Kembalinya Serena Williams ke arena tenis profesional ditandai dengan ”comeback” di arena Wimbledon. Serena mendapat ”wild card” untuk nomor ganda dan tunggal.
22 Jun 2026 11:53 WIB · Olahraga
AFP/Henry Nicholls
LONDON, MINGGU — Setelah menerima wild card untuk bermain pada nomor ganda putri bersama kakaknya, Venus Williams, Serena Williams masuk ke dalam daftar peserta tunggal putri Wimbledon 2026. Serena akan menjadi salah satu petenis tertua yang tampil dalam turnamen tenis paling prestisius itu.
Nama Serena menjadi salah satu penerima wild card tunggal putri Wimbledon edisi ke-139 yang akan berlangsung di All England Club, London, Inggris, 19 Juni-12 Juli. Bersama Serena, dalam daftar yang diumumkan panitia turnamen, Minggu (21/6/2026), ada enam petenis tuan rumah dan Maja Chwalinska, petenis Polandia finalis Perancis Terbuka.
Ketika Chwalinska akan tampil untuk kedua kalinya pada babak utama Wimbledon, setelah mencapai babak kedua pada 2022, Serena akan tampil untuk ke-22 kali sejak debut pada 1998. Dari penampilan sebelumnya, Serena tujuh kali menjadi juara.
Serena akan bermain dalam usia 44 tahun. Jika bisa memenangi babak pertama, ibu dari dua anak ini menjadi petenis tertua yang memenangi babak utama Wimbledon pada era Terbuka.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/17/b7f51624b35cb8825d19c513b0faaa02-Germany_Berlin_Open_Tennis.jpeg)
Martina Navratilova menjadi petenis tertua yang bisa memenangi babak utama Grand Slam di lapangan rumput ini, yaitu pada babak pertama Wimbledon 2004, saat berusia 47 tahun 258 hari.
Sebelumnya, Serena memegang rekor sebagai juara tunggal putri Wimbledon tertua (2016) pada usia 34 tahun. Adapun juara tunggal putra tertua adalah Roger Federer yang berusia 25 tahun saat juara pada 2017.
Serena Williams (AS) menerima wild card tunggal putri. Ini bukan candaan.
Serena mendapat wild card saat dia kembali ke persaingan profesional pada 8-14 Juni di turnamen WTA 500 London, lalu bermain di WTA 500 Berlin pada nomor ganda putri. Dia kembali setelah berpamitan dari kompetisi pada 2022.
Pemegang 23 gelar Grand Slam itu memutuskan bertanding kembali karena ingin kedua putrinya, Olympia (8) dan Adira (2), melihatnya berkompetisi. Serena bahkan mengandung Olympia ketika bertanding di Australia Terbuka 2017 dan menjadi juara.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/17/d9eeeff789705347b1839e87b56ae3cb-Germany_Berlin_Tennis_Open.jpeg)
Serena bertanding bersama Victoria Mboko (Kanada) di London dan memenangi babak pertama. Namun, mereka harus mundur sebelum menjalani perempat final karena Mboko mengalami cedera lutut kiri ketika bermain pada nomor tunggal. Mboko bahkan tak bisa tampil di Wimbledon.
Di Berlin, Serena berduet dengan Karolina Muchova, tetapi tersingkir pada babak pertama. Meski kalah, Serena menilai, pernampilannya lebih baik dibandingkan di London.
Dia pun mengatakan, dua pertandingan tersebut bisa menjadi modal untuk tampil bersama Venus di Wimbledon setelah mendapat wild card.
Saat berbincang dengan jurnalis dalam konferensi pers di Berlin, muncul topik tentang peluangnya bermain kembali di nomor tunggal. ”Menurutmu, apakah saya siap bertanding di tunggal?” ujar Serena, berbalik bertanya kepada wartawan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/17/4f56ad22e47e97e8ef95bdc499362d14-wires_photo_1_.jpg)
Muchova, yang berada di sebelah Serena, mengatakan, dirinya sangat menantikan momen Serena bersaing kembali di tunggal. Penantian Muchova dan mungkin penggemar Serena hampir terwujud ketika pantia mengumumkan, Serena adalah salah satu penerima wild card nomor tunggal.
”Serena Williams (AS) menerima wild card tunggal putri. Ini bukan candaan,” bunyi pengumuman pantia penyelenggara Wimbledon dalam media sosial.
”Petenis ikonik akan kembali. Kami menantikannya,” ungkap WTA Tour merespons.
Serena, bersama keluarga dan tim pelatih, telah berada di kompleks lapangan tenis All England Club sejak pekan lalu. Empat tahun sebelumnya, Serena menjalani pertandingan terakhir di Wimbledon saat kalah dari petenis Perancis, Harmony Tan, dalam laga ketat, 5-7, 6-1, 6-7 (10-7).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/10/df25eaaae53b3aa1507d2d2def4e9910-serena_cover.jpg)
Adapun laga terakhirnya sebelum mengucapkan selamat tinggal pada persaingan profesional dijalani di depan publiknya pada ajang AS Terbuka 2022. Serena kalah dari Ajla Tomljanovic pada babak ketiga.
Tak ada petenis yang menjuarai tunggal putri sebagai petenis wild card, tetapi ada dua atlet yang melakukannya di nomor ganda. Mereka tak lain adalah duet Serena/Venus saat menjuarai Wimbledon 2000 dan 2002. (AFP/AP)
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
Nur Adji