Haaland yang sedang berapi-api di lini serang City akan diuji benteng pertahanan Arsenal yang tidak tersentuh. Ada perubahan nyata di balik tren positif kedua tim.
20 Sep 2025 15:02 WIB · Olahraga
LONDON, SABTU — Duel Arsenal versus Manchester City akan mempertemukan dua sisi permainan yang sedang berada di level tertinggi. Arsenal menjamu dengan pertahanan paling kokoh di Liga Inggris, sementara City menantang lewat penyerang megabintang Erling Haaland yang tidak terhentikan sejak awal musim.
Lima pertandingan di seluruh kompetisi, total 450 menit, sudah dilalui Arsenal pada musim ini. Setelah sekian lama, tim asuhan manajer Mikel Arteta itu belum pernah kemasukan dari permainan terbuka. Satu-satunya gol yang masuk ke gawang mereka berasal dari tendangan bebas spektakuler gelandang Liverpool Dominik Szoboszlai.
Mereka meningkatkan kualitas skuad dengan menambah banyak pemain di jendela transfer. Itu menjadikan mereka tim yang luar biasa.
Rekor bertahan itu istimewa. Sebab, ”Si Meriam” di antaranya harus bertandang ke markas Athletic Bilbao, Liverpool, dan Manchester United. Apalagi, Arsenal belum memainkan komposisi lini belakang terbaik karena cederanya bek inti William Saliba. Bek baru Cristhian Mosquera (21) mengisi kekosongan itu dalam tiga laga terakhir.
Teka-teki itu yang mesti dipecahkan oleh tim asuhan manajer Pep Guardiola di Stadion Emirates, London, Inggris, Minggu (21/9/2025) pukul 22.30. Guardiola mengatakan, Arsenal bertambah tangguh di musim ini. Hal itu bisa menjadi masalah karena terakhir kali bertandang ke markas Arsenal, Februari lalu, City kalah telak 1-5.
”Mereka meningkatkan kualitas skuad dengan menambah banyak pemain di jendela transfer. Itu menjadikan mereka tim yang luar biasa. Itu adalah salah satu lawan yang paling tangguh yang bisa Anda cari di Eropa saat ini. Buat saya, mereka adalah tim paling solid. Mereka tidak membuat kesalahan,” terang Guardiola.
Seperti kata Guardiola, rekrutmen Arsenal di jendela musim panas sangat berperan besar. Musim-musim sebelumnya, mereka akan sangat menderita ketika kehilangan Saliba. Mosquera bisa mengambil tanggung jawab itu saat ini. Selain itu, mereka juga memiliki bek baru yang juga sudah teruji di level tertinggi, yaitu Pierro Hincapie.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/20/5b4093fe77d47534100e3cbb4acb15a8-wires_photo_2025_09_20T143354.380.jpg)
Struktur pertahanan Arsenal juga semakin matang. Gelandang tim nasional Inggris, Declan Rice, tidak terlalu sering maju membantu serangan seperti musim lalu. Tugas itu diberikan kepada bek sayap Riccardo Calafiori. Alhasil, Rice yang andal dalam bertahan bisa memproteksi lini belakang Si Meriam, terutama dalam situasi transisi.
Benteng Gabriel Magalhaes dan rekan-rekan pun sangat sulit ditembus. Jangankan gol, mereka saja baru kecolongan tujuh tembakan tepat sasaran dalam empat pertandingan terakhir. Adapun menurut Opta, Arsenal tercatat sebagai tim dengan rerata kecolongan nilai peluang terendah, hanya 0,06 xG (expected goals) per tembakan.
City tidak gentar karena memiliki seorang Haaland, sosok penyerang tertajam se-Eropa saat ini. Dia baru saja mencatat rekor gol ke-50 di Liga Champions hanya dalam 49 penampilan pada tengah pekan lalu. Haaland jauh melampaui rekor tercepat sebelumnya milik Ruud van Nistelrooy (62 penampilan).
Guardiola berulang kali mengucapkan sejak awal musim, Haaland berada dalam performa terbaiknya, bahkan lebih baik ketimbang ”musim treble” pada 2022-23. Saat dibandingkan dengan penyerang baru Liverpool, Alexander Isak, yang memegang rekor transfer Liga Inggris, sang manajer berpendapat, Haaland masih yang terbaik.
Catatan statistik mendukung itu. Haaland sudah mencetak 12 gol untuk City dan timnas Norweigia sejak awal musim. Tidak ada pemain lain di Eropa yang mengalahkan kontribusi itu. Di Liga Inggris, rerata nilai peluang (1,43xG) dan tembakan per laga (4,75 kali) miliknya melampaui catatan di musim-musim terdahulu.
Arteta sangat mengantisipasi presensi ”robot gol” milik tim tamu. ”Ada banyak hal yang harus dilakukan dengan benar. Dia pemain yang tidak butuh banyak ruang, waktu, atau situasi untuk menciptakan peluang besar, terutama di dalam dan sekitar kotak penalti. Terkadang, mencegah sumber peluangnya adalah hal terbaik,” ujarnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/09/19/c4f4c447afc7c3458de185a481344640-wires_photo_2025_09_19T053630.137.jpg)
Arteta sangat tepat, mereka mesti mencegah sumber peluang City jika ingin mengalienasi Haaland. Seperti diketahui, peningkatan sang striker pada musim ini tidak lepas dari perubahan gaya main City. Serangan tim asuhan Guardiola lebih bervariasi untuk bisa memfasilitasi Haaland di kotak penalti.
City biasanya menggunakan umpan silang dari sisi sayap ke tiang jauh untuk memanjakan Haaland. Musim ini, mereka banyak menyerang lewat area tengah. Seperti versus Napoli, Jumat lalu, Haaland mencetak gol berkat umpan gelandang Phil Foden di area tengah. City punya banyak kreator di area itu, seperti Foden dan Tijjani Reijnders.
Duel antara Haaland dan bek Arsenal Gabriel patut dinanti. Kedua pemain itu selalu menyajikan pertarungan fisik dan perang psikologis di setiap pertemuan. ”Gabriel bisa menghadapi siapa pun di dunia. Dia seseorang yang sangat menikmati aspek pertahanan dan kontak fisiknya. Itu kualitas yang luar biasa,” kata Arteta.
Sebaliknya, pertarungan seru lain juga akan tersaji di kotak penalti City. Setelah sekian lama tanpa penyerang murni, Arsenal akhirnya bisa membawa Viktor Gyokeres untuk berhadapan dengan tim rival. Terakhir kali bertemu City, November 2024, Gyokeres masih berseragam Sporting CP. Sang striker sukses mencetak hattrick ketika itu.
Gawang City akan dikawal oleh kiper baru Gianluigi Donnarumma. Meskipun baru, dia sudah mampu memberikan stabilitas di pertahanan City dengan catatan dua kali nirbobol dalam dua laga pertama. Seperti diketahui, Donnarumma merupakan sosok yang memupus mimpi Arsenal saat bertemu dengan Paris Saint-Germain di semifinal Liga Champions, musim lalu.
Terlepas dari adu kemampuan para pemain, City datang ke markas lawan dengan situasi yang sangat tidak diuntungkan. Kondisi kebugaran Haaland dan rekan-rekan dipertanyakan karena hanya punya waktu istirahat sekitar dua hari seusai laga di tengah pekan. Adapun Arsenal sudah beristirahat selama empat hari. (AP/REUTERS)
Penulis:
Kelvin HianusaEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto