Sebuah upacara pemakaman simbolis untuk koin satu sen, yang dihentikan peredarannya, diadakan di depan Monumen Lincoln di Washington, AS.
22 Des 2025 09:01 WIB · Internasional
AP/Julia Demaree Nikhinson
Sebuah karya seni bergambar mantan Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln yang terbuat dari koin satu sen dipajang di depan Monumen Lincoln di Washington, Amerika Serikat, Sabtu (20/12/2025). Di sampingnya tersedia buku tamu, sebagaimana layaknya sebuah upacara kematian.
Satu per satu pelayat berdatangan. Mereka berpakaian hitam tanda berkabung, lengkap dengan kerudung bagi yang perempuan dan berbaris untuk menulis di buku kenangan. Lalu berjalan menuju peti mati berwarna putih, yang dijaga oleh beberapa orang yang berdandan dan berpakaian layaknya Abraham Lincoln.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/12/21/7eff6326-9158-441d-9fc9-f9d31b844190_jpg.jpg)
Sabtu itu ratusan warga AS berkumpul dan mengadakan upacara pemakaman simbolis, menandai dihentikannya pencetakan uang koin satu sen. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah Amerika Serikat telah menghentikan pencetakan uang koin 1 sen pada November lalu.
Setelah digunakan dan beredar selama 230 tahun, tepatnya sejak tahun 1793, koin satu sen AS akhirnya tidak lagi diproduksi. Alasan penghematan menjadi dasar keputusan ini.
Biaya pembuatan setiap koin satu sen hampir 4 sen. Bagi pemerintahan Donald Trump, ini pemborosan. ”Sudah terlalu lama Amerika Serikat mencetak uang (satu) sen yang harganya benar-benar lebih dari 2 sen,” tulis Trump dalam sebuah unggahan daring pada bulan Februari.
Ketika koin terakhir muncul, para tamu undangan bertepuk tangan dan bersorak satu sama lain. Koin-koin tersebut kemudian dengan hati-hati diletakkan di atas nampan dan akan dilelang.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/12/21/5b3c5bec-fce6-4a53-a28f-63cd4f34326c_jpg.jpg)
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/12/21/f38fa940-fa91-4cbb-84b3-f17feaf705fe_jpg.jpg)
Diperkirakan masih ada 250 miliar sen yang beredar di AS dan akan tetap menjadi alat pembayaran yang sah, tetapi uang baru tidak akan dibuat lagi. Koin AS lain yang terakhir dihentikan produksinya adalah setengah sen. Koin setengah sen dihentikan produksinya pada tahun 1857.
Lelang sen terakhir, Percetakan Uang Amerika Serikat berhasil menjual 232 set koin tiga sen dengan harga fantastis, 16,76 juta dollar AS. Lelang diadakan pada Kamis (11/12/2025) oleh Stack’s Bowers Galleries.
Set ke-232 yang berisi tiga koin sen terakhir yang pernah dibuat terjual seharga 800.000 dollar AS atau setara Rp 13,3 miliar. Pemenang lelang juga mendapatkan tiga cetakan yang digunakan untuk mencetak koin sen Lincoln tersebut. Sebuah harga yang dinilai sangat fantastis bagi keping uang senilai 1 sen.
Saat upacara penguburan berlangsung, pelayat juga melemparkan 1 sen ke dalam toples kaca, atau ke peti mati berwarna putih. Seorang pria yang berpakaian seperti mantan Presiden Abraham Lincoln, dengan jambang dan jenggot, serta dandanan jas dan topi, memberi sambutan, bergantian dengan seorang pria yang berpakaian seperti George Washington.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/12/21/616cd6e8-435e-4fc3-b63b-d838222c68e0_jpg.jpg)
Peti mati putih berisi koin 1 sen kemudian ditutup dan dibawa pergi oleh pria-pria yang berdandan ala Abraham Lincoln. Sebuah perpisahan setelah kebersamaan selama 232 tahun yang mengharukan. (AP)
Penulis:
Ignatius Danu KusworoEditor:
Demitrius Wisnu WidiantoroPenyelaras Bahasa:
Nur Adji