Skuad Indonesia memulai penampilan di turnamen All England. Kemenangan Putri dan Febriana/Amalia membuka perjalanan atlet ”Merah Putih” dengan kemenangan.
12 Mar 2025 01:10 WIB · Olahraga
BIRMINGHAM, SELASA—Indonesia memiliki tiga wakil yang baru kali ini berkesempatan tampil dalam turnamen bulu tangkis All England. Dua di antara mereka memenangi babak pertama.
Kemenangan itu didapat Putri Kusuma Wardani dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, dua wakil yang membuka penampilan tim “Merah Putih” dalam hari pertama turnamen di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Selasa (11/3/2025). Langkah mereka, kemudian, diikuti juara bertahan tunggal putra, Jonatan Christie, yang menang atas Leong Jun Hao (Malaysia) dengan skor 21-11, 21-19.
Putri, bahkan, menyingkirkan unggulan kedelapan asal Thailand, Supanida Katethong, 21-13, 21-11. Pengaturan irama permainan dan pukulan yang baik, di antaranya dengan pukulan-pukulan silang, membuat Putri bisa mengontrol laga sejak awal hingga akhir selama 33 menit.
Sebelum Putri tampil, Febriana/Amalia juga memenangi debut mereka di lapangan berbeda. Ganda putri ranking kedelapan dunia itu mengalahkan Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong 21-7, 21-9.
Atlet lain yang mendapat kesempatan pertama bertanding di All England adalah Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani. Ganda putra yang berlatih di luar pelatnas ini akan mulai bermain pada Rabu bersama empat wakil lain.
“Alhamdulillah saya bisa memenangi pertandingan hari ini. Sangat senang akhirnya bisa main di All England karena pemain-pemain yang turun hampir semua adalah peringkat 1-32. Tahun 2023, saya sempat ke sini karena berada dalam daftar tunggu nomor satu, tapi akhirnya tidak bermain karena tidak ada yang mundur,” tutur Putri yang akan melawan Chen Yu Fei (juara All England 2019) atau Line Hoejmark Kjaersfeldt pada babak kedua.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/12/d484d83960fb73d45202c30bdd66bef6-Putri8_R32_AllEngland2025_PBSI_20250311.jpg)
Putri bisa bermain di All England setelah menempati ranking 32 besar dunia sebagai posisi aman untuk mendapat tiket. Di luar itu, pemain akan masuk daftar tunggu untuk menanti ada atlet yang batal tampil karena All England tidak memberlakukan fase kualifikasi.
Seperti tertera dalam peraturan BWF, turnamen dengan level Super 1000 seperti All England dan turnamen Super 750 langsung dimainkan pada babak utama. Ini berbeda dengan level dibawahnya, seperti Super 500 dan 300, yang memiliki babak kualifikasi sebagai kesempatan atlet dengan ranking rendah untuk tampil di babak utama.
Putri, yang memimpikan bermain di All England sejak berlatih di PB Exist Jakarta, bermain cukup konsisten sejak September 2024 hingga posisinya dalam ranking dunia naik. Dari peringkat 30-an pada semester pertama 2024, kali ini, atlet berusia 22 tahun itu berada di urutan ke-12.
Memasuki persaingan All England, dia membawa bekal dua perempat final dan satu semifinal dari turnamen pada awal 2025. Salah satu perempat final itu didapat dari Malaysia Terbuka yang menjadi hasil terbaiknya dari level Super 1000.
Ini merupakan start yang cukup baik bagi kami untuk meningkatkan kepercayaan diri di pertandingan selanjutnya. All England pertama bagi kami cukup mengesankan. Suasana juga sangat berbeda.
Febriana/Amalia juga meraih pencapaian terbaik pada 2024 sejak berpasangan pada 2019, yaitu dengan menjuarai dua turnamen dari empat final pada level Super 300 dan 500. Untuk pertama kalinya pula, mereka memasuki jajaran ranking sepuluh besar dunia sejak akhir 2024. Perjalanan itu akhirnya membawa mereka ke All England, turnamen yang biasanya hanya ditonton dari TV atau media daring.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/11/2c2281c08402a479afb314b3ba95bc49-AnaTiwi_R32_AllEngland2025_PBSI_20250311.jpg)
“Ini merupakan start yang cukup baik bagi kami untuk meningkatkan kepercayaan diri di pertandingan selanjutnya. All England pertama bagi kami cukup mengesankan. Suasana juga sangat berbeda,” komentar Amalia.
Febriana tak menampik bahwa mereka merasa tegang pada pertandingan pertama di All England. Namun, agar performa tak terganggu ketegangan itu, mereka fokus pada pertandingan untuk meraih poin demi poin. Pada babak kedua, pasangan berperingkat kedelapan dunia itu akan menantang unggulan keenam asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto.
Wakil Indonesia lainnya yang bertanding pada hari pembuka adalah Chico Aura Dwi Wardoyo, serta dua dari empat ganda putra, yaitu Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin.
Adapun dua ganda putra lain, yaitu Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Sabar/Reza akan memulai penampilan pada Rabu. Rekan-rekan mereka yang juga tampil pada hari kedua adalah Gregoria Mariska Tunjung, Apriyani/Fadia, dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.
Fajar/Rian, sebagai juara ganda putra All England 2023 dan 2024, akan waspada sejak pertandingan pertama. Apalagi, Chen Bo Yang/Liu Yi (China), sebagai lawan pada babak pertama mengalahkan mereka dalam satu pertemuan lain, yaitu di China Masters 2023.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/11/06627e8de3612d0a5b79d28fe3d1b0f1-FajarRian2_Latihan2_AllEngland2025_PBSI_20250310.jpg)
Kewaspadaan Fajar/Rian juga didasarkan pada faktor lain, yaitu penampilan Chen/Liu yang baik pada awal tahun ini. Mereka mencapai final Malaysia Terbuka ketika Fajar/Rian tersingkir pada babak pertama. Sebelum ke All England, Chen/Liu juga menjalani turnamen pemanasan di Orleans, Perancis dan bertahan hingga perempat final.
“Babak pertama pasti tidak mudah. Kami harus solid dan jaga komunikasi, waspada terhadap kekuatan lawan,” kata Rian.
Seperti dikatakan Rian, babak pertama turnamen dalam level apapun bukan laga yang mudah, apalagi dalam ajang besar All England. Pada persaingan hari pertama misalnya, juara tunggal putra 2023, Li Shi Feng, harus bermain tiga gim saat melawan Brian Yang untuk menang 21-11, 18-21, 21-16.
Unggulan teratas ganda campuran, Goh Sooh Huat/Lai Shevon Jemie (Malaysia), juga, menghadapi perlawanan ketat pasangan Thailand yang naik daun, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran. Goh/Lai menang 22-20, 9-21, 22-18.
Sementara, Sabar/Reza juga akan berhadapan dengan pasangan China. Atlet yang berlatih di luar pelatnas itu akan berhadapan dengan unggulan ketiga, Liang Wei Keng/Wang Chang.
Pertemuan kelima dua pasangan tersebut menjadi persaingan dua ganda putra ranking sepuluh besar dunia berdasarkan daftar peringkat dunia terbaru pada 11 Maret. Liang/Weng berada di peringkat ketiga, sementara Sabar/Reza pada posisi kedelapan.
Meski lawan unggul prestasi dan ranking—Liang/Weng adalah peraih medali perak Olimpiade Paris 2024—Sabar/Reza tetap memiliki peluang menang. Mereka menang dalam pertemuan terakhir setelah kalah tiga kali. Kemenangan itu terjadi pada babak kedua China Masters, November 2024, saat Sabar/Reza menembus final.
“Kami tidak sabar untuk bertanding di All England. Persiapan sangat bagus dengan waktu sebulan dan kami dibantu Koh Hendra (Setiawan). Kami juga didampingi di sini dan di Swiss Terbuka, pekan depan,” kata Reza.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/11/e3b88b48df8e0071e864e24429496651-SabarRezaHendra_Latihan2_AllEngland2025_PBSI_20250310.jpg)
Kehadiran Hendra di Birmingham Arena 2025 menjadi pembicaraan penggemar bulu tangkis di dunia maya, apalagi, ini terjadi setelah Hendra pensiun sebagai atlet pada Januari 2025. Saat berpasangan dengan Mohammad Ahsan, Hendra menjuarai All England 2014 dan 2019.
Sabar pun bercerita tentang keterlibatan Hendra. "Kami memang mau punya pelatih setelah setahun belakangan jalan sendiri. Setelah diskusi berdua lalu berlanjut diskusi dengan Koh Hendra, ternyata beliau mau bantu. Mudah-mudahan, Koh Hendra bisa menularkan aura dan prestasinya, juga, menambah rasa percaya diri kami," ungkap Sabar.
Hendra, dengan sponsor yang sama seperti Sabar/Reza yaitu Waroeng Steak & Shake, bersedia membantu karena pernah menjadi pemain profesional. “Saya tahu bagaimana sulitnya jadi pemain profesional. Harapan saya, bisa tampil maksimal dalam dua turnamen di Eropa. Pola pikir menjadi faktor sangat penting karena mereka sudah menempati ranking kedelapan. Ini harus membuat lebih percaya diri, jangan jadi beban,” tutur Hendra.
Jadwal wakil Indonesia pada babak pertama
Selasa (11/3/2025), pertandingan pertama dimulai pukul 17.00 WIB
1. Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi - Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong (Thailand) – pertandingan kedua Lapangan 4
2. Putri Kusuma Wardani - Supanida Katethong (Thailand/8) – pertandingan ketiga Lapangan 3
3. Jonatan Christie (3) - Leong Jun Hao (Malaysia) – pertandingan keempat Lapangan 4
4. Chico Aura Dwi Wardoyo - Shi Yu Qi (China/unggulan pertama) – pertandingan keenam Lapangan 1
5. Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana - Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee (Chinese Taipei) – pertandingan keenam Lapangan 3
6. Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin - Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark/1) – pertandingan ke-10 Lapangan 1
Rabu (12/3/2025)
1. Gregoria Mariska Tunjung (5) - Michelle Li (Kanada)
2. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (4) - Chen Bo Yang/Liu Yi (China)
3. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani - Liang Wei Keng/Wang Chang (China/3)
4. Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti - Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun (Chinese Taipei)
5. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja - Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia/2)
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari