Emil Audero Cedera, Timnas Indonesia Terancam Krisis Kiper

Cedera otot membuat Emil Audero menepi di pekan kelima Liga Italia. Di sisi lain, Maarten Paes juga belum pulih dari cedera ”hamstring” sejak akhir Juli.

28 Sep 2025 07:11 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

COMO, SABTU — Untuk pertama kali di Liga Italia musim 2025-2026, Emil Audero tidak memulai pertandingan sebagai kiper utama Cremonese. Cedera otot merupakan penyebab kiper tim nasional Indonesia itu hanya menyaksikan rekan setimnya bermain imbang 1-1 kontra Como di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Sabtu (27/9/2025).

Emil sejatinya masuk dalam susunan 11 pemain awal pada gim pekan kelima Cremonese. Pelatih Cremonese memasukkan nama penjaga gawang lulusan akademi Juventus itu untuk melanjutkan tren nirkalah tim asuhannya di Liga Italia.

Namun, ambisi Emil untuk menjalani gim kelima sekaligus melanjutkan tren nirbobol dalam dua gim sebelumnya pupus pada masa pemanasan jelang laga. Ia mengalami masalah pada otot kakinya.

Kondisi itu merebut kesempatan Emil tampil di markas Como. Namanya sekadar menghiasi daftar pemain cadangan tim.

Quote

Tes itu diharapkan untuk memperjelas secara tepat tingkat cedera dan masa pemulihan.

Kiper timnas Indonesia, Emil Audero, berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (4/6/2025). Timnas Indonesia dijadwalkan bertanding melawan China pada laga Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Kamis (5/6/2025) malam. Indonesia wajib menang dalam laga itu untuk menjaga peluang lolos ke babak utama Piala Dunia 2016.

KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA)
04-06-2025

”Emil merasakan kesakitan pada ototnya. Mantan kiper Inter Milan itu digantikan pelapisnya, Marco Silvestri, yang menjalani gim debut berseragam Cremonese,” tulis laporan La Gazzetta dello Sport.

Lebih lanjut, media olahraga terkemuka berbasis di Milan, Italia, itu menyebut bahwa pemain kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, itu bakal menjalani tes pada Minggu (28/9/2025). ”Tes itu diharapkan untuk memperjelas secera tepat tingkat cedera dan masa pemulihan,” lanjut laporan itu.

Dalam karier profesionalnya, Emil belum pernah mengalami cedera otot kakinya. Ia hanya dua kali menepi akibat cedera yang terdiri dari cedera otot perut dan bahu. Dua jenis cedera itu dialami Emil ketika membela Sampdoria medio 2021 hingga 2023.

Pelatih Cremonese Davide Nicola tidak menyebut secara rinci masalah yang dialami Emil sebelum pertandingan kontra Como. Ia lebih menyoroti peran kolektif anak asuhannya untuk meraih satu poin sekaligus belum terkalahkan.

”Anak-anak memberikan perjuangan terbaik mereka. Sulit untuk bisa memberikan kesempatan bermain kepada seluruh pemain, tetapi saya senang ketika tampil, mereka menunjukkan permainan maksimal,” ucap Nicola seusai laga dilansir Calcio Cremonese.

Kiper Indonesia, Emil Audero (kiri), berupaya mengadang gelandang Jepang, Keito Nakamura, pada laga kualifikasi putaran ketiga Piala Dunia 2026 di Stadion Kota Suita, Prefektur Osaka, Jepang, Selasa (10/6/2025). Indonesia kalah telak, 0-6.

Satu poin dari markas Como membantu Cremonese berada di posisi keenam dengan koleksi sembilan poin. Sementara ”Grigiorossi” atau ”Abu-abu Merah”, julukan Cremonese, berstatus tim promosi dengan performa gemilang. Mereka melampaui capaian Sassuolo dan Parma yang berada di luar zona 10 besar.

Meskipun gagal mempertahankan gawang Cremonese nirbobol di dua pekan sebelumnya, Silvestri tidak bermain buruk. Ia mengoleksi lima penyelamatan untuk memastikan satu poin timnya.

”Kami bermain dengan soliditas tinggi. Tugas bertahan tidak sekadar milik pemain bertahan, tetapi semua pemain ikut berperan dalam fase defensif tim,” kata Silvestri, yang berusia 34 tahun, dilansir laman klub.

Tanpa pelapis sepadan

Jika absennya Emil mampu disubstitusi secara sepadan oleh Silvestri, hal itu sulit dialami oleh timnas Indonesia pada putaran keempat pra-Piala Dunia 2026, Oktober nanti. Pasangan Emil yang bergantian mengisi pos di bawah mistar skuad ”Garuda”, yakni Maarten Paes, juga sudah lebih dulu menderita cedera.

Akibat cedera hamstring, Maarten menepi dan absen membela Dallas FC sejak akhir Juli lalu. Maarten juga tidak masuk dalam susunan pemain yang dipanggil pada laga uji coba timnas Indonesia kontra Taiwan dan Lebanon, awal bulan ini.

Kiper timnas Indonesia, Maarten Paes, berlatih menjelang laga melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (24/3/2025). Timnas Indonesia dijadwalkan bertanding melawan Bahrain pada laga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga pada Selasa (25/3/2025) pukul 20.45 WIB. KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA) 24-03-2025

Maarten memang masuk dalam salah satu dari tiga kiper yang dipanggil Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert untuk menghadapi Arab Saudi dan Irak. Tetapi, kondisi Maarten sangat tidak ideal dengan merujuk kebugaran laga dan sentuhan terbaiknya karena tidak menjalani gim kompetitif lebih dari dua bulan.

Dengan dua kiper yang berkarier di luar negeri mengalami kendala fisik, harapan ada di pundak Ernando Ari, kiper Persebaya Surabaya. Pengalaman Ernando di Piala Asia 2023 hingga laga-laga putaran awal pra-Piala Dunia 2026 menjadi bekalnya menambah cap bersama skuad Garuda.

Tanpa menepikan kualitas Ernando, kehadiran Emil dan Maarten akan lebih menyajikan keyakinan dan optimisme bagi ambisi mengejar satu tiket ke Piala Dunia 2026. Apalagi Emil, tengah dalam periode terbaik dalam kariernya.

Sebelum koleksi dua gim nirbobol di Liga Italia, ia juga menjalani dua laga uji coba berseragam Indonesia dengan tidak kemasukan. Emil telah memberikan bukti bahwa kehadirannya mendorong pemain bertahan Indonesia tampil lebih tenang. Jadi, semoga saja cedera otot Emil tidak terlampau parah.

Mungkin saja, ia tidak bermain kontra Inter Milan, pekan depan. Harapannya, Emil tetap bisa tampil untuk timnas Indonesia pada dua laga ”final” menuju pentas dunia. (AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Galih Rudanto