Atletico Madrid dan PSG Terdesak di Tengah Neraka Grup B

Alih-alih lolos ke babak gugur dengan mudah, Atletico dan PSG justru masih harus berjibaku di laga terakhir Grup B. Peluang Atletico untuk lolos sangat tipis.

22 Jun 2025 19:37 WIB · Olahraga

Oleh Kelvin Hianusa

LOS ANGELES, MINGGU — Kejutan tim Brasil, Botafogo, mengubah drastis peta persaingan Grup B Piala Dunia Antarklub 2025. Tim unggulan, Atletico Madrid dan Paris Saint-Germain, terdesak menjelang laga terakhir. Atletico berada di posisi tersulit karena wajib menang tiga gol atas Botafogo.

Grup B menjanjikan klimaks kompetisi hingga akhir fase grup. Botafogo (6 poin), PSG (3 poin), Atletico (3 poin), serta Seattle Sounders (0 poin) masih bisa berhasil atau gagal lolos ke babak 16 besar. Nasib mereka akan ditentukan di laga pamungkas fase grup itu pada Selasa (24/6/2025) pukul 02.00 WIB. 

Atletico akan menghadapi Botafogo di Stadion Rose Bowl, Los Angeles, sementara PSG dinanti tuan rumah Sounders di Stadion Lumen Field, Seattle. Hanya Sounders satu-satunya tim yang tidak mengendalikan nasib sendiri atau harus berharap juga dari hasil lain jika ingin lolos.

Atletico bisa lolos langsung ke babak gugur, tetapi mereka butuh kemenangan minimal tiga gol. Catatan selisih gol tim asuhan Pelatih Diego Simeone itu sangat buruk, yaitu -2, akibat takluk empat gol tanpa balas dari PSG di laga pertama grup. Selisih gol mereka tertinggal jauh dari Botafogo (+2) dan PSG (+3).

”Kami harus mencetak cukup banyak gol dan kami sudah mulai berpikir bagaimana caranya. Semua tergantung kami. Kami harus menampilkan performa hebat, melakukan segalanya dengan tepat, dan memaksimalkan semua peluang yang ada,” kata penyerang Atletico, Julian Alvarez, kepada AS.

Atletico Madrid's Alexander Sorloth, left, goes for a header with Paris Saint-Germain's Joao Neves during the Club World Cup group B soccer match between PSG and Atletico Madrid, in Pasadena, Calif., Sunday, June 15, 2025. (AP Photo/Mark J. Terrill)

Misi itu sulit bagi Atletico, tetapi bukan mustahil. Mereka berhasil menang dengan minimal selisih tiga gol sebanyak 12 kali pada musim lalu, termasuk dalam empat dari enam pertandingan terakhir di Liga Spanyol. Duo penyerang Alexander Sorloth dan Alvarez menjadi tumpuan. 

Masalahnya, Sorloth dan Alvarez belum menunjukkan taji selama Piala Dunia Antarklub. Kedua pemain itu belum menyumbang gol setelah dua laga. Ditambah lagi, pertahanan Botafogo terbukti sangat kokoh dengan baru kemasukan satu gol dari dua laga grup. 

Quote

Bermain menghadapi kami akan menjadi motivasi lebih untuk tim lawan. Kami harus bisa lebih baik lagi. - Luis Enrique -

Pertahanan Botafogo yang diperkuat mantan bek sayap Manchester United, Alex Telles, sudah teruji ketika mencatat nirbobol dalam kemenangan atas PSG, 1-0. Mereka berhasil menahan gempuran sebanyak 16 tembakan dari tim pemenang Liga Champions Eropa tersebut. 

Pelatih Botafogo Renato Paiva berkata, mereka sama sekali tidak gentar dengan nama besar tim-tim Eropa. Kemenangan atas PSG telah memberikan percaya diri lebih untuk tim asuhannya. ”Semua itu tentang memercayai diri anda sendiri. Kami punya spirit tim yang kuat,” ujarnya.

Di sisi lain, Atletico mesti mewaspadai penyerang Botafogo, yaitu Igor Jesus. Pemain dengan catatan empat penampilan di tim nasional Brasil itu sudah mencetak dua gol, termasuk gol kemenangan ke gawang PSG. Kelincahan dan kemampuan teknis Jesus membahayakan dalam situasi transisi.

Pemain Botafogo Igor Jesus (kiri) mencetak gol ke gawang Paris Saint-Germain pada laga grup B Piala Dunia Antarklub 2025 di Stadion Rose Bowl, Los Angeles, AS, Jumat (20/6/2025) pagi WIB. Botafogo menang 1-0 pada laga itu.

Botafogo hanya butuh hasil imbang untuk menjadi juara Grup B. Meskipun berpeluang besar lolos ke babak gugur, mereka belum sepenuhnya aman. Jesus dan rekan-rekan bisa tereliminasi jika kalah tiga gol dari Atletico dan PSG menang atas Sounders. 

Kewaspadaan PSG

PSG, di atas kertas, bisa mengatasi Sounders. Namun, mereka tidak boleh menganggap remeh lawan lagi seperti laga sebelumnya. Ketika ditaklukkan Botafogo, Pelatih PSG Luis Enrique merotasi banyak pemain utama, seperti bek sayap Nuno Mendes dan gelandang Joao Neves. 

Sounders memang kalah dalam dua laga awal. Menariknya, mereka selalu unggul jumlah tembakan atas tim lawan. Permasalahan Sounders terletak di penyelesaian akhir. Tim tuan rumah selalu bermain sangat agresif karena didukung langsung oleh puluhan ribu penonton. 

Enrique berkata, PSG harus ekstra fokus di setiap pertandingan karena berstatus ”Raja Eropa”. Bermain menghadapi kami akan menjadi motivasi lebih untuk tim lawan. Kami harus bisa lebih baik lagi. Itu pesan saya kepada para pemain sejak awal pekan (ketika Piala Dunia Antarklub) dimulai,” ucapnya.

Sounders bisa lolos ke babak gugur jika mampu menang minimal tiga gol atas PSG dan Atletico kalah dari Botafogo. Walaupun skenario itu sulit terjadi, para pemain Sounders, salah satunya gelandang Albert Rusnak, tetap bersemangat menghadapi laga pamungkas.

”Mendapatkan hasil bagus pada laga nanti akan sangat berarti. Meskipun itu (mungkin tidak) berarti banyak dalam kompetisi ini, itu bisa sangat berarti bagi kami untuk maju di kompetisi lokal. Pertandingan seperti itu mungkin akan Anda kenang setelah pensiun dan memiliki cucu,” tutur Rusnak. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Didik Durianto