Apa yang bisa Anda pelajari dari artikel ini?
- Apa agenda lawatan Presiden Prabowo ke Singapura?
- Berapa kerja sama strategis yang disepakati Indonesia-Singapura?
- Harapan apa yang muncul saat Presiden Prabowo dikunjungi PM Ceko Petr Fiala?
- Apa yang akan dibahas saat Presiden Prabowo bertemu Presiden Putin?
- Bagaimana perkembangan relasi Indonesia-Rusia?
- Apa hasil kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia?
1. Apa agenda lawatan Presiden Prabowo ke Singapura?
Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Singapura pada Minggu (15/6/2025) sore dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Presiden dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda pada Senin (16/6/2025).
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, melalui keterangan tertulis, menjelaskan, Presiden Prabowo akan mengikuti penyambutan resmi melalui upacara kenegaraan oleh Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam di Parliament House Singapura. Presiden Prabowo juga akan melakukan courtesy call dengan Presiden Tharman.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rolliansyah Soemirat menjelaskan, selain kunjungan kenegaraan, kunjungan Presiden Prabowo ke Singapura juga dilakukan untuk membalas kunjungan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong ke Indonesia, November 2024 lalu.
Sama halnya dengan kunjungan Wong ke Jakarta, kedua pemimpin akan membahas kerja sama strategis kedua negara. Pembahasan, antara lain, mengenai investasi dan sejumlah kerja sama di beberapa bidang.
Rolliansyah menambahkan, kedua pemimpin itu akan berbicara lebih terbuka dalam Leaders’ Retreat selama kunjungan Prabowo ke Singapura. ”Dalam format ini biasanya para pemimpin akan lebih terbuka berbicara, berbagi pandangan dan pemikiran dalam hubungan kedua negara, juga masalah regional dan internasional,” ujarnya.
2. Berapa kerja sama strategis yang disepakati Indonesia-Singapura?
Indonesia dan Singapura menyepakati 19 kerja sama strategis, salah satunya terkait dengan implementasi perjanjian ekstradisi yang sudah disepakati tiga tahun lalu. Penandatanganan 19 kesepakatan strategis itu berlangsung dalam pertemuan tahunan ”Leader’s Retreat” antara Presiden Prabowo dan PM Lawrence.
Menyangkut kesepakatan yang dijalin, khususnya di bidang politik dan keamanan, kedua negara menegaskan komitmen untuk mengimplementasikan sepenuhnya perjanjian kerja sama pertahanan serta percepatan finalisasi teknis wilayah pelatihan militer. Selain itu, kemajuan disebut telah dicapai dalam mekanisme perjanjian ekstradisi, termasuk pembaruan nota kesepahaman di antara Jaksa Agung kedua negara.
Di luar tiga kesepakatan di bidang politik dan keamanan, pemerintah kedua negara menyepakati 16 hal yang intinya memperkuat kerja sama bilateral di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, energi, pengembangan sumber daya manusia, hingga teknologi rendah karbon.
3. Harapan apa yang muncul saat Presiden Prabowo dikunjungi PM Ceko Petr Fiala?
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Ceko Petr Fiala di Praha, Ceko, Selasa (17/6/2025), waktu setempat. Pertemuan itu berlangsung saat Prabowo singgah di Praha dalam perjalanannya menuju Rusia untuk mengadakan kunjungan kenegaraan. Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Petr Fiala sama-sama berharap hubungan bilateral RI-Ceko semakin erat.
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Ceko Petr Fiala di hotel tempatnya menginap, di Praha, Ceko. Kedatangan Perdana Menteri Fiala disambut oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di lobi hotel. Fiala lalu bertemu dengan Prabowo di sebuah ruang pertemuan.
Fiala mengapresiasi kehadiran Prabowo di Praha di tengah perjalanan menuju Rusia. Di Rusia, Presiden dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dan mengikuti Forum Ekonomi Internasional di Saint Petersburg.
Oleh karena itu, sekalipun bukan dalam rangka kunjungan resmi, Perdana Menteri Fiala mengaku tetap meluangkan waktu untuk menemui Prabowo. Dalam perbincangan, ia pun mengenang kunjungannya ke Indonesia dua tahun lalu.
”Saya ingat kunjungan saya ke Indonesia dua tahun lalu. Itu sangat mengesankan bagi saya,” tutur Fiala melalui keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Rabu (18/6/2025).
4. Apa yang akan dibahas saat Presiden Prabowo bertemu Presiden Putin?
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan dan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (19/6/2025) waktu setempat. Selain membahas kerja sama ekonomi kedua negara, masalah regional dan global juga dibicarakan.
”Rencana kunjungan kepada Presiden Vladimir Putin, setelah beberapa rangkaian acara di pagi hari, seperti peletakan karangan bunga di makam pahlawan,” tutur Menteri Luar Negeri Sugiono kepada wartawan, Rabu (18/6/2025) malam.
Dalam pertemuan ini, ada pertemuan bilateral di antara kedua pemimpin negara bersama delegasi masing-masing. Pertemuan juga diakhiri dengan jamuan makan siang kenegaraan.
Selain membahas penguatan kerja sama kedua negara, menurut Sugiono, kedua pemimpin negara membicarakan masalah global dan regional.
5. Bagaimana perkembangan relasi Indonesia-Rusia?
Kunjungan Prabowo ke Rusia sempat menjadi sorotan karena ada pula undangan untuk hadir di leaders outreach negara-negara G7. Namun, Prabowo memilih ke Rusia.
Indonesia dan Rusia berkomitmen untuk meningkatkan hubungan kerja sama, apalagi Indonesia telah menjadi anggota penuh BRICS, organisasi kerja sama ekonomi yang didirikan oleh Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.
Presiden Prabowo Subianto diterima Presiden Rusia Vladimir Putin dalam kunjungan kenegaraannya di Istana Konstantinovsky, Saint Petersburg, Rusia, Kamis (19/6/2025) waktu setempat.
Presiden yang didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya itu juga diundang menjadi tamu kehormatan dan berbicara dalam Forum Ekonomi Internasional Saint Petersburg, Jumat (20/6/2025).
6. Apa hasil kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia?
Pemerintah Indonesia dan Rusia berkomitmen untuk menjaga konsistensi hubungan kerja sama yang telah terjalin sejak 75 tahun silam. Penguatan kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara terus diperluas di berbagai sektor strategis.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan, hubungan antara Rusia dan Indonesia memiliki sejarah panjang. Bahkan pada tahun ini, kedua negara memperingati 75 tahun hubungan diplomatik. Federasi Rusia selalu menjadi mitra penting bagi Indonesia di bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya.
Kerja sama bahkan sudah terjalin sejak Indonesia masih baru merdeka dan masih sangat miskin. Uni Soviet - yang pada saat itu Rusia menjadi intinya - sudah banyak membantu rakyat Indonesia.
Adapun Presiden Vladimir Putin menegaskan, Indonesia adalah mitra kunci Rusia di kawasan Asia Pasifik. Hubungan bilateral antara kedua negara telah berkembang secara tradisional dengan mengutamakan prinsip kepercayaan dan persahabatan.
Rusia bahkan memfasilitas proses pembangunan kenegaraan dan mendukung penguatan posisi Indonesia di arena internasional. "Hari ini, Rusia juga berusaha mengembangkan hubungan antarkedua negara secara konsisten," ujar Putin.
Apa yang bisa Anda pelajari dari artikel ini?
- Apa agenda lawatan Presiden Prabowo ke Singapura?
- Berapa kerja sama strategis yang disepakati Indonesia-Singapura?
- Harapan apa yang muncul saat Presiden Prabowo dikunjungi PM Ceko Petr Fiala?
- Apa yang akan dibahas saat Presiden Prabowo bertemu Presiden Putin?
- Bagaimana perkembangan relasi Indonesia-Rusia?
- Apa hasil kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia?
1. Apa agenda lawatan Presiden Prabowo ke Singapura?
Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Singapura pada Minggu (15/6/2025) sore dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Presiden dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda pada Senin (16/6/2025).
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, melalui keterangan tertulis, menjelaskan, Presiden Prabowo akan mengikuti penyambutan resmi melalui upacara kenegaraan oleh Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam di Parliament House Singapura. Presiden Prabowo juga akan melakukan courtesy call dengan Presiden Tharman.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rolliansyah Soemirat menjelaskan, selain kunjungan kenegaraan, kunjungan Presiden Prabowo ke Singapura juga dilakukan untuk membalas kunjungan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong ke Indonesia, November 2024 lalu.
Sama halnya dengan kunjungan Wong ke Jakarta, kedua pemimpin akan membahas kerja sama strategis kedua negara. Pembahasan, antara lain, mengenai investasi dan sejumlah kerja sama di beberapa bidang.
Rolliansyah menambahkan, kedua pemimpin itu akan berbicara lebih terbuka dalam Leaders’ Retreat selama kunjungan Prabowo ke Singapura. ”Dalam format ini biasanya para pemimpin akan lebih terbuka berbicara, berbagi pandangan dan pemikiran dalam hubungan kedua negara, juga masalah regional dan internasional,” ujarnya.
2. Berapa kerja sama strategis yang disepakati Indonesia-Singapura?
Indonesia dan Singapura menyepakati 19 kerja sama strategis, salah satunya terkait dengan implementasi perjanjian ekstradisi yang sudah disepakati tiga tahun lalu. Penandatanganan 19 kesepakatan strategis itu berlangsung dalam pertemuan tahunan ”Leader’s Retreat” antara Presiden Prabowo dan PM Lawrence.
Menyangkut kesepakatan yang dijalin, khususnya di bidang politik dan keamanan, kedua negara menegaskan komitmen untuk mengimplementasikan sepenuhnya perjanjian kerja sama pertahanan serta percepatan finalisasi teknis wilayah pelatihan militer. Selain itu, kemajuan disebut telah dicapai dalam mekanisme perjanjian ekstradisi, termasuk pembaruan nota kesepahaman di antara Jaksa Agung kedua negara.
Di luar tiga kesepakatan di bidang politik dan keamanan, pemerintah kedua negara menyepakati 16 hal yang intinya memperkuat kerja sama bilateral di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, energi, pengembangan sumber daya manusia, hingga teknologi rendah karbon.
3. Harapan apa yang muncul saat Presiden Prabowo dikunjungi PM Ceko Petr Fiala?
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Ceko Petr Fiala di Praha, Ceko, Selasa (17/6/2025), waktu setempat. Pertemuan itu berlangsung saat Prabowo singgah di Praha dalam perjalanannya menuju Rusia untuk mengadakan kunjungan kenegaraan. Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Petr Fiala sama-sama berharap hubungan bilateral RI-Ceko semakin erat.
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Ceko Petr Fiala di hotel tempatnya menginap, di Praha, Ceko. Kedatangan Perdana Menteri Fiala disambut oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di lobi hotel. Fiala lalu bertemu dengan Prabowo di sebuah ruang pertemuan.
Fiala mengapresiasi kehadiran Prabowo di Praha di tengah perjalanan menuju Rusia. Di Rusia, Presiden dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dan mengikuti Forum Ekonomi Internasional di Saint Petersburg.
Oleh karena itu, sekalipun bukan dalam rangka kunjungan resmi, Perdana Menteri Fiala mengaku tetap meluangkan waktu untuk menemui Prabowo. Dalam perbincangan, ia pun mengenang kunjungannya ke Indonesia dua tahun lalu.
”Saya ingat kunjungan saya ke Indonesia dua tahun lalu. Itu sangat mengesankan bagi saya,” tutur Fiala melalui keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Rabu (18/6/2025).
4. Apa yang akan dibahas saat Presiden Prabowo bertemu Presiden Putin?
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan dan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (19/6/2025) waktu setempat. Selain membahas kerja sama ekonomi kedua negara, masalah regional dan global juga dibicarakan.
”Rencana kunjungan kepada Presiden Vladimir Putin, setelah beberapa rangkaian acara di pagi hari, seperti peletakan karangan bunga di makam pahlawan,” tutur Menteri Luar Negeri Sugiono kepada wartawan, Rabu (18/6/2025) malam.
Dalam pertemuan ini, ada pertemuan bilateral di antara kedua pemimpin negara bersama delegasi masing-masing. Pertemuan juga diakhiri dengan jamuan makan siang kenegaraan.
Selain membahas penguatan kerja sama kedua negara, menurut Sugiono, kedua pemimpin negara membicarakan masalah global dan regional.
5. Bagaimana perkembangan relasi Indonesia-Rusia?
Kunjungan Prabowo ke Rusia sempat menjadi sorotan karena ada pula undangan untuk hadir di leaders outreach negara-negara G7. Namun, Prabowo memilih ke Rusia.
Indonesia dan Rusia berkomitmen untuk meningkatkan hubungan kerja sama, apalagi Indonesia telah menjadi anggota penuh BRICS, organisasi kerja sama ekonomi yang didirikan oleh Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.
Presiden Prabowo Subianto diterima Presiden Rusia Vladimir Putin dalam kunjungan kenegaraannya di Istana Konstantinovsky, Saint Petersburg, Rusia, Kamis (19/6/2025) waktu setempat.
Presiden yang didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya itu juga diundang menjadi tamu kehormatan dan berbicara dalam Forum Ekonomi Internasional Saint Petersburg, Jumat (20/6/2025).
6. Apa hasil kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia?
Pemerintah Indonesia dan Rusia berkomitmen untuk menjaga konsistensi hubungan kerja sama yang telah terjalin sejak 75 tahun silam. Penguatan kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara terus diperluas di berbagai sektor strategis.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan, hubungan antara Rusia dan Indonesia memiliki sejarah panjang. Bahkan pada tahun ini, kedua negara memperingati 75 tahun hubungan diplomatik. Federasi Rusia selalu menjadi mitra penting bagi Indonesia di bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya.
Kerja sama bahkan sudah terjalin sejak Indonesia masih baru merdeka dan masih sangat miskin. Uni Soviet - yang pada saat itu Rusia menjadi intinya - sudah banyak membantu rakyat Indonesia.
Adapun Presiden Vladimir Putin menegaskan, Indonesia adalah mitra kunci Rusia di kawasan Asia Pasifik. Hubungan bilateral antara kedua negara telah berkembang secara tradisional dengan mengutamakan prinsip kepercayaan dan persahabatan.
Rusia bahkan memfasilitas proses pembangunan kenegaraan dan mendukung penguatan posisi Indonesia di arena internasional. "Hari ini, Rusia juga berusaha mengembangkan hubungan antarkedua negara secara konsisten," ujar Putin.