Api di Balik Ketenangan Jannik Sinner pada Perancis Terbuka

Jannik Sinner melaju ke perempat final turnamen Perancis Terbuka. Petenis nomor satu dunia itu belum kehilangan satu set pun.

03 Jun 2025 10:21 WIB · Olahraga

Oleh Yulia Sapthiani

PARIS, SENIN — Petenis putra peringkat teratas dunia, Jannik Sinner, memenangi 18 pertandingan beruntun di arena Grand Slam yang mengantarkannya ke perempat final Perancis Terbuka 2025. Sinner menghadapi setiap tekanan dengan tenang hingga selalu menang straight sets di Roland Garros, Paris, Perancis.

Pada babak keempat yang berlangsung di Lapangan Philippe Chatrier, Roland, Garros, Senin (2/6/2025) malam waktu setempat atau Selasa (3/6/2025) dini hari waktu Indonesia, Sinner menang atas Andrey Rublev dengan skor 6-1, 6-3, 6-4. Hasil itu didapat setelah Sinner mempertahankan momentum dari kemenangan atas Jiri Lehecka 6-0, 6-1, 6-2 pada babak ketiga, dua hari sebelumnya.

Saat berhadapan dengan Rublev, Sinner hanya kehilangan tujuh poin pada lima gim pertama. Tunggal putra asal Italia itu membuat 25 winner, tak kehilangan servisnya dalam dua jam pertandingan dan hanya menghadapi satu break point lawan.

Sinner begitu tenang menghadapi Rublev. Namun, di balik ketenangannya, Sinner punya ”api” yang menyala dalam hatinya.

”Dalam hati saya sebenarnya ada ’badai’, tetapi tenis adalah permainan yang sangat mengandalkan mental dan Anda harus berusaha tidak memperlihatkan apa-apa kepada lawan,” kata Sinner.

Petenis Italia, Jannik Sinner, memukul bola saat menghadapi Andrey Rublev (Rusia) pada laga babak keempat tunggal putra Grand Slam Perancis Terbuka 2025 di Lapangan Philippe-Chatrier, Kompleks Roland-Garros, Paris, Perancis, Selasa (2/6/2025). Sinner menang, 6-1, 6-3, 6-4.

Faktor mental

Selain menyembunyikan emosinya, Sinner menggunakan faktor mental itu untuk melihat kondisi lawan dan mengendalikan permainan.

”Saat melihat lawan dalam kondisi tertekan, kita biasanya ingin langsung menaikkan level permainan, tetapi saya adalah orang yang punya kebiasaan memperhatikan lawan lebih lama. Saya berusaha untuk memahami apa yang dirasakan lawan. Pada awal karier, ’badai’ itu selalu saya keluarkan, tidak hanya di dalam. Saat ini, saya senang bisa mengendalikan itu,” ujar petenis Italia berusia 23 tahun itu kemudian.

Dengan kemampuan mengendalikan emosi sehingga selalu terlihat tenang saat di lapangan, Sinner meraih tiga gelar juara Grand Slam sejak 2024. Dia menjuarai Australia Terbuka dan Amerika Serikat Terbuka pada tahun tersebut dan mempertahankan gelar Australia Terbuka. Sejak menjuarai AS Terbuka di New York pada 2024, Sinner tak terkalahkan dalam 18 pertandingan di Grand Slam.

Quote

Perempat final Djokovic melawan Zverev menjadi ulangan semifinal Australia Terbuka yang tak selesai.

Lanjutan perjalanannya untuk memperpanjang kemenangan dan mempertahankan peluang menjuarai Perancis Terbuka untuk pertama kalinya akan dijalani saat melawan Alexander Bublik pada perempat final. Kemenangan atas unggulan kelima, Jack Draper, 5-7, 6-3, 6-2, 6-4, pada babak keempat mengantarkan Bublik ke perempat final Grand Slam untuk pertama kalinya.

Petenis Kazakhstan, Alexander Bublik, merayakan kemenangan atas Jack Drapper (Inggris Raya) pada laga babak keempat tunggal putra Grand Slam Perancis Terbuka 2025 di Lapangan Suzanne Lenglen, Kompleks Roland-Garros, Paris, Perancis, Selasa (2/6/2025).

Sebelumya, petenis Kazakhstan itu hanya sekali mencapai babak keempat Grand Slam, yaitu di Wimbledon 2023. Untuk itulah, Bublik menyebut kemenangan atas Draper sebagai momen terbaik dalam hidupnya.

Novak Djokovic

Kemenangan dalam empat babak tanpa kehilangan set juga dicapai Novak Djokovic. Pemilik 24 gelar juara Grand Slam, termasuk tiga dari Perancis Terbuka, itu mengalahkan Cameron Norrie 6-2, 6-3, 6-2.

Selanjutnya, dia akan berebut tiket perempat final dengan Alexander Zverev yang hanya bermain 1,5 set setelah lawannya, Tallon Griekspoor, mundur pada set kedua karena cedera. Zverev menang 6-4, 3-0. Zverev pun akan menjadi lawan berat pertama bagi Djokovic, demikian pula sebaliknya.

Perempat final Djokovic melawan Zverev menjadi ulangan semifinal Australia Terbuka yang tak selesai. Saat itu, Djokovic hanya menyelesaikan satu set dengan skor 6-7 (5), lalu mundur karena cedera hamstring kiri. Saat pemeriksaan seusai turnamen, ternyata terdapat robekan pada hamstring mantan petenis nomor satu dunia tersebut.

Sebelum bertemu di Melbourne Park pada Januari 2025, kedua petenis itu telah bertemu 12 kali dengan keunggulan 7-5 bagi Djokovic. Dalam dua pertemuan di lapangan tanah liat, mereka berbagi kemenangan. Zverev menang dalam final Roma Masters 2017, lalu Djokovic mengalahkan petenis Jerman itu pada perempat final Perancis Terbuka 2019.

Petenis Serbia, Novak Djokovic, melayangkan pukulan servis menghadapi Cameron Norrie (Inggris Raya) pada laga babak keempat tunggal putra Grand Slam Perancis Terbuka 2025 di Lapangan Philippe-Chatrier, Kompleks Roland-Garros, Paris, Perancis, Selasa (2/6/2025). Djokovic menang 6-2, 6-3, 6-2.

Djokovic mengatakan, kemenangan straight sets dalam empat babak akan menjadi modal yang baik untuk melawan Zverev yang memiliki persentase kemenangan terbaik di Roland Garros dibandingkan dengan tiga Grand Slam lain.

Zverev memiliki persentase kemenangan 79 persen di Perancis Terbuka, lebih baik dari Australia Terbuka (76 persen), AS Terbuka (74 persen), dan Wimbledon (67 persen). Zverev pun tampil di final Perancis Terbuka 2024, tetapi kalah dari Carlos Alcaraz.

Misi balas dendam

Perempat final tunggal putri yang akan berlangsung Selasa diwarnai laga dengan misi balas dendam. Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, bertekad membalas kekalahan dari Zheng Qin Wen, dalam pertandingan yang akan berlangsung di Lapangan Philippe Chatrier.

Sabalenka hanya sekali kalah dari tujuh pertemuan dengan petenis China tersebut, tetapi itu sangat membekas di hatinya. Kekalahan itu terjadi hanya dua pekan sebelum Perancis Terbuka, yaitu pada perempat final WTA 1000 Roma, dengan skor 4-6, 3-6.

”Saya ingin membalas kekalahan itu. Saya pun senang bisa bertemu dia di perempat final di Roland Garros,” kata Sabalenka.

Petenis Belarus, Aryna Sabalenka, melayangkan pukulan servis ke bidang permainan lawannya, Olga Danilovic (Serbia) pada laga babak ketiga tunggal putri Grand Slam Perancis Terbuka 2025 di Stadion Roland-Garros, Paris, Perancis, Jumat (30/5/2025).

Sementara Zheng mengatakan bahwa impiannya mencapai perempat final Perancis Terbuka akhirnya tercapai. Meskipun meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 di tempat yang sama, dia sangat penasaran bisa mencapai perempat final turnamen tertinggi di lapangan tanah liat tersebut.

”Saya berjuang setiap tahun. Saya bahkan mengingat momen Olimpiade untuk menjadi semangat. Saya tak pernah memperhatikan skor, hanya terus berusaha untuk meraih poin demi poin,” kata Zheng.

Pemenang dari laga itu akan bertemu Iga Swiatek atau Elina Svitolina pada semifinal. Swiatek unggul 3-1. Akan tetapi, satu-satunya kemenangan Svitolina didapat dari ajang Grand Slam, yaitu di perempat final Wimbledon 2023. (AFP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji