SEPAK BOLA

Dibantu Tiga Perempuan, John Herdman Wujudkan Spirit Inklusi di Timnas Indonesia

John Herdman membuat Maeve Glass menunda pensiun dan merekrut nutrisionis Persija. Skuad "Garuda" catat jumlah ofisial perempuan terbanyak dalam sejarah.

25 Mar 2026 11:28 WIB · Olahraga

Kompas/Danu Kusworo

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

John Herdman datang ke Indonesia tidak sekadar untuk berusaha meningkatkan performa dan prestasi tim nasional Indonesia, ia juga telah menghadirkan kultur anyar yang positif dalam menyajikan iklim sepak bola inklusif. Juru taktik asal Inggris itu merekrut tiga perempuan dengan keahlian berbeda sebagai ofisial.

Hal itu terungkap dalam sesi latihan terbuka perdana timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026, Selasa (24/3/2026), di Stadion Madya Senayan, Jakarta. Selain telah mendatangkan enam anggota staf kepelatihan impor untuk membantu kinerjanya dan menyertakan tiga anggota staf asal Indonesia, Herdman tidak ketinggalan mengajak tiga perempuan untuk membantu tugas-tugas profesionalnya di dalam dan luar lapangan.

Dibandingkan dengan rezim-rezim kepelatihan terdahulu yang hanya didominasi laki-laki, Herdman menunjukkan bahwa peran perempuan amat penting di dalam tim. Tiga perempuan asisten Herdman itu memiliki peran yang berbeda.

Satu peran penting nan krusial dipegang oleh Maeve Glass. Ia bertugas sebagai pengatur administrasi timnas Indonesia di bawah kendali Herdman. Itu artinya Glass berperan untuk memastikan kehadiran pemain melalui persiapan tiket kedatangan dan kepulangan mereka seusai tugas timnas serta penginapan tim. Urusan transportasi dan akomodasi tim selama di Jakarta juga dipegang Glass.

Pada sesi latihan, Selasa kemarin, Glass mengenakan seragam kasual alih-alih jersei latihan tim. Ia mengenakan kaos berwarna biru tua buatan Kelme—apparel Indonesia terkini—kemudian mengenakan celana pendek dan sepatu olahraga hitam. Tak ketinggalan, ia menggunakan tas hitam di punggungnya.

Sebanyak 15 anggota timnas Indonesia berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Indoneaia akan menghadapi Timnas Saint Kitts dan Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat mendatang dalam rangka FIFA Series 2026. Latihan dipimpin langsung pelatih John Herdman. 

Kompas/Danu Kusworo

Glass selalu mengamati aktivitas latihan tim sembari berdiri. Satu momen ketika ia duduk dilakukan saat tengah menerima telepon. Penampilan Glass itu serupa dengan gayanya ketika bertugas untuk tim putra dan putri Kanada.

Menariknya, Glass bersedia menerima ajakan Herdman untuk membantu timnas Indonesia setelah sempat berstatus pensiun seusai bertugas untuk timnas Kanada pada 22 November 2023. Sejak 2008 bertugas di tim putri Kanada, Glass direkrut Herdman untuk tim putra Kanada pada awal 2022. Kala itu, Herdman mulai mempersiapkan tim untuk kualifikasi Piala Dunia 2022.

Kerja sama Herdman dengan Glass sudah tercipta sejak Herdman memulai petualangannya bersama tim putri Kanada pada September 2011. Glass masuk dalam daftar staf sebagai manajer peralatan pada pemusatan latihan tim putri Kanada yang dimulai 23 September 2011.

Tak heran, kebersamaan yang sudah berjalan 15 tahun itu membuat Herdman membutuhkan peran Glass untuk ”mengendalikan” para pemain. Glass memiliki panggilan akrab di tim putri dan putra Kanada, yaitu mom atau ibu.

Dari Persija

Selain Glass, satu sosok pakar wanita lain adalah Emilia Achmadi. Ia adalah nutrisionis atau ahli gizi yang bertugas bersama Persija Jakarta.

Sebanyak 15 anggota timnas Indonesia berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Indoneaia akan menghadapi Timnas Saint Kitts dan Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat mendatang dalam rangka FIFA Series 2026. Latihan dipimpin langsung pelatih John Herdman. 

Kompas/Danu Kusworo

Ia mengenakan jersei hijau yang serupa dengan staf penunjang timnas, termasuk pelatih kebugaran dan performa Cesar Meylan. Sejak awal latihan, ia telah sibuk menyiapkan satu per satu botol minuman energi untuk para pemain.

Setelah selesai melakukan sesi pemanasan bersama Meylan, Emilia menyerahkan setiap botol kepada pemain. Ia bahkan sempat berbincang dengan bek tengah, Rizky Ridho, ketika pemain Persija itu tengah meneguk minuman dan sebelum masuk ke dalam lapangan untuk menjalani sesi utama latihan.

Kemudian, satu perempuan lain tidak hadir lama di arena latihan Stadion Madya. Ia datang lebih telat ketika tim dan staf pelatih sudah berkumpul di lapangan. Datang dengan menggunakan mobil berbeda, bukan bus tim, ia mengenakan kemeja polo berwarna biru tua dan bercelana panjang olahraga hitam.

Sosok itu kerap pula terlihat menemani Herdman ketika menyaksikan laga-laga BRI Super League 2025-2026. Paling sering ia terlihat saat Herdman mengamati pertandingan di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten.

Sebanyak 15 anggota timnas Indonesia berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Indoneaia akan menghadapi Timnas Saint Kitts dan Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat mendatang dalam rangka FIFA Series 2026. Latihan dipimpin langsung pelatih John Herdman. 

Kompas/Danu Kusworo

Herdman mengungkapkan, para asistennya, termasuk tiga perempuan anggota staf, itu dibawa untuk bisa menunjang dan melakukan akselerasi peningkatan performa timnas Indonesia. Selain membantu timnas, para anggota stafnya diharapkan bisa menghadirkan transfer pemahaman dengan staf asli Indonesia alias lokal.

”Saya membawa tim yang pernah bekerja dengan saya. Mereka memahami metodologi, sistem, kerangka kerja taktis, dan budaya kerja saya. Saya juga berharap mereka yang ahli di bidang masing-masing bisa merangkul budaya Indonesia dan memadukan hal-hal baik dengan staf lokal untuk membantu mengeluarkan yang terbaik dari para pemain,” tutur Herdman.

Kultur kental

Bagi Herdman, mengajak serta perempuan untuk bekerja dalam hal-hal teknis sepak bola bukan sesuatu yang asing. Pengalamannya menangani tim putri Kanada dan Selandia Baru membantunya sangat memahami bahwa perempuan juga harus memiliki kesempatan setara dengan laki-laki.

Sebagai contoh, ia menyertakan lima perempuan sebagai anggota staf tim Kanada di Piala Dunia Qatar 2022. Itu adalah kuantitas perempuan staf terbanyak dalam skuad tim putra Kanada, baik dalam laga uji coba maupun turnamen resmi.

Mereka adalah Glass (administrasi), Sarah Smith (fisioterapis), Susan Cockle (staf performa mental), Robyn Gayle (staf performa mental), serta Sandra Gage (kepala penyiaran dan petugas pemasaran).

Ridho menyebut Herdman menyajikan perbedaan dibandingkan dengan pelatih Indonesia terdahulu. ”Ia lebih detail. Suka detail dan intensitas lebih tinggi daripada biasa,” kata Ridho tentang Herdman.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono