Claudia Scheunemann punya banyak alasan untuk merayakan keberhasilan membawa timnas putri ke final Piala AFF. Namun, dia memilih langsung fokus ke laga lawan Kamboja
03 Des 2024 15:49 WIB · Olahraga
Selama belum mencapai tujuan utama, selama itu pula perayaan dan euforia dapat ditunda. Barangkaliiitulah yang ada dalam pikiran penyerang timnas sepak bola putri Indonesia, Claudia Scheunemann, setelah menunjukkan performa gemilang di Piala AFF Putri 2024.
Claudia punya banyak alasan untuk merayakan keberhasilannya. Pemain berusia 15 tahun ini mencetak gol dalam dua pertandingan beruntun, termasuk gol pertama Indonesia ke gawang Singapura pada laga semifinal di Stadion National Laos, Vientiane, Senin (2/11/2024) malam.
Berkat sumbangan gol pada menit ke-6 itu, Claudia turut mengantar timnas sepak bola putri ke laga final Piala AFF dengan kemenangan 3-0 atas Singapura. Adapun koleksi dua gol dari ajang yang jadi turnamen kualifikasi Kejuaraan AFF Putri 2025 itu juga membuat Claudia mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak timnas putri.
Claudia bergabung dengan tim nasional senior pada Turnamen Kualifikasi AFC untuk Olimpiade 2024 pada Juli 2023. Dia menjadi pemain termuda sepanjang masa di tim putri Indonesia dengan usia yang saat itu baru menginjak 13 tahun 349 hari.
Saya sangat senang kami bisa melaju ke final. Kami datang ke sini memang untuk jadi pemenang, jadi saya senang bisa ke final dan semoga kami bisa main bagus lawan Kamboja.
Sejak debut tersebut, Claudia telah mencatatkan 11 kali penampilan. Dari 11 penampilan tersebut, pemain bernama lengkap Claudia Alexandra Scheunemann ini telah mencetak total 6 gol, termasuk gol ke gawang Singapura.
Adapun gol yang dicetak Claudia sangat khas. Lesakan itu tidak berbeda jauh dengan gol saat Indonesia bertemu Singapura di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Mei lalu, dalam FIFA Matchday atau gol Claudia ke gawang Filipina saat Piala Asia Putri U-17, pada bulan yang sama.
Pemain berdarah Indonesia-Jerman ini tak perlu menguasai bola terlalu lama setelah menerima umpan. Selepas sentuhan pertama, dia melepaskan tembakan kaki kanan yang akurat.
”Saya sangat senang kami bisa melaju ke final. Kami datang ke sini memang untuk jadi pemenang, jadi saya senang bisa ke final dan semoga kami bisa main bagus lawan Kamboja,” tutur Claudia.
Claudia tak mau terlalu larut euforia. Kemenangan atas Singapura memang penting, tetapi tujuan utama dia dan tim bukan sekadar melangkah ke final atau memastikan tiket ke Kejuaraan AFF Putri 2025. Mereka ingin menjadi juara.
Claudia ingin langsung fokus ke laga melawan Kamboja yang akan digelar Kamis (5/11/2024) pukul 19.30 WIB. Apalagi, pemain yang kini bergabung dengan klub Hamburg SV U-17 tersebut memprediksi pertandingan akan berjalan lebih intens.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/12/02/8c70bdc9-a638-4b0e-93c8-a332bf0ac0e1_jpg.jpg)
Selain karena pertandingannya lebih penting untuk merebut gelar juara, laga kontra Kamboja bakal lebih intens demi ”membalas” pertemuan sebelumnya. Pada laga sebelumnya di fase grup, Indonesia dan Kamboja hanya bisa bermain imbang tanpa gol.
”Pasti lebih intens, saya tau Kamboja bukan tim yang jelek. Kami bakal melakukan yang terbaik untuk bisa memenangi laga. Kami akan latihan keras, menganalisis permainan mereka, dan berharap melakukan terbaik, lalu jadi juara,” tutur Claudia.
Di sisi lain, Claudia juga mengaku tak punya target pribadi selain berharap bisa bermain bagus bersama rekan setim. Kalau ada peluang untuk mencetak gol lagi, tutur Claudia, dia tentu tidak akan melewatkannya.
”Namun, saya tidak mau terbebani dengan itu. Saya tidak mau memikirkan jadi pencetak gol terbanyak atau pemain terbaik. Saya hanya berharap saya dan tim bisa bermain bagus dan memenangi turnamen,” ujarnya lagi.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/05/06/bc15c5e7-4087-48f6-b771-96edbe1e7e97_jpg.jpg)
Pelatih timnas putri Indonesia, Satoru Mochizuki, juga menekankan bahwa kemenangan atas Singapura patut dirayakan. Namun, mereka juga harus langsung menatap pertandingan selanjutnya melawan Kamboja. Ada target utama yang telah menanti mereka.
”Sejak awal, target kami adalah menjadi juara. Kami sudah mendapatkan tiket ke final, saya sangat senang. Namun, setelah ini, kami akan memastikan lagi target kami dan mengevaluasi taktik kami untuk mempersiapkan final,” ujar Mochizuki.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Apolonius Lase