PIALA DUNIA 2026

Argentina Vs Aljazair, Tapak Awal Messi di Ambang Sejarah

Laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026 itu akan menjadi langkah pertama Lionel Messi menapaki horizon sejarah baru bersama tim ”Tango”.

16 Jun 2026 13:35 WIB · Olahraga

Getty Images via AFP

Oleh Mohamad Final Daeng

KANSAS CITY, SENIN — Partai penyisihan Grup J Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Aljazair akan menjadi saksi tapak awal Lionel Messi di palagan sejarah. Sepak terjang sang megabintang bersama skuad juara bertahannya untuk mengukir sejumlah rekor baru telah dinantikan jutaan penggemar bola.

Jika Messi, yang seminggu lagi genap berusia 39 tahun, tampil dalam laga di Kansas City Stadium pada Rabu (17/6/2026) pukul 08.00 WIB tersebut, satu sejarah tercontreng. Sejarah itu adalah sebagai pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia.

Capaian itu beberapa jam lebih awal ketimbang megabintang lain sekaligus kompetitor abadinya, yakni Cristiano Ronaldo. Sang legenda Portugal juga bakal menorehkan rekor yang sama jika diturunkan dalam laga melawan Republik Demokratik (RD) Kongo pada Kamis (18/6/2026) pukul 00.00 WIB.

Sejauh ini, tidak ada tanda-tanda Messi tak bermain dalam laga besok. Pelatih Argentina Lionel Scaloni, Senin (15/6/2026) waktu setempat, mengonfirmasi Messi telah pulih dari cedera otot dan bakal masuk line-up tim.

KANSAS CITY, KANSAS - JUNE 03: Lionel Messi #10 participates during a Team Argentina training session at Sporting KC Training Centre on June 03, 2026 in Kansas City, Kansas.   Jamie Squire/Getty Images/AFP (Photo by JAMIE SQUIRE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Akibat cedera itu, Messi dibangkucadangkan dalam kemenangan 2-0 saat partai persahabatan melawan Honduras pada 6 Juni 2026. Namun, ”La Pulga” dimasukkan sebagai pengganti dalam laga pemanasan kontra Eslandia pekan lalu, sekaligus mencetak gol penalti dalam kemenangan 3-0 tersebut.

Sang kapten juga memburu rekor lain yang berpeluang dipatahkannya dalam Piala Dunia ini, yakni pencetak gol terbanyak sepanjang masa. Messi hanya membutuhkan empat gol lagi untuk melampaui catatan 16 gol milik Miroslav Klose sebagai mesin gol tersubur dalam sejarah Piala Dunia.

Laga melawan Aljazair berpotensi menambah pundi gol yang diperlukan Messi. Menilik catatan golnya di Piala Dunia, yakni 13 gol dari total 26 pertandingan, kemungkinan statistik hal itu terwujud berarti sebesar 50 persen.

Quote

Dia selalu hadir dan bermakna fundamental bagi kami, lebih-lebih sekarang.

Namun, sejarah tertinggi yang dibidik Messi tentu saja membawa Argentina memenangi trofi Piala Dunia back-to-back alias dua edisi berturut-turut. Belum ada negara yang bisa melakukan itu dalam era sepak bola modern. Terakhir, pencapaian tersebut ditorehkan Italia pada edisi 1934 dan 1938 serta Brasil pada 1958 dan 1962.

Ambang penciptaan sejarah itulah yang dinantikan para penggemar bola dalam Piala Dunia ini. ”Bukan hanya orang Argentina, kami percaya semua orang mau melihat dia (Messi) di lapangan, mau melihat dia bermain,” ujar Scaloni dalam jumpa pers jelang laga, Senin.

Scaloni pun menampik anggapan kehadiran pemain Inter Miami itu malah akan membebani skuad. Menurut dia, dampak yang diberikan Messi tak pernah berkurang meskipun bermain dalam kondisi fisik yang berbeda-beda selama beberapa tahun ini. ”Dia selalu hadir dan bermakna fundamental bagi kami, lebih-lebih sekarang,” ucap Scaloni.

FILE - Argentina's coach Lionel Scaloni gives instructions to his players during a qualifying soccer match for the FIFA World Cup Qatar 2022 against Colombia at Mario Alberto Kempes stadium in Cordoba, Argentina, Tuesday, Feb. 1, 2022. (AP Photo/Gustavo Garello, File)

Argentina menempati pucuk ranking FIFA dan diprediksi superkomputer Opta memiliki peluang 10,4 persen menjuarai Piala Dunia atau peringkat keempat di bawah Spanyol (16,1 persen), Perancis (13 persen), dan Inggris (11,2 persen). Adapun Aljazair berada di peringkat ke-27 FIFA dengan perhitungan Opta hanya memiliki peluang 0,2 persen untuk menjadi juara.

Tim ”Tango” pun kemungkinan bisa tampil dengan sebagian besar pemain pada partai final Piala Dunia 2022. Hal ini dengan pengecualian Angel di Maria yang telah pensiun dan bek Nicolas Tagliafico yang kondisinya diragukan karena belum pulih dari cedera betis.

Selain Messi, lini serang Argentina diisi Lautaro Martinez dan Julian Alvarez yang telah pulih dari cedera. Ada pula Enzo Fernandez sang jangkar lapangan tengah. Palang pintu terakhir, Emiliano Martinez, juga sudah sembuh dari cedera jari.

Meski unggul dalam banyak aspek di atas kertas, Argentina tak bisa gegabah. Hal itu pun disadari Scaloni, berkaca dari pengalaman mereka terjungkal oleh Arab Saudi pada laga perdana Piala Dunia 2022.

Infografik Prediksi Final dan Juara Piala Dunia 2026

”Mereka (Aljazair) adalah tim yang hebat dengan pemain-pemain cepat di depan. Ini kubu yang harus diwaspadai dan dihormati. Mereka akan menyulitkan,” ucap Scaloni.

Dia bahkan menilai Aljazair memiliki gaya permainan serupa Maroko yang mampu mendominasi laga melawan Brasil pada Sabtu lalu. Scaloni pun menekankan pentingnya ketenangan para pemain dalam menghadapi laga besok.

Ketenangan itu diperlukan untuk membongkar rapatnya pertahanan Aljazair, yang diperkirakan akan bermain defensif sambil menunggu momentum serangan balik. Tusukan dari tengah maupun kedua sayap bakal digencarkan Argentina dengan tetap menutup celah bagi gempuran kilat skuad ”Rubah Gurun”.

Berdasarkan catatan Transfermarkt, tim asuhan Vladimir Petkovic itu unggul dalam usia pemain yang relatif lebih muda ketimbang Argentina, yakni rata-rata 26,9 tahun berbanding 29,2 tahun. Artinya, hal ini berpotensi menguntungkan Aljazair ketika melakukan gebrakan saat transisi, yang menuntut stamina dan kecepatan.

KANSAS CITY, MISSOURI - JUNE 15: Algeria's Swiss Head hoach Vladimir Petkovic attends the press conference of Algeria one day ahead of the FIFA World Cup 2026 Group J match between Argentina and Algeria at Kansas City Stadium on June 15, 2026 in Kansas City, Missouri.   Alejandro Pagni/Getty Images/AFP (Photo by GETTY IMAGES / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Sejumlah pemain mereka pun memiliki kemampuan tersebut, seperti kedua bek sayap, Rayan Ait-Nouri dan Rafik Belghali, serta gelandang serang Ibrahim ”Mazadona” Maza, Anis Hadj Moussa, dan Mohamed Amoura.

Veteran Riyad Mahrez juga bisa menjadi opsi pendobrak cepat meski mungkin tak bisa tampil penuh. Sementara di depan, striker tunggal Amine Gouiri siap memanfaatkan segala peluang. Dalam lima laga pemanasan jelang Piala Dunia, pemain Marseille itu membukukan 4 gol dan 1 asis.

”Kami harus memiliki Piala Dunia yang baik dan pertandingan pertama melawan Argentina akan sangat penting. Mereka sering memprovokasi, tetapi kami harus tetap tenang, mencurahkan segala kemampuan, dan bermain cerdas sambil melihat apa yang terjadi,” kata Maza, dikutip Goal.com.

”Kami akan mengalahkan Messi, insya Allah,” ucap pemain Bayer Leverkusen itu menambahkan. (REUTERS/AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Mohamad Final Daeng
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Amin Iskandar