Barbora Krejcikova mengalami cedera paha di turnamen WTA Eastbourne. Juara bertahan Wimbledon ini batal bertanding di perempat final.
27 Jun 2025 11:38 WIB · Olahraga
EASTBOURNE, KAMIS — Kurang dari sepekan menjelang Grand Slam Wimbledon, Barbora Krejcikova mengalami cedera paha. Untuk menghindari kemungkinan absen di Wimbledon sebagai juara bertahan tunggal putri, Krejcikova batal menjalani perempat final WTA 250 Eastbourne.
Pengunduran dirinya diumumkan hanya beberapa jam menjelang laga yang berlangsung di Devonshire Park Lawn Tennis Club, Eastbourne, Inggris, Kamis (26/6/2025). Petenis Ceko itu seharusnya berhadapan dengan Varvara Gracheva.
Dengan demikian, Gracheva melanjutkan perjalanan tanpa bertanding untuk melawan Alexandra Eala di semifinal pada Jumat. Semifinal lain mempertemukan Maya Joint dan Anastasia Pavlyuchenkova.
”Saya minta maaf karena harus mengundurkan diri hari ini. Paha kanan saya terasa kaku dan semakin parah. Dengan Wimbledon yang akan berlangsung beberapa hari lagi, lebih baik saya beristirahat dan berusaha agar kondisinya membaik,” kata Krejcikova.
Petenis peringkat ke-17 dunia itu mengalami cedera paha kanan sejak menjalani babak kedua melawan petenis tuan rumah, Jodie Burrage, Rabu. Namun, Krejcikova masih bisa menjalani laga ketat dan menang dengan skor 6-4, 4-6, 7-6 (3).
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/06/27/99ea8967-ed68-4777-b1d0-f393d95caf57_jpg.jpg)
Setelah pertandingan tersebut, rasa sakitnya semakin parah hingga Krejcikova memutuskan untuk tak melanjutkan penampilan agar bisa bertanding di Wimbledon, 30 Juni-13 Juli. Krejcikova berstatus juara bertahan Wimbledon setelah mengalahkan Jasmine Paolini di final 2024.
Kehadiran mereka dalam laga puncak itu menjadi kejutan dengan tersingkirnya para unggulan tertinggi, seperti Iga Swiatek, di babak ketiga dan Cori ”Coco” Gauff pada babak keempat. Aryna Sabalenka bahkan tak tampil karena cedera. Di antara mereka yang difavoritkan juara, Elena Rybakina mencapai hasil terbaik, yaitu semifinal.
Namun, setelah menjuarai turnamen tenis paling prestisius itu, Krejcikova mengalami perjalanan sulit dalam persaingan WTA Tour. Dia tersingkir pada babak kedua Amerika Serikat Terbuka, yaitu sekitar 1,5 bulan setelah Wimbledon, dan baru mengawali musim kompetisi 2025 pada Mei karena cedera punggung. Di lapangan tanah liat Roland Garros, Paris, Krejcikova disingkirkan Veronika Kudermetova pada babak kedua.
Saya minta maaf karena harus mengundurkan diri hari ini. Paha kanan saya terasa kaku dan semakin parah. - Krejcikova -
Perjalanan kariernya tak jauh berbeda setelah menjuarai Perancis Terbuka 2021. Hasil terbaik di arena Grand Slam setelah itu adalah tiga kali perempat final dari 12 turnamen hingga menjuarai Wimbledon 2024. Dengan kondisi yang tidak bugar menjelang Wimbledon 2025, Krejcikova tak akan mudah mempertahankan gelar juaranya.
Sebelum tampil di Eastbourne, dia hanya sekali menang dari tiga pertandingan. Statistik itu berbeda jauh dengan para pesaingnya, seperti Sabalenka, yang memenangi 42 dari 50 pertandingan.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/07/13/f85aba5c-4ac4-4c27-9e1d-4c6379a21607_jpg.jpg)
Dia menjuarai empat turnamen, salah satunya ketika mempertahankan gelar juara Australia Terbuka. Sabalenka juga mencapai final Grand Slam lainnya, Perancis Terbuka. Coco juga akan bertanding di Wimbledon dengan bekal gelar Grand Slam, yaitu dari Perancis Terbuka. Saat ini, mereka telah berada di All England Club dan menjalani latihan di tempat penyelenggaraan Wimbledon tersebut.
Sementara tiga petenis peringkat sepuluh besar dunia akan menjalani semifinal WTA Bad Homburg, Jerman, Jumat. Paolini (peringkat keempat) akan melawan Iga Swiatek (8), sementara Jessica Pegula (3) berhadapan dengan Linda Noskova.
Semifinal itu seharusnya bisa menjadi persaingan empat petenis peringkat sepuluh besar seandainya Mirra Andreeva (7) tak tersingkir di perempat final. Andreeva kalah dengan skor 3-6, 3-6.
Para petenis itu menjalani perempat final dalam cuaca dingin dan embusan angin yang cukup kencang. Hal itu membuat mereka harus beradu kemampuan dalam mengontrol pukulan karena bola bisa melayang dengan arah yang tak sesuai keinginan.
Pertandingan Swiatek melawan Ekaterina Alexandrova bahkan dihentikan pada pertengahan set kedua karena hujan. ”Hari ini adalah adu kemampuan beradaptasi dengan cuaca karena sepanjang pertandingan, anginnya kencang. Kami berusaha maksimal mengatasi itu, tetapi juga berhati-hati agar tak membuat banyak kesalahan,” kata Swiatek, yang menang 6-4, 7-6 (5).
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/06/25/d545dd7a-e983-4617-9169-a0be711efde8_jpg.jpg)
Setelah mengatasi situasi sulit itu, Swiatek akan berusaha mempertahankan rekor keunggulan 4-0 atas Paolini. Akan tetapi, berbeda dengan pertemuan sebelumnya, persaingan kali ini untuk pertama kalinya akan berlangsung di lapangan rumput, jenis lapangan yang menjadi kelemahan Swiatek.
Hal lain yang harus diwaspadai pemilik lima gelar Grand Slam itu adalah kemampuan Paolini bermain lebih baik pada setiap pertemuan. Dalam pertemuan terakhir, pada semifinal Piala Billie Jean King, November 2024, Paolini membuat pertandingan berjalan tiga set meski kalah 6-3, 4-6, 4-6. Adapun tiga kekalahan lain dialami dalam dua set.
Sementara di All England Club, bintang-bintang tenis memanfaatkan sisa waktu sebelum turnamen untuk berlatih. Mereka yang telah berada di sana untuk latihan dan menjalani sejumlah kegiatan terkait sponsor di antaranya Sabalenka, Coco, Jannik Sinner, Carlos Alcaraz, dan Novak Djokovic.
Beberapa dari mereka bahkan berlatih bersama, seperti yang dilakukan Alcaraz dan Djokovic di lapangan utama pada Kamis. Mereka adalah dua tunggal putra yang selalu menembus final dalam dua penyelenggaraan terakhir. Lapangan dengan lapisan rumput yang masih sempurna itu menjadi tempat Alcaraz meraih gelar Wimbledon 2023 dan 2024.
Sebelumnya, Djokovic berlatih bersama Sabalenka di Aorangi Park, tempat yang juga dijadikan lapangan latihan peserta Wimbledon. Adapun finalis tunggal putri 2022 dan 2023, Ons Jabeur, berlatih bersama Paula Badosa.
Undian untuk turnamen tenis tertua di dunia ini akan berlangsung pada Jumat siang waktu setempat atau malam waktu Indonesia. (AP/AFP)
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti