Carlo Ancelotti Menepis Spekulasi

Ancelotti merasa perlu meluruskan isu terkait pemecatan dirinya yang semakin menggelinding liar. Mencoba bertahan dengan memenangi Piala Raja Spanyol.

20 Apr 2025 07:14 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

MADRID, MINGGU — Carlo Ancelotti akhirnya bersuara menyusul isu kepergiannya dari Real Madrid yang kian ramai. Pelatih asal Italia itu menepis spekulasi yang beredar seraya menegaskan hubungan baiknya dengan petinggi ”Los Blancos” tetap terawat. ”Don Carlo” mencoba bertahan dengan memenangi Liga Spanyol serta Piala Raja Spanyol.

”Saya sudah berbicara dengan para pemain dan klub. Kami semua berpikiran sama, yaitu terus berjuang untuk trofi yang tersisa. Tidak ada konfrontasi dengan klub. Kita semua berada di perahu yang sama. Siapa pun yang mengatakan ada konfrontasi dengan klub, atau presiden, tidak mengatakan yang sebenarnya,” kata Ancelotti, Sabtu (19/4/2025) malam WIB.

Muncul di hadapan media untuk pertama kali seusai dipecundangi Arsenal adalah cara Ancelotti meredakan suasana. Kabar mengenai pemecatan dirinya terus menggelinding liar. Ia kembali dikaitkan dengan tawaran melatih timnas Brasil. Selain Brasil, AS Roma dan AC Milan turut tertarik menggunakan jasanya.

Ancelotti dipercaya tidak akan menghabiskan kontraknya hingga 2026. Di klub yang amat menuntut seperti Real Madrid, memenangi trofi Liga Champions Eropa adalah sebuah kewajiban. Tersingkir dengan cara yang tidak elegan dari Arsenal bisa dikatakan sebuah aib.

Quote

Yang bisa saya lakukan hanyalah berterima kasih kepada para pemain ini. Saya menikmati (pekerjaan) ini dan ingin terus melakukannya. Kami masih bersatu, kami memiliki hubungan yang hebat.

Real Madrid's Italian coach Carlo Ancelotti hugs Arsenal's Spanish coach Mikel Arteta prior the UEFA Champions League quarter final second leg football match between Real Madrid CF and Arsenal at Santiago Bernabeu Stadium in Madrid on April 16, 2025. (Photo by JAVIER SORIANO / AFP)

Ancelotti merasa perlu meredakan situasi karena itu akan menyita fokus dirinya serta para pemain menjelang laga krusial menghadapi Athletic Bilbao. Real tidak punya pilihan selain menang atas Bilbao untuk terus menempel Barcelona di puncak klasemen. Setelah itu, Ancelotti dinanti tantangan berat lainnya, menghadapi Barca di final Piala Raja Spanyol.

”Yang bisa saya lakukan hanyalah berterima kasih kepada para pemain ini. Saya menikmati (pekerjaan) ini dan ingin terus melakukannya. Kami masih bersatu, kami memiliki hubungan yang hebat,” ucap Ancelotti.

Walau menepis isu, The Athletic menyebut Ancelotti tidak akan terus bertahan sebagai pelatih Real terlepas masih ada dua trofi yang mereka perjuangkan. Dalam laporan terbarunya, The Athletic meyakini timnas Brasil akan menjadi pelabuhan selanjutnya bagi Ancelotti.

Hanya saja, Ancelotti sebenarnya masih ingin terus bertahan. Satu-satunya cara mempertahankan posisinya adalah memenangi Liga Spanyol dan Piala Raja Spanyol. Hal itu sudah dia buktikan musim lalu, pada saat isu pemecatannya juga muncul, tetapi mereda seiring keberhasilan Real menjuarai Liga Champions dan Liga Spanyol.

Ancelotti menjamin dirinya tetap berkomitmen meneruskan pekerjaan. Ia hanya akan berpisah dengan Real hanya jika dewan klub memutuskan kepergiannya. Berbagai laporan media Spanyol menyebut petinggi Real baru akan mengambil keputusan pada akhir musim untuk ”menghormati” Ancelotti.

Spain Soccer Champions League

Kedatangan Alonso

Isu pemecatan Ancelotti muncul beriringan dengan berita kedatangan kembali Pelatih Bayer Leverkusen Xabi Alonso ke Spanyol. Mantan gelandang Liverpool dan Real tersebut menempati peringkat teratas sebagai suksesor Ancelotti.

Alonso saat ini masih terikat kontrak dengan Leverkusen hingga 2026. Dalam kontraknya itu juga tidak ada klausul pelepasan Alonso. Untuk itulah Real diperkirakakn harus mengeluarkan dana yang cukup besar demi menggaet Alonso.

Media olahraga Sky Germany memperkirakan Real setidaknya perlu menyiapkan dana sekitar 12,9 juta pound sterling (Rp 288,5 miliar) untuk memulangkan Alonso. Apabila kepindahan Alonso benar-benar terjadi, ia akan menjadi pelatih ketiga termahal sepanjang sejarah di bawah nilai transfer Graham Potter dari Brighton and Hove Albion ke Chelsea dan Julian Nagelsmann dari RB Leipzig ke Bayern Muenchen.

Di sisi lain, Alonso juga sibuk mengklarifikasi isu kepindahan dirinya. Dia mengaku tidak terlalu memikirkan ketertarikan Real pada dirinya. Alonso mengatakan, fokusnya saat ini hanyalah menyelesaikan sisa musim dan fokus membentuk tim untuk menyambut tantangan pada musim depan.

Bayer Leverkusen's Spanish head coach Xabi Alonso (C) reacts as Bayer Leverkusen's Spanish midfielder #24 Aleix Garcia (L) and Bremen's Belgian midfielder #14 Senne Lynen lie on the pitch during the German first division Bundesliga football match between Bayer Leverkusen and Werder Bremen in Leverkusen, western Germany, on March 8, 2025. (Photo by INA FASSBENDER / AFP) / DFL REGULATIONS PROHIBIT ANY USE OF PHOTOGRAPHS AS IMAGE SEQUENCES AND/OR QUASI-VIDEO

”Kami harus ingat bahwa musim belum berakhir. Kami masih memiliki lima pertandingan liga yang tersisa untuk dimainkan dan kami harus mengingatnya dengan sangat jelas,” ujar Alonso.

Apa yang diungkapkan Ancelotti dan Alonso bisa dibaca sebagai bentuk sikap profesional mereka. Membicarakan rencana karier pada saat musim masih berjalan merupakan hal tabu bagi sebagian pelatih.

”Kami tidak boleh berbicara soal masa depan. Tidak baik bagi kami kehilangan fokus. Masalahnya tidak penting sekarang. Saya tidak ingin terlalu banyak bicara soal spekulasi, rumor, atau masa depan. Saya tidak pernah melakukan itu dengan para pemain atau tim. Itu tidak baik untuk persiapan yang matang,” kata Alonso.

(Reuters)


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari