Garuda Menuju Panggung Dunia: Perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bisakah timnas Indonesia mematahkan keraguan dan melaju ke putaran keempat, atau mimpi Piala Dunia 2026 kembali hanya akan menjadi ilusi?

26 Mar 2025 11:40 WIB · Olahraga

Oleh Redaksi

Memasuki Mei 2025, Indonesia saat ini menempati peringkat keempat klasemen Grup C dengan sembilan poin dari delapan pertandingan. Tim Garuda unggul tiga poin atas Bahrain dan China yang berada di bawahnya.

Dengan dua laga tersisa, Indonesia akan menghadapi China pada 6 Juni 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pertandingan ini menjadi penentu nasib menuju putaran keempat.

Setelah itu, Indonesia akan melakoni laga tandang melawan Jepang pada 10 Juni 2025 di Jepang.

Pelatih Indonesia Patrick Kluivert menyebutkan, kemenangan melawan China menjadi harga mati untuk mengunci posisi empat besar dan melangkah ke babak selanjutnya.

Pemain timnas Indonesia, Marselino Ferdinan (kiri) dan Ole Romeny, melakukan selebrasi setelah mengalahkan timnas Bahrain dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Indonesia mengalahkan Bahrain dengan skor 1-0. KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA) 26-03-2025

Awal undian grup dan target realistis

Pada 27 Juni 2024, hasil undian putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 menempatkan Indonesia di Grup C bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut target realistis Indonesia adalah lolos ke putaran keempat, dengan harapan finis di posisi ketiga atau keempat.

”Kami akan menunjukkan bahwa tim Indonesia sudah jauh berkembang. Saya pikir kami percaya dengan kesempatan dan akan tunjukkan kemampuan terbaik kami,” ucap gelandang Thom Haye.

Laga perdana: Arab Saudi vs Indonesia (6 September 2024)

Indonesia mengawali perjuangan di Jeddah melawan Arab Saudi dengan hasil imbang 1-1. Ragnar Oratmangoen mencetak gol pertama Indonesia di menit ke-19. Kiper Maarten Paes menyelamatkan penalti Salem al-Dawsari pada menit ke-79, memastikan satu poin penting.

Shin Tae-yong menegaskan dalam konferensi pers, ”Kami memiliki tujuan yang jelas di fase ini. Kami adalah tim kuda hitam".

Indonesia vs Australia (10 September 2024)

Di laga kandang perdana melawan Australia di SUGBK, Indonesia menahan imbang 0-0. Maarten Paes tampil brilian dengan lima penyelamatan.

Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan (kiri) berusaha menguasai bola dari rebutan pemain Australia, Alessandro Circati, pada pertandingan Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9/2024). Pertandingan berakhir seri, 0-0.

Pelatih Australia Graham Arnold mengakui keunggulan Paes. ”Tentu kiper Indonesia pantas menjadi pemain terbaik. Hasil ini sangat mengecewakan bagi saya,” ujarnya.

Pertandingan kontroversial di Bahrain (10 Oktober 2024)

Melawat ke Bahrain, Indonesia hampir mengantongi kemenangan setelah unggul 2-1 lewat gol Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick. Namun, wasit Ahmed al-Kaf memberikan tambahan waktu berlebihan, memungkinkan Bahrain menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Manajer Sumardji menerima kartu merah karena memprotes keputusan tersebut.

Kekalahan menyakitkan dari China (15 Oktober 2024)

Laga melawan China di Qingdao berakhir dengan kekalahan 1-2. Indonesia tertinggal dua gol sebelum Thom Haye memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86.

Shin Tae-yong mengakui keunggulan lawan. ”China menunjukkan keinginan yang lebih besar untuk menang dibandingkan dengan kami,” ujarnya.

Sayap kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, berusaha merebut bola dari pemain Jepang, Yukinari Sugawara, pada pertandingan Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024). Indonesis kalah 0-4 dari Jepang.

Kekalahan telak dari Jepang (15 November 2024)

Bermain di depan 60.304 suporter di SUGBK, Indonesia harus menelan kekalahan 0-4 dari Jepang. Gol bunuh diri Justin Hubner membuka keunggulan Jepang sebelum tiga gol lainnya menyusul.

Shin Tae-yong menyebutkan, ”Tidak mudah untuk lolos ke Piala Dunia. Saya tidak bisa menjamin, tetapi saya akan berusaha membawa tim berada di posisi ketiga atau keempat.”

Kebangkitan melawan Arab Saudi (19 November 2024)

Indonesia mengamankan kemenangan pertamanya dengan menaklukkan Arab Saudi, 2-0, di SUGBK. Marselino Ferdinan mencetak brace, menjadi bintang lapangan.

Pemain Tim Nasional Sepak bola Indonesia, Marselino, melakukan selebrasi dengan mengangkat tangannya setelah mencetak gol ke gawang Arab Saudi pada pertandingan keenam Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (19/11/2024).

”Saya berharap suporter Indonesia jangan berlarut merayakan kemenangan ini. Kami belum meraih apa-apa,” ujar Marselino sesudah pertandingan.

Perubahan arah: PSSI pecat Shin Tae-yong (6 Januari 2025)

Pada awal Januari 2025, PSSI memutuskan memecat Shin Tae-yong, yang dinilai gagal dalam komunikasi internal dan konsistensi tim. Erick Thohir menegaskan, ”Dinamika yang terjadi di komunikasi ini harus lebih merata.”

Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pengganti dengan harapan membawa filosofi yang sesuai dengan para pemain diaspora Indonesia.

Pelatih baru tim nasional Indonesia Patrick Kluivert (tengah) berpose bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) dan asisten pelatih Denny Landzaat (kiri) dalam jumpa pers di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Minggu (12/1/2025). KOMPAS/AGUS SUSANTO 12-1-2024

Debut Kluivert: Kekalahan dari Australia (20 Maret 2025)

Debut Kluivert sebagai pelatih timnas Indonesia diwarnai kekalahan telak 1-5 dari Australia di Sydney.

”Kami berjuang seperti singa. Kami tidak pernah menundukkan kepala kami. Hasil ini tentu sangat mengecewakan tidak hanya untuk kami, tetapi juga untuk orang-orang yang mendukung Indonesia,” ujar Kluivert dalam konferensi pers pascalaga.

Kemenangan atas Bahrain (25 Maret 2025)

Indonesia bangkit dengan mengalahkan Bahrain, 1-0, di SUGBK lewat gol Ole Romeny. Kluivert kembali ke formasi tiga bek yang diterapkan oleh Shin Tae-yong sebelumnya.

”Dalam sudut pandang saya, hasil ini baru permulaan bagi saya. Pada bulan Juni, saya akan memiliki waktu lebih banyak untuk membenahi kekurangan serta membantu tim dan pemain lebih baik,” kata Kluivert.

Pemain timnas Indonesia melakukan selebrasi setelah megalahkan timnas Bahrain dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Indonesia mengalahkan Bahrain dengan skor 1-0. KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA) 26-03-2025

Persiapan akhir

Menuju laga pamungkas melawan China dan Jepang, PSSI memperpanjang masa persiapan. Erick Thohir menyatakan, ”Kami akan mencari waktu lebih panjang untuk persiapan laga di bulan Juni. Pemain perlu waktu untuk membangun kepercayaan di antara mereka.”

Presiden RI Prabowo Subianto juga turut hadir memberikan dukungan langsung. ”Mudah-mudahan masih ada kesempatan kita untuk maju terus. Insya Allah (menembus Piala Dunia),” ucap Presiden di SUGBK.

Saat ini, Indonesia berada di posisi keempat klasemen dengan sembilan poin dari delapan pertandingan, unggul tiga poin atas Bahrain dan China. Indonesia hanya membutuhkan satu kemenangan melawan China di kandang pada 6 Juni 2025 untuk mengunci posisi keempat dan melangkah ke putaran keempat.

Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, saat melawan timnas Bahrain dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Indonesia mengalahkan Bahrain dengan skor 1-0. KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA) 26-03-2025

Kluivert optimistis. ”Tujuan utama kami adalah lolos Piala Dunia (2026). Jika tidak bisa lolos langsung, kami akan berjuang sampai babak akhir,” ujarnya.

Perjalanan Indonesia di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 menunjukkan banyak dinamika; mulai dari hasil imbang yang menjanjikan, kekalahan menyakitkan, hingga pergantian pelatih. Meski begitu, asa Garuda tetap menyala untuk terus melangkah ke babak keempat.

Putaran keempat akan diisi oleh enam negara yang berada di posisi ketiga dan keempat di klasemen grup masing-masing di putaran ketiga.

Enam negara tersebut akan dibagi menjadi dua grup berisi tiga negara. Pemenang dari dua grup tersebut akan lolos masuk ke Piala Dunia 2026.

Juni 2025 akan menjadi titik krusial saat seluruh bangsa menantikan apakah timnas Indonesia mampu mencatatkan sejarah baru.

Catatan: Ringkasan ini dibuat berdasarkan sejumlah artikel di kompas.id dengan bantuan mesin kecerdasan buatan (AI) generatif, serta tetap melalui proses pemeriksaan dan editing oleh editor Kompas.

Anda dapat membaca artikelyang dijadikan dasar pembuatan ringkasan. Ada sejumlah artikel yang digunakan, yaitu:


Kerabat Kerja

Penulis:

Redaksi
 | 

Editor:

Antonius Tomy Trinugroho
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .