Ditahan Palmeiras, Lionel Messi Reuni dengan PSG

Inter Miami melepas predikat juara Grup A pada 10 menit akhir laga kontra Palmeiras. Palmeiras menantang sesama duta Brasil, Botafogo, di 16 besar.

24 Jun 2025 11:50 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

ATLANTA, SELASA — Dua tahun setelah meninggalkan Paris, ibu kota Perancis, Lionel Messi mendapatkan kesempatan untuk menghadapi mantan timnya, Paris Saint-Germain, pada babak 16 besar Piala Dunia Antarklub. Terlepas dari jalan terjal di fase gugur, Messi membantu Inter Miami mencetak sejarah baru dalam ”soccer” di Amerika Serikat.

PSG, yang berstatus juara Grup B, bakal menantang Miami, peringkat kedua Grup A, di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Minggu (29/6/2025). Duel itu bak arena pembuktian bagi Messi, juga PSG.

Bersama PSG, Messi mendapatkan periode karier yang terburuk. Ia gagal membantu ”Les Parisiens” meraih trofi Liga Champions yang diidam-idamkan. Pada akhir masa baktinya di Paris, Messi ”diusir” oleh kelompok suporter PSG karena tidak mampu memenuhi ekspektasi untuk mengangkat martabat raksasa Perancis itu di kancah Eropa.

Meski begitu, Messi tetap hadirkan performa baik. Ia mencetak 32 gol dan 35 asis pada 75 pertandingan berseragam PSG. Lalu, dua gelar Liga Perancis didapatkan Messi selama bermukim di Paris.

Setelah dua musim tanpa Messi, PSG akhirnya bisa menggoreskan tinta emas baru dalam sejarah klub. Gelar Liga Champions 2024-2025 menegaskan kualitas PSG sebagai salah satu tim terbaik di dunia saat ini.

Pemain Inter Miami Lionel Messi (kiri) dan pemain PalmeirasLucas Evangelista berebut bola pada laga grup A Piala Dunia Antarklub 2025 di di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, ASMinggu (29/6/2025). Laga berakhir imbang 2-2.

Hal menarik lainnya adalah Luis Enrique, pelatih yang mengakhiri penantian PSG untuk trofi Liga Champions, yang merupakan juru taktik terakhir yang membantu Messi meraih trofi ”Si Kuping Besar”. Kala menangani Barca 10 tahun lalu, Enrique membawa Messi dan kawan-kawan meraih gelar Liga Champions demi mengukuhkan musim treble winner kedua dalam historis Barca.

Shay Given, legenda Newcastle United, menyebut Messi tentu tidak pernah membayangkan takdirnya bertemu lagi dengan PSG setelah meninggalkan Eropa untuk bermain di AS. Menurut Given, PSG bakal menghadirkan laga yang super berat untuk Inter Miami.

”PSG adalah tim terbaik saat ini. Inter Miami berharap tidak bertemu mereka lebih dini. Namun, laga itu akan berjalan menarik meskipun secara kualitas PSG jauh lebih baik,” tutur Given dalam ulasannya di DAZN.

Lengah

Kepastian Miami jumpa PSG didasari hasil imbang 2-2 kontra Palmeiras pada partai pamungkas Grup A di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Selasa (24/6/2025) pagi WIB. Miami sempat unggul dua gol lebih dulu melalui skema serangan balik dari Tadeo Allende pada menit ke-16, lalu penyerang veteran, Luis Suarez, memamerkan skill individu dan ketajamannya ketika laga memasuki menit ke-65.

Sayang, kemenangan dan posisi puncak Grup A menguap pada 10 menit akhir pertandingan akibat kelengahan lini belakang Miami. Paulinho (80’) dan Mauricio (87’) memenangi second ball di dalam kotak penalti Miami sebelum mampu menaklukan kiper Miami, Oscar Ustari.

Pemain Inter Miami Luis Suarez (kiri) berebut bola dengan pemain Palmeiras Marcos Rocha pada laga grup A Piala Dunia Antarklub 2025 di di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, ASMinggu (29/6/2025). Laga berakhir imbang 2-2.

Dengan hasil imbang itu, Palmeiras dan Miami sama-sama mengumpulkan lima poin. Posisi kedua tim ditentukan oleh selisih gol. Palmeiras berhak duduk di puncak klasemen berkat selisih 5 gol, sedangkan Miami mengemas selisih 4 gol.

Pelatih Miami Javier Mascherano kehilangan senyum pada peluit akhir. Ia sempat tersenyum lebar saat menyaksikan gol dari Suarez. Meski begitu, ia bangga dengan performa anak asuhannya yang bermain lebih dari 100 persen kemampuan.

”Kami mencetak malam bersejarah untuk MLS (Liga AS) untuk menjadi salah satu 16 tim terbaik di dunia. Saya pikir Miami memberikan tolok ukur baru bagi MLS,” ujar Mascherano dalam wawancara setelah pertandingan dilansir laman FIFA.

Miami dipastikan menjadi satu-satunya duta AS di babak gugur. Seattle Sounders tidak mampu bersaing di Grup B karena gagal meraih satu poin pun dari tiga gim. Kemudian, Los Angeles FC juga sudah tersisih dari persaingan Grup D pada laga kedua.

Mascherano menuturkan, sebelum turnamen Piala Dunia Antarklub dimulai, banyak pihak yang sangsi dengan kemampuan Miami bersaing di Grup A. Miami, lanjutnya, membuktikan kualitas untuk meraih satu kemenangan dan dua imbang.

”Banyak pihak tidak mengetahui kemampuan tim ini. Menghadapi Palmeiras yang menyajikan pertandingan sangat intens dari awal hingga akhir, kami menyajikan penampilan kolektif yang luar biasa,” kata Mascherano.

Sementara itu, Palmeiras akan menjalani ”derbi Brasil” menghadapi Botafogo pada babak perdelapan final.

Pemain Al Ahly, Wessam Abou Ali (kiri), bersama Trezeguet merayakan golnya ke gawang Porto ada laga grup A Piala Dunia Antarklub 2025 di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, AS, Selasa (24/6/2025) WIB. Laga berakhir imbang 4-4.

Gim terbaik

Sementara itu, di Stadion MetLife, New Jersey, Al Ahly dan FC Porto menghadirkan pertandingan terbaik di Piala Dunia Antarklub 2025 sejauh ini. Kedua tim mengemas hasil remis 4-4.

Penyerang Wessam Abou Ali menjadi bintang bagi tim asal Mesir itu dengan mencetak hattrick pada menit ke-15, 45+2, dan 51. Mohamed Ali Ben Romdhane ikut mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-64.

Porto, salah satu tim terbaik Portugal, menunjukkan kolektivitas melalui sumbangan gol dari empat pemain berbeda. Mereka adalah Rodrigo Mora (23’), William Gomes (50’), Samu Aghehowa (53’), dan Eduardo Gabriel (89’).

Skor imbang di New Jersey menjadi hasil remis kedua yang dikemas Porto dan Al Ahly di Grup A. Porto mengakhiri persaingan Piala Dunia Antarklub 2025 dengan duduk di peringkat ketiga. Sementara Al Ahly, tim tersukses di Mesir, bertengger di posisi terakhir.

”Sangat-sangat kecewa gagal menang. Kami seharusnya bisa mencetak lima hingga enam gol untuk memenuhi tujuan menang di gim terakhir. Secara umum, kami tunjukkan kualitas dengan spirit besar dan rasa lapar untuk tampil maksimal pada tiga pertandingan,” kata Abou Ali kepada DAZN.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .