Lima dari enam wakil Indonesia yang tampil pada hari pertama All England menang. Salah satunya Fikri/Daniel yang menyingkirkan unggulan teratas ganda putra.
12 Mar 2025 09:37 WIB · Olahraga
BIRMINGHAM, SELASA — Ganda putra menjadi nomor dengan persaingan paling merata dan berat sejak babak pertama All England. Dengan peluang menang yang sama bagi semua peserta, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin mengambil kesempatan itu dengan menyingkirkan unggulan teratas.
Momen itu terjadi pada hari pertama turnamen di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Selasa (11/3/2025). Dalam pertandingan terakhir Senin malam waktu setempat atau Selasa dini hari waktu Indonesia, Fikri/Daniel mengalahkan pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, dengan skor 22-20, 21-18.
Dalam pertemuan pertama kedua pasangan, Fikri/Daniel unggul pada hampir sepanjang gim pertama. Astrup/Rasmussen hanya unggul pada skor 4-3 dan 20-19, tetapi mereka gagal memanfaatkan game point tersebut.
Pada gim kedua, Astrup/Rasmussen memiliki peluang memenanginya saat unggul hingga tiga poin. Fikri/Daniel menyalip mereka sejak unggul 16-15 sampai akhirnya memenangi pertandingan dalam waktu 42 menit.
Ini menjadi kemenangan pertama Fikri/Daniel sebagai pasangan di All England, meski mereka berpengalaman tampil di All England dengan pasangan sebelumnya, yaitu Fikri/Bagas Maulana dan Daniel/Leo Rolly Carnando. Fikri/Bagas, bahkan, menjadi juara pada 2022.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/12/b26ef688f399e0557581abf97db900b0-FikriDaniel2_R32_AllEngland2025_PBSI_20250311.jpg)
Adapun Astrup/Rasmussen tak pernah beruntung di All England meski mereka merupakan pemain Eropa yang seharusnya terbiasa dengan atmosfer dan berbagai kondisi di Eropa. Akan tetapi, sejak tampil di All England pada 2014, hasil terbaik mereka adalah semifinal pada 2021. Pada 11 penampilan lain, sebanyak 10 kali mereka tersingkir pada babak pertama atau kedua.
”Kami mengucapkan syukur bisa diberikan kelancaran dan kemenangan. Pertandingan tadi sengit dari awal. Mereka juga bermain sangat bagus dan tidak mudah dikalahkan. Kami bisa menang karena fokus pada pola permainan kami sendiri,” komentar Fikri.
Fikri/Daniel berpasangan sejak Agustus 2024, sama seperti Leo/Bagas. Mereka merupakan formasi baru setelah bertukar pasangan seusai Olimpiade Paris.
Seperti Fikri/Daniel, Leo/Bagas pun melaju ke babak kedua setelah mengalahkan Lee Fang Chih/Lee Fang Jen (Taiwan) 21-14, 21-11. Bagas mengatakan, pertandingan itu mereka menangi karena bermain dalam tempo cepat, tetapi dengan pola pikir tenang. ”Lawan banyak bermain ke depan. Jadi, kami antisipasi dengan variasi penempatan bola atau bertahan dulu lalu balik menyerang,” ujarnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/12/49195b68e9abd366caed4e278a1c2b96-LeoBagas3_R32_AllEngland2025_PBSI_20250311.jpg)
Setelah memenangi tantangan pertama, Fikri/Daniel dan Leo/Bagas akan bertemu pada babak kedua. Fikri bertekad membalas kekalahan dari teman latihan di pelatnas bulu tangkis, Cipayung, Jakarta, itu saat mereka bertemu pada semifinal Korea Terbuka, Agustus 2024.
Selain Astrup/Rasmussen, unggulan lain yang menjadi korban ketatnya persaingan ganda putra adalah Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Unggulan kelima asal Malaysia yang saat ini dilatih Herry Iman Pierngadi itu kalah dari Rasmus Kjaer/Frederik Soegaard (Denmark) 16-21, 21-16, 18-21.
Malaysia juga kehilangan andalan pada nomor tunggal putra, yaitu Lee Zii Jia, yang menjadi unggulan ketujuh. Lee kalah dari Ng Ka Long Angus (Hong Kong) 21-19, 16-21, 12-21.
Sementara itu, selain Fikri/Daniel dan Leo/Bagas, Indonesia memiliki dua ganda putra lain yang akan menjalani babak pertama pada Rabu dengan melawan pasangan China. Juara bertahan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan melawan Chen Bo Yang/Liu Yin. Adapun Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani berhadapan dengan peraih perak Olimpiade Paris 2024, Liang Wei Keng/Wang Chang.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/12/3c86b9749c616ee26b3452e619b03248-Britain_Badminton_Championships.jpeg)
Kemenangan Fikri/Daniel dan Leo/Bagas menambah kemenangan skuad Indonesia yang lain. Dari enam wakil yang tampil pada hari pertama, lima di antaranya menang. Tiga kemenangan lain didapat Putri Kusuma Wardani, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, dan Jonatan Christie sebagai juara tunggal putra.
Satu-satunya kekalahan dialami Chico Aura Dwi Wardoyo dari unggulan teratas, Shi Yu Qi, 13-21, 8-21. Hasil ini lebih buruk dari dua All England sebelumnya ketika Chico mencapai babak kedua. Dari tiga turnamen pada 2025, Chico tak pernah bisa melewati babak kedua.
1. Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi - Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong (Thailand) 21-7, 21-9
2. Putri Kusuma Wardani - Supanida Katethong (Thailand/8) 21-13, 21-11
3. Jonatan Christie (3) - Leong Jun Hao (Malaysia) 21-11, 21-19
4. Chico Aura Dwi Wardoyo - Shi Yu Qi (China/unggulan pertama) 13-21, 8-21
5. Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana - Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee (Chinese Taipei) 21-14, 21-11
6. Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin - Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark/1) 22-20, 21-18
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Prasetyo Eko Prihananto