pasokan AS untuk pertahanan atau menyerang pasukan pendudukan Rusia di wilayah Ukraina.

Menjelang perang berlangsung 1.000 hari, Biden mengubah aturan penggunaan rudal itu. Tidak hanya di Rusia, keputusan Biden juga disikapi dengan marah oleh sejumlah orang di AS. Para politisi Republikan menyebut Biden menjerumuskan AS dan dunia pada kondisi berbahaya.

Sementara itu, sejumlah pejabat Rusia menyebut, Moskwa akan membalas serangan dengan ATACMS. Belum diketahui apa balasan Rusia selepas ATACMS benar-benar ditembakkan. (AFP/REUTERS/AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kris Mada
 | 

Editor:

Fransisca Romana Ninik W