Barca menatap laga kontra Athletic Bilbao dengan optimisme tinggi. Selain pulihnya sejumlah pemain kunci, semangat tim sedang membara seiring kepulangan ke Camp Nou.
21 Nov 2025 16:51 WIB · Olahraga
AFP
BARCELONA, JUMAT — Di tengah terpaan badai, berlindung di dalam rumah barangkali bisa jadi langkah tepat untuk selamat. Hal itulah yang kini dijalani Barcelona. Saat performa tim sedang tidak konsisten, ”Blaugrana” bisa bernapas lega setelah kepastian Stadion Camp Nou bisa kembali digunakan sebagai markas. Athletic Bilbao mendapat kehormatan sebagai tamu pertama Camp Nou seusai renovasi besar, Sabtu (22/11/2025) pukul 22.15 WIB.
Memasuki pertengahan musim, performa Barca mulai limbung. Gaya permainan menekan dengan garis pertahanan tinggi tim arahan pelatih Hansi Flick mulai terbaca lawan. Dampaknya, Barca kehilangan puncak klasemen Liga Spanyol dan tampil kurang meyakinkan di Liga Champions Eropa saat ditahan imbang wakil Belgia, Club Brugge.
Cederanya sejumlah pemain kunci turut memengaruhi performa Barca. Kiper Joan Garcia menepi selama tujuh laga karena cedera meniscus. Adapun pemain sayap lincah, Raphinha, absen lantaran menderita cedera hamstring. Selain kedua pemain itu, Flick juga tidak bisa menurunkan kekuatan penuh dengan absennya Gavi, Pedri, Lamine Yamal, dan Marc Casado.
Dalam terpaan badai cedera dan inkonsistensi performa itu, Barca mendapat suntikan semangat baru. Laga kontra Bilbao terasa istimewa karena Barca akan kembali tampil di rumah lamanya, Stadion Camp Nou, yang hampir rampung direnovasi. Kali terakhir Barca bermain di Camp Nou adalah pada Mei 2023 saat mengalahkan Real Mallorca, 3-0.
”Pertandingan hari Sabtu (kontra Bilbao) akan menjadi momen bersejarah. Senang sekali bisa kembali,” ujar Presiden Barca Joan Laporta kepada stasiun radio RAC 1.
Bermain di Camp Nou tentu terasa sangat berbeda dibandingkan Stadion Olimpiade Lluis Companys yang jadi markas sementara Barca. Camp Nou adalah simbol identitas klub yang sangat ikonik. Berbagai macam gelar pada masa lalu diraih Barca saat bermarkas di Camp Nou.
Selain itu, beberapa pemain Barca seperti Marcus Rashford, Pau Cubarsi, Fermin Lopez, dan Dani Olmo belum pernah merasakan langsung tampil di Camp Nou. Bahkan, Flick pun belum sempat memimpin tim di sana. Oleh karena itu, wajar jika kepulangan Barca ini disambut sangat antusias oleh mayoritas pemain. Mereka seperti mendapat tambahan semangat baru untuk mempertahankan gelar liga.
”Saya sangat bersemangat. Semua orang tahu betapa berartinya Camp Nou bagi Barcelona. Ini akan menjadi kesempatan untuk memainkan pertandingan pertama saya di sana,” kata bek sayap Barca, Gerard Martin.
”Saya mengharapkan suasana yang biasa. Dulu saya pergi ke Camp Nou sebagai penggemar ketika saya masih muda dan sebelum bergabung dengan Barcelona dan sekarang saya akan pergi bermain. Anda bisa bayangkan rasanya,” ujarnya kemudian.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/10/22/939b37a3-db5c-4a12-9c18-6a299a5dcaa9_jpg.jpg)
Menyambut kepulangan ke Camp Nou, Barca menyebut akan merancang upacara atau seremoni rahasia. Diperkirakan akan ada 45 ribu orang yang datang secara langsung ke stadion. Pihak Barca dilaporkan sedang menyiapkan penampilan mengejutkan. Stadion akan dibuka dua jam sebelum waktu sepak mula agar para penggemar bisa menyaksikan penampilan hiburan terlebih dulu.
Seremoni meriah itu sekaligus menggarisbawahi betapa Camp Nou tidak hanya sekadar rumah. Lebih dari itu, ia adalah jantung bagi Barca. Seremoni pembukaan dibingkai sebagai simbol kelahiran kembali ke identitas sejarah klub.
Sementara itu, Bilbao datang dengan ambisi mengganggu pesta kepulangan Barca. Sebagaimana Barca, klub asal wilayah Basque itu juga tengah inkonsisten. Namun, bek kanan Bilbao, Inigo Lekue, mengatakan timnya tidak memedulikan statistik dan tengah fokus mempersiapkan diri melawan Barca.
”Ini adalah pertandingan yang sangat menuntut. Mereka memiliki pemain-pemain berkaliber tertinggi, termasuk yang terbaik di Eropa dan dunia. Akhir-akhir ini kami kurang beruntung,” kata Lekue dikutip dari laman Bilbao.
Lekue menyatakan timnya masih berusaha membangun momentum positif sebagaimana musim lalu dengan sukses menembus peringkat keempat. Menurut dia, ia dan rekan-rekannya perlu waktu untuk kembali membangun momentum positif itu.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/20/206f0dc2e210ac143f17e634184480ee-wires_photo_2025_09_20T143349.719.jpg)
”Ada pertandingan di mana kami menyaksikan pengulangan perasaan dan gaya bermain dari musim lalu. Tahun lalu kami sedang melaju, tahun ini kami masih berjuang. Kami kesulitan menemukan dinamika positif di mana tim solid dan mulai memenangi pertandingan hampir tanpa usaha,” katanya.
Statistik lima pertemuan terakhir kedua tim memihak Barca dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Satu-satunya kemenangan Bilbao atas Barca terjadi pada perempat final Piala Raja Spanyol 2024. Kala itu Bilbao sukses menyingkirkan Barca dengan skor 4-2 lewat babak perpanjangan waktu.
Penulis:
I Gusti Agung Bagus Angga PutraEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Apolonius Lase