BULU TANGKIS

Zaki Menantang Christo Popov di Malaysia Masters

Zaki dan Jonatan memenangi babak kedua turnamen Malaysia Masters 2026. Mereka menjadi dua wakil Indonesia tersisa yang lolos ke perempat final.

21 Mei 2026 17:53 WIB · Olahraga

Humas PP PBSI

Oleh Yulia Sapthiani

KUALA LUMPUR, KAMIS — Untuk pertama kali, Mohammad Zaki Ubaidillah akan tampil dalam perempat final turnamen bulu tangkis BWF World Tour level Super 500. Atlet tunggal putra Indonesia itu akan menjalani babak itu dengan melawan Christo Popov, salah satu atlet yang membawa Perancis ke final Piala Thomas, di Malaysia Masters 2025.

Laga perempat final itu akan berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (22/5/2026). Zaki akan berhadapan dengan atlet unggulan untuk kedua kalinya di Malaysia Masters 2026 setelah mengalahkan Lakshya Sen (India/unggulan kedelapan) pada babak pertama.

Adapun Popov, tunggal putra ranking keempat dunia, menjadi unggulan ketiga. ”Melawan Christo Popov, saya mau siapkan pola pikirnya dulu karena lawan tidak mudah dimatikan. Saya mau bermain nothing to lose, aja,” kata Zaki.

Atlet berusia 18 tahun itu mendapatkan tempat di perempat final setelah mengalahkan Jeon Hyeok-Jin dengan skor 21-10, 16-21, 21-16 pada babak kedua, Kamis (21/5/2026).

Mohammad Zaki Ubaidillah melakukan smes  pada babak kedua turnamen Malaysia Terbuka di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (21/5/2026). Saki menang atas Jeon Hyeok-jin (Korea Selatan).

Mereka bertemu untuk kedua kalinya dalam dua pekan beruntun setelah babak kedua Thailand Masters yang dimenangi Jeon. Zaki pun mempelajari permainan lawan melalui rekaman video untuk bermain lebih baik. Dia bahkan bisa bangkit pada gim ketiga setelah tertinggal 0-4.

Sementara Christo menang atas Anthony Sinisuka Ginting 21-17, 21-14. Penilaian Anthony tentang Christo bisa menjadi bekal Zaki untuk menjalani perempat final.

”Christo salah satu pemain yang ulet dan jarang membuat kesalahan, tidak mudah untuk dapat satu poin dari dia. Jadi, harus siap capek juga. Strategi kali ini memang harus siap capek. Namun, saat mengadu strategi tadi kurang pas dan kurang bisa mengantisipasi dengan baik,” kata Anthony.

Christo dan atlet putra Perancis lainnya bermain di Thailand Terbuka setelah membuat sejarah untuk negara mereka. Christo, Alex Lanier, dan Toma Junior Popov menjadi motor tim bulu tangkis putra Perancis dalam melangkah ke final Piala Thomas 2026 di Horsens, Denmark, 24 April-3 Mei. Mereka mengalahkan Indonesia, Jepang, dan India sebelum dikalahkan China di final.

Anthony Sinisuka Ginting berusaha mengembalikan pukulan lawan pada  babak kedua turnamen Malaysia Masters di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (21/5/2026). Anthony kalah dari Christo Popov (Perancis).

Namun, di Malaysia, langkah Lanier dihentikan atlet muda China, Hu Zhe An, pada babak kedua. Lanier, yang menjadi unggulan ketujuh, kalah 21-15, 6-21, 15-21.

Bagi Zaki, yang masih minim pengalaman dalam persaingan BWF World Tour, kemenangan atas Jeon membuatnya lolos ke perempat final turnamen Super 500 untuk pertama kali. Dalam lima turnamen selevel lain, hasil terbaiknya adalah ketika mencapai babak kedua Indonesia Masters dan Thailand Terbuka, juga, pada 2026.

Pada 2025 dan Indonesia Masters, Zaki harus bersaing sejak babak kualifikasi dalam turnamen Super 500. Namun, seiring dengan naiknya posisi dalam daftar peringkat dunia, dia bisa langsung tampil pada babak utama di Thailand Terbuka dan Malaysia Masters. Saat ini, finalis Kejuaraan Dunia Yunior 2025 tersebut menempati ranking ke-38 di bawah dua seniornya, yakni Jonatan Christie (5) dan Alwi Farhan (13).

Jonatan juga melaju ke perempat final setelah mengalahkan Wang Po Wei 21-16, 19-21, 21-13. Unggulan keempat ini akan berhadapan dengan Hu Zhe An di perempat final.

Anthony Sinisuka Ginting kalah pada babak kedua turnamen Malaysia Masters di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (21/5/2026). Anthony kalah dari Christo Popov (Perancis).

Dua wakil tersisa

Zaki dan Jonatan menjadi dua wakil Indonesia tersisa setelah sebagian besar atlet tersingkir pada babak kedua. Kekalahan 16 wakil lainnya sebelum turnamen memasuki fase perempat final memperlihatkan buruknya kualitas bulu tangkis Indonesia.

Nomor ganda campuran bahkan menurunkan semua kekuatan utama, di antaranya Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Amri/Nita, Adnan/Indah, dan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti kalah pada babak kedua, sementara Jafar/Felisha tersingkir di babak pertama.

Hasil serupa didapat di Thailand Terbuka. Sebanyak enam ganda campuran ”Merah Putih” tak ada yang bisa melewati babak kedua.

 


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

FX Sukoto