Bonus SEA Games, Lifter Rizki Juniansyah Dapat Kenaikan Pangkat Dua Tingkat

Presiden Prabowo memberikan bonus kepada atlet peraih medali SEA Games Thailand 2025. Para atlet yang anggota TNI dan Polri pun mendapat kenaikan pangkat luar biasa.

08 Jan 2026 20:20 WIB · Olahraga

Kompas/Hendra A Setyawan

Oleh Nina Susilo, Iqbal Basyari

JAKARTA, KOMPAS — Para peraih medali dalam SEA Games Thailand 2025 menerima bonus di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026). Atlet peraih medali yang merupakan anggota TNI dan Polri mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa.

Rizki Juniansyah, atlet angkat besi yang meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia, mendapatkan kenaikan pangkat dua kali. ”Panglima, naikkan dua tingkat. Letda jadi kapten. Karena mengangkat nama Indonesia di kancah dunia,” ujar Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya di acara pemberian bonus.

Dalam acara ini, hadir para menteri yang menjadi pengurus cabang olahraga, seperti Airlangga Hartarto, Ketua Pengurus Besar Wushu Indonesia; dan Rosan P Roeslani, Ketua Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia; serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kepala Polri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo.

Rizki Juniansyah, atlet angkat besi, meraih medali emas SEA Games Thailand 2025. Dia juga memecahkan rekor, karenanya Presiden Prabowo memberinya kenaikan pangkat luar biasa dua tingkat kepada Rizki yang sebelumnya anggota TNI AL berpangkat Letnan Dua menjadi Kapten.

Seusai pemberian ucapan selamat, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto langsung membagikan piagam penghargaan dan kenaikan pangkat luar biasa kepada anggotanya yang meraih prestasi.

Dari 39 atlet anggota TNI, terdapat 19 orang mendapatkan medali emas, 4 orang meraih medali perak, dan 17 orang meraih medali perunggu. Karena itu, lanjut Panglima, para peraih medali mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa serta pendidikan sekolah perwira untuk 34 orang dan pendidikan sekolah bintara untuk 3 atlet peraih medali yang sebelumnya masih tamtama.

Kebijakan kenaikan pangkat ini, kata Agus, merupakan bagian dari kebijakan reward and punishment. Bahkan, kenaikan pangkat luar biasa dua tingkat ini disebutnya sudah pernah terjadi sebelumnya. Namun, kenaikan dua tingkat untuk atlet baru kali ini terjadi karena rekrutmen atlet sebagai anggota TNI pun baru dilakukan.
Para atlet direkrut khusus oleh Mabes TNI. Mereka dilantik pada November 2025 oleh Panglima TNI.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada para atlet peraih medali yang anggota TNI di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Batalyon olahraga

Ke depan, lanjut Agus, TNI akan membuat batalyon olahraga di bawah Pusat Jasmani dan Peraturan Militer Dasar (Pusjaspermildas) TNI. Untuk Asian Games, semua atlet akan tetap berlatih di cabang olahraga masing-masing.

Rizki Juniansyah kaget dan terharu dengan kenaikan pangkat dua kali ini. Selain berterima kasih atas apresiasi ini, dia meyakinkan akan berjuang lebih baik lagi. ”Karena memang yang di pundak saya ini bukan hanya Indonesia, tetapi sudah membawa nama TNI dan negara Indonesia,” ujarnya.

Untuk Asian Games, Rizki sudah mulai mempersiapkan diri. Apalagi, masih akan ada seleksi nasional dan ia berharap tetap bisa turun di kelas 75 kilogram.

Sementara itu, atlet basket 3x3 dan 5×5, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, gembira dengan bonus yang diberikan. ”Senang, ada yang bisa ditabung untuk masa depan,” ujarnya.

Atlet basket 3x3 dan 5x4 Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi (kanan) didampingi pelatih basket putri 3x3 Fandi Andika Ramadhani (kiri) memberikan keterangan seusai menerima bonus SEA Games, Kamis (8/1/2026). Ayu dan timnya meraih medali emas basket 3x3 dan medali perunggu basket 5x5.

Ayu, yang meraih medali emas basket 3x3 dan medali perunggu basket 5x5 bersama timnya, berharap bisa merebut medali emas di SEA Games berikutnya.

Sementara pelatih basket putri 3x3, Fandi Andika Ramadhani, mengatakan akan tetap memberikan program-program kepada atlet untuk menjaga fisik supaya tetap siap ketika ada panggilan untuk training camp. Sebab, ajang olahraga berikutnya adalah Asian Games yang dilangsungkan Oktober mendatang di Jepang.

Presiden Prabowo, menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, juga meminta beberapa atlet peraih medali yang anggota Kepolisian Negara RI (Polri) mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa.

Presiden Prabowo pun mengapresiasi para atlet peraih medali SEA Games. ”Saya sebagai kepala negara, kepala pemerintahan, dan sebagai pribadi menyampaikan terima kasih saya kepada Saudara-saudara sekalian atas keberhasilan menjaga kehormatan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto memeriksa lima medali emas yang diraih atlet triatlon Martina Ayu Pratiwi saat pemberian penghargaan kepada atlet Indonesia peraih medali Sea Games Thailand 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/12/2026). Total bonus uang tunai yang diberikan pemerintah mencapai Rp 465 miliar untuk atlet dan pelatih peraih medali dalam Sea Games 2025 Thailand. Kompas/Hendra A Setyawan

Olahraga, menurut Presiden, adalah satu cermin keberhasilan negara. Para olahragawan yang dipilih mewakili bangsanya menjadi tanda bahwa bangsa itu bangsa yang kuat atau lemah. Ketika olahragawannya lemah, kata Prabowo, itu menggambarkan bangsanya lemah.

Prabowo pun mengaku mengikuti beberapa pertandingan, seperti lari 10.000 meter, perahu naga, sampai berkuda (eventing). ”Tegang sekali. Semua membanggakan. Saya kagum,” kata Presiden.

Penghargaan berupa uang bonus, lanjutnya, diharapkan bermanfaat untuk tabungan di masa mendatang. Sebab, semua atlet sudah berkorban waktu, tenaga, dan upaya.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam laporannya memaparkan, pencapaian di SEA Games kali ini melampaui target 80 medali emas. Tahun ini, Indonesia meraih 91 medali emas, 111 medali perak, dan 131 medali perunggu.

Bonus untuk peraih medali emas individual Rp 1 milar, sedangkan peraih medali emas beregu Rp 500 juta per orang. Peraih medali perak individual mendapat Rp 315 juta dan beregu Rp 220,5 juta. Peraih medali perunggu individual menerima bonus Rp 157 juta atau Rp 110,25 juta per orang untuk olahraga beregu.

Secara keseluruhan, bonus untuk atlet dan pelatih mencapai Rp 465,25 miliar.

Presiden Prabowo Subianto berfoto bersama perwakilan atlet peraih medali saat pemberian penghargaan bonus kepada atlet peraih medali Sea Games Thailand, di Istana Negara, Kamis (8/12/2026). Total bonus uang tunai yang diberikan pemerintah mencapai Rp 465 miliar untuk atlet dan pelatih peraih medali. Kompas/Hendra A Setyawan

Selain bonus, kata Erick, diberikan pula literasi keuangan kepada para atlet. ”Kami mengumpulkan hampir 400 pelatih dan tentu para atlet. Kurang lebih 1,5 jam. Karena memang ini sesuai dengan arahan Bapak bahwa bonus yang Bapak berikan, yang negara berikan, adalah sebagai amanah untuk masa depan mereka,” tutur Erick.


Kerabat Kerja

Penulis:

Nina Susilo, Iqbal Basyari
 | 

Editor:

A. Ponco Anggoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Amin Iskandar