Mengantisipasi serangan lanjutan, misi Washington di Saudi mengingatkan warga AS di wilayah itu untuk tidak mengunjungi kedutaan dan kantor perwakilan lain di Saudi.
04 Mar 2026 09:30 WIB · Internasional
AFP
WASHINGTON DC, RABU — Dalam serangan balasan Senin lalu atas properti Amerika Serikat di Riyadh, pesawat nirawak Iran menghantam kantor Badan Intelijen Pusat (CIA). Kantor itu berada di kompleks Kedutaan Besar AS di Riyadh. Merujuk kantor berita Reuters, Rabu (4/3/2026), CIA menolak berkomentar atas informasi tersebut.
Dalam artikel yang diunggah The Jerusalem Post disebutkan Departemen Luar Negeri AS dan Pemerintah Saudi mengonfirmasi serangan tersebut. Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan, Kedutaan Besar AS di Riyadh dihantam oleh dua drone yang mengakibatkan kebakaran terbatas dan sejumlah kerusakan struktural.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2022/10/19/f9d38773-1d05-4975-bf86-cb11d50936a0_jpg.jpg)
Mengantisipasi serangan lanjutan, misi Washington di Saudi mengingatkan warga AS di wilayah itu untuk tidak mengunjungi kedutaan dan kantor perwakilan lain di Saudi. ”Ada ancaman serangan rudal dan UAV yang akan segera terjadi di Dhahran. Jangan datang ke Konsulat AS,” kata misi AS di Saudi.
Selain di Riyadh, Arab Saudi, kantor konsulat AS di Dubai, Uni Emirat Arab, juga diserang. Serangan terjadi pada Selasa (3/3/2026) malam. Sebagaimana di Riyadh, serangan tersebut juga menyebabkan Konsulat AS di Dubai terbakar.
”Pihak berwenang Dubai telah mengonfirmasi bahwa kebakaran akibat insiden terkait drone di dekat Konsulat AS telah dipadamkan,” kata Kantor Media Dubai di X.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/04/151ef42f4054344e33ad9fc20e21129e-UAE_ISRAEL_US_IRAN_CONFLICT_136561928.jpg)
Kepada kantor berita AFP, seorang warga mengatakan, mereka mendengar ledakan, lalu terlihat kobaran api. Polisi kemudian menutup jalan di sekitar Konsulat AS itu. Mereka kemudian mengusir warga yang hendak melihat lokasi serangan.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengonfirmasi serangan pesawat nirawak di Dubai dan mengatakan seluruh staf selamat. ”Sebuah drone menghantam tempat parkir yang berdekatan dengan gedung kedutaan dan kemudian menyebabkan kebakaran di tempat itu. Semua personel telah dipastikan keberadaannya,” kata Rubio kepada wartawan di Washington.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/04/3ebc4c09d772e6cf1d0f0fa3b37a9303-US_WHITE_HOUSE_OFFICIALS_HOLD_ALL_MEMBERS_BRIEFINGS_ON_IRAN_STRI_136614952.jpg)
Di sisi lain, meskipun mendapatkan lebih dari 1.000 serangan, Uni Emirat Arab mengatakan tidak berencana membalas serangan Iran. ”Uni Emirat Arab menegaskan kembali bahwa pemerintah belum mengambil keputusan apa pun untuk mengubah postur pertahanannya sebagai tanggapan terhadap serangan berulang Iran,” kata Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab dalam sebuah pernyataan.
”UEA menegaskan kembali bahwa UEA bukan pihak dalam perang ini dan belum mengizinkan penggunaan wilayah, perairan teritorial, atau wilayah udaranya untuk serangan apa pun terhadap Iran,” kata Kemenlu UEA menambahkan.
(AP/AFP/Reuters)
Penulis:
Bonifasius Josie Susilo HEditor:
Nur HidayatiPenyelaras Bahasa:
Nur Adji