Virus Hanta dan Keseharian Penumpang MV Hondius

Melihat keseharian penumpang kapal MV Hondius yang dilanda wabah virus hanta.

12 Mei 2026 11:15 WIB · Internasional

AP

Oleh Ignatius Danu Kusworo

Foto puluhan jurnalis mengarahkan kamera ke arah yang sama, yakni ke kapal MV Hondius yang tiba di Pelabuhan Granadilla, Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, Minggu (10/5/2026). Saat itu mereka meliput proses evakuasi ratusan penumpang kapal pesiar MV Hondius yang terkena wabah virus hanta. Foto ini terlihat berbeda karena diabadikan dari sisi yang tidak dapat diakses oleh wartawan. Mungkin foto itu diabadikan oleh penumpang kapal atau petugas evakuasi.

Sejumlah foto lain yang menampilkan aktivitas penumpang ataupun kru juga diabadikan dengan sangat dekat. Salah satunya adalah foto penumpang yang diturunkan dari kapal MV Hondius. Tampak fotografer berada dalam antrean di belakang tiga penumpang lain dan seorang petugas Guardia Civil yang mengarahkan penumpang untuk berpindah ke kapal penjemput.

Penumpang menyaksikan peumpang lain yang diturunkan dari kapal pesiar MV Hondius yang dilanda hantavirus di pelabuhan Granadilla di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, Minggu (10//5/2026).
Pemandangan dari jembatan kapal pesiar MV Hondius setelah tiba  di pelabuhan Granadilla di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, Minggu (10/5/2026).
Penumpang diturunkan dari kapal pesiar MV Hondius yang dilanda wabah hantavirus di pelabuhan Granadilla di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, Minggu (10/5/2026).

Dari foto yang lain, kita bisa melihat keseharian penumpang yang berada di kapal pesiar MV Hondius. Kapal ini terpaksa dihentikan pelayarannya dan semua penumpang dievakuasi karena virus hanta yang telah merenggut nyawa 3 penumpangnya. 

Melihat foto-foto yang ada, suasananya tidak ada bedanya dengan sebuah palayaran kapal pesiar pada umumnya. Sebuah foto tertanggal 6 Mei memperlihatkan beberapa tempat di bagian kapal. Seorang penumpang memeriksa kamera mirrorless-nya di kabin atau kamar tempat tinggal selama di kapal. Di dalam kamar terdapat empat tidur dalam dua ranjang lipat bersusun dengan perlengkapan sofa dan meja kerja.

Seorang penumpang membuat minuman di meja bar bersama. Terlihat banyak pilihan jenis minuman kemasan dan gelas yang tersusun rapi di rak. Ada pula suasana di sebuah ruang santai bersama. Beberapa penumpang duduk menikmati pertandingan sepak bola Liga Champions 2025-2026 antara Bayern Muenchen melawan Paris Saint-Germain (PSG).

Seorang penumpang memeriksa kameranya di dalam kabin di kapal MV Hondias dilanda hantavirus, selama pelayaran ke pelabuhan Tenerife Spanyol, Rabu (6/5/2026).
Penumpang kapal pesiar MV Hondias yang dilanda hantavirus,  menonton pertandingan sepak bola di televisi selama perjalanan mereka ke pelabuhan Tenerife Spanyol, Rabu (6/5/2026).
Anggota kru kapal pesiar MV Hondius yang dilanda hantavirus, menunggu giliran untuk wawancara pertama dengan ahli epidemiologi, selama pelayaran ke pelabuhan Tenerife Spanyol, Rabu (6/5/2026).
Seorang penumpang di kapal pesiar yang dilanda hantavirus, MV Hondius, meracil minuman di area layanan mandiri kapal selama pelayaran ke pelabuhan Tenerife Spanyol, Rabu (6/5/2026).

Hari Rabu (6/5/2026), kapal MV Hondius bersandar di lepas Pantai Paira, di dekat pelabuhan Tenerife, Spanyol. Beberapa petugas dan ahli epidemiologi dengan perlengkapan khusus menaiki kapal untuk melakukan pemeriksaan terhadap penumpang.

Dua pasien virus hanta dan satu orang yang diduga terinfeksi dievakuasi serta dipindahkan dengan kapal kecil menuju bandara di Tanjung Verde, Afrika Barat, dan segera diterbangkan. Dua pasien di antaranya tiba di bandara Amsterdam pada Rabu malam dan dibawa ke rumah sakit yang berbeda. Adapun satu pasien mendarat di Kepulauan Canary.

Pemandangan dari jembatan kapal pesiar MV Hondius setelah tiba  di pelabuhan Granadilla di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, Minggu (10/5/2026).
Penumpang di kapal pesiar yang dilanda hantavirus menikmati cakrawala dengan teropong selama perjalanan mereka ke pelabuhan Tenerife Spanyol, Rabu (6/5/2026).
Penumpang diturunkan dari kapal pesiar MV hondius yang dilanda hantavirus di pelabuhan Granadilla di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, Minggu (10/5/2026).

Foto-foto lain yang juga diambil oleh penumpang memperlihatkan saat semua penumpang diturunkan dari kapal pesiar MV Hondius di Pelabuhan Granadilla. Penumpang satu per satu, dipandu petugas berpakaian hazmat lengkap dengan sarung tangan dan pelindung muka. Barang-barang penumpang dikemas dalam plastik transparan berukuran besar.

Selanjutnya penumpang akan diterbangkan dengan pesawat khusus atau pesawat carteran ke negara masing-masing untuk mendapatkan menjalani pemeriksaan dan perawatan khusus sesuai protokol kesehatan negaranya.

Jurnalis meliput kapal pesiar MV Honcius yang dilanda hantavirus di pelabuhan Granadilla di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, Minggu (10/5/2026).
Seorang penumpang melambai kepada petugas Guardia Civil saat mereka diturunkan dari kapal pesiar MV Hondius yang dilanda hantavirus di pelabuhan Granadilla di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, Minggu (10/5/2026).
Penumpang diturunkan dari kapal pesiar MV Hondius yang dilanda hantavirus di pelabuhan Granadilla di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, Minggu (10/5/2026).
Penumpang di kapal pesiar yang dilanda hantavirus, menyaksikan ahli epidemiologi menaiki kapal di Praia, pelabuhan Tenerife Spanyol, Rabu (6/5/2026)

Adapun kapal MV Hondius saat ini dalam perjalanan dari Tenerife ke Rotterdam di Belanda untuk menjalani disinfektan. Masih ada 25 awak kapal dan dua staf medis dalam pelayaran pulang itu. Kapal tersebut juga membawa jenazah seorang penumpang berkebangsaan Jerman yang meninggal selama pelayaran.

Perjalanan kapal

Kapal Hondius berangkat dari Argentina selatan pada 1 April 2026. Pada 6 April, seorang pria Belanda berusia 70 tahun jatuh sakit dengan gejala demam, sakit kepala, dan diare. Ia meninggal di atas kapal pada 11 April setelah mengalami kesulitan bernapas. 

Sebuah kapal menuju pelabuhan usai singgah dari kapal pesiar MV Hondius di pelabuhan Praia, ibu kota Tanjung Verde, pada Rabu (6/5/2026).

Saat kejadian, kapal tersebut berada di antara wilayah kepulauan Inggris, Georgia Selatan dan St Helena, di tengah Samudra Atlantik Selatan, menurut data dari situs pelacakan kapal MarineTraffic. Penyebab kematian saat itu belum dapat ditentukan.

Kapal itu berlayar selama hampir dua minggu, berhenti di dekat pulau Tristan da Cunha sebelum mencapai St Helena, tempat jenazah pria Belanda itu dipindahkan pada 24 April. Istrinya yang berusia 69 tahun turut turun dari kapal untuk mendampingi.

Ambulans menunggu tiga pasien yang dievakuasi dari kapal Hondius, di bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda, Rabu (6/5/2026).

Wanita itu, yang sudah menunjukkan gejala, kondisinya memburuk selama penerbangan ke Afrika Selatan tanggal 25 April dan pingsan di bandara di sana. Dia meninggal di rumah sakit pada 26 April, kata WHO.

Penumpang lain, seorang pria Inggris, jatuh sakit di kapal setelah meninggalkan St Helena dan berlayar ke Pulau Ascension kecil, sekitar 1.300 kilometer di utara. Ia mengalami demam tinggi, sesak napas, dan gejala pneumonia, dan dievakuasi dari Pulau Ascension ke Afrika Selatan pada 27 April. Ia dirawat di ruang perawatan intensif di Afrika Selatan.

Petugas medis mengawal evakuasi seorang pasien, (kedua dari kanan) dari kapal pesiar MV Hondius dengan dugaan infeksi hantavirus, ke ambulans setelah diterbangkan ke bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda, Rabu (6/5/2026).

Korban jiwa ketiga, seorang wanita Jerman, meninggal di kapal pada Sabtu (2/5/2026) setelah kapal berlayar menuju tujuan baru di Tanjung Verde. Ia meninggal empat hari setelah jatuh sakit dan juga menunjukkan gejala pneumonia, gejala yang biasa disebabkan oleh virus hanta.  (AP/AFP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Ignatius Danu Kusworo
 | 

Editor:

Demitrius Wisnu Widiantoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan