”Abraham Lincoln” dan ”George Washington” Melayat Koin 1 Sen

Sebuah upacara pemakaman simbolis untuk koin satu sen, yang dihentikan peredarannya, diadakan di depan Monumen Lincoln di Washington, AS.

22 Des 2025 09:01 WIB · Internasional

AP/Julia Demaree Nikhinson

Oleh Ignatius Danu Kusworo

Sebuah karya seni bergambar mantan Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln yang terbuat dari koin satu sen dipajang di depan Monumen Lincoln di Washington, Amerika Serikat, Sabtu (20/12/2025). Di sampingnya tersedia buku tamu, sebagaimana layaknya sebuah upacara kematian.

Satu per satu pelayat berdatangan. Mereka berpakaian hitam tanda berkabung, lengkap dengan kerudung bagi yang perempuan dan berbaris untuk menulis di buku kenangan. Lalu berjalan menuju peti mati berwarna putih, yang dijaga oleh beberapa orang yang berdandan dan berpakaian layaknya Abraham Lincoln.

Pelayat melemparkan koin satu sen ke dalam toples di depan Monumen Lincoln di Washington.

Sabtu itu ratusan warga AS berkumpul dan mengadakan upacara pemakaman simbolis, menandai dihentikannya pencetakan uang koin satu sen. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah Amerika Serikat telah menghentikan pencetakan uang koin 1 sen pada November lalu.

Setelah digunakan dan beredar selama 230 tahun, tepatnya sejak tahun 1793, koin satu sen AS akhirnya tidak lagi diproduksi. Alasan penghematan menjadi dasar keputusan ini. 

Uang sen tergeletak di peti mati saat pemakaman tiruan untuk koin 1 sen, yang dihentikan pencetakannya awal tahun ini, Sabtu (20/12/2025).
Sebuah karya seni mantan Presiden Abraham Lincoln yang terbuat dari koin 1 sen dipajang di pemakaman simbolis koin 1 sen, Sabtu, (20/12/2025).
Seseorang yang berpakaian seperti George Washington berbicara di pemakaman koin 1 sen, Sabtu (20/12/2025).
Seorang pria berpakaian seperti mantan Presiden Abraham Lincoln berbicara di pemakaman simbolis koin 1 sen, yang dihentikan pencetakannya awal tahun ini, Sabtu (20/12/2025).

Biaya pembuatan setiap koin satu sen hampir 4 sen. Bagi pemerintahan Donald Trump, ini pemborosan. ”Sudah terlalu lama Amerika Serikat mencetak uang (satu) sen yang harganya benar-benar lebih dari 2 sen,” tulis Trump dalam sebuah unggahan daring pada bulan Februari. 

Ketika koin terakhir muncul, para tamu undangan bertepuk tangan dan bersorak satu sama lain. Koin-koin tersebut kemudian dengan hati-hati diletakkan di atas nampan dan akan dilelang.

comparison left
comparison right
before-after-arrow

Diperkirakan masih ada 250 miliar sen yang beredar di AS dan akan tetap menjadi alat pembayaran yang sah, tetapi uang baru tidak akan dibuat lagi. Koin AS lain yang terakhir dihentikan produksinya adalah setengah sen. Koin setengah sen dihentikan produksinya pada tahun 1857.

Lelang sen terakhir, Percetakan Uang Amerika Serikat berhasil menjual 232 set koin tiga sen dengan harga fantastis, 16,76 juta dollar AS. Lelang diadakan pada Kamis (11/12/2025) oleh Stack’s Bowers Galleries.

Orang-orang berkumpul untuk membuang uang receh 1 sen ke dalam peti mati di depan Monumen Lincoln di Washington.
Seorang pelayat memegang koin satu sen raksasa di depan Monumen Lincoln di Washington.
Seorang wanita mengenakan kerudung hitam di pemakaman di depan Monumen Lincoln di Washington.
Para pria berpakaian seperti mantan Presiden Abraham Lincoln di depan Monumen Lincoln di Washington.

Set ke-232 yang berisi tiga koin sen terakhir yang pernah dibuat terjual seharga 800.000 dollar AS atau setara Rp 13,3 miliar. Pemenang lelang juga mendapatkan tiga cetakan yang digunakan untuk mencetak koin sen Lincoln tersebut. Sebuah harga yang dinilai sangat fantastis bagi keping uang senilai 1 sen.

Saat upacara penguburan berlangsung, pelayat juga melemparkan 1 sen ke dalam toples kaca, atau ke peti mati berwarna putih. Seorang pria yang berpakaian seperti mantan Presiden Abraham Lincoln, dengan jambang dan jenggot, serta dandanan jas dan topi, memberi sambutan, bergantian dengan seorang pria yang berpakaian seperti George Washington.

Para pria berpakaian seperti mantan Presiden Abraham Lincoln membawa peti mati menuruni tangga di depan Monumen Lincoln, Sabtu (20/12/2025).

Peti mati putih berisi koin 1 sen kemudian ditutup dan dibawa pergi oleh pria-pria yang berdandan ala Abraham Lincoln. Sebuah perpisahan setelah kebersamaan selama 232 tahun yang mengharukan. (AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Ignatius Danu Kusworo
 | 

Editor:

Demitrius Wisnu Widiantoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji