Indonesia mengemas kemenangan perdana di putaran ketiga pra-Piala Dunia dan kontra Arab Saudi. Marselino Ferdinan memamerkan kualitas ”bocah ajaib”.
19 Nov 2024 22:45 WIB · Olahraga
JAKARTA, KOMPAS – Tekanan yang menyelimuti Pelatih Indonesia Shin Tae-yong sedikit mengikis. Hal itu disebabkan kemenangan Indonesia 2-0 pada gim kontra Arab Saudi, Selasa (19/11/2024) malam, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kans Indonesia mengejar posisi empat besar sangat terbuka.
Tiga poin pertama Indonesia di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 dihasilkan berkat dua gol dari gelandang serang, Marselino Ferdinan, pada menit ke-32 dan ke-57.
Dengan tambahan tiga poin pada gim kandang ketiga, perolehan enam poin dari enam laga membantu skuad ”Garuda” mempertahankan harapan untuk memenuhi target posisi empat besar Grup C. Indonesia sementara menggeser Saudi di peringkat ketiga.
Saya berharap suporter Indonesia jangan berlarut merayakan kemenangan ini. Kami belum meraih apa-apa.
Dengan sama-sama mengemas enam poin, Indonesia unggul produktivitas gol dan rekor pertemuan dengan tim berjuluk ”Green Falcons” itu. Pada laga lain di Stadion Egret Xiamen, Jepang mengalahkan China, 3-1. Alhasil, Indonesia menjadi tim keempat yang bisa mengoleksi enam poin di Grup C. Laga lain Bahrain kontra Australia digelar, Rabu (20/11/2024) dini hari WIB.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/19/bd9fbc53-23e8-485c-8387-831bd624d3e5_jpg.jpg)
”Kemenangan ini membuka kesempatan kami untuk mencapai target kami. Saya yakin semua pemain percaya bisa lolos ke babak selanjutnya. Kami memiliki dua pertandingan kandang yang bisa kami menangi,” tutur Pelatih Indonesia Shin Tae-yong.
Marselino menilai, permainan Indonesia nyaris sempurna sehingga pantas untuk meraih tiga poin atas Saudi.
”Saya berharap suporter Indonesia jangan berlarut merayakan kemenangan ini. Kami belum meraih apa-apa. Tujuan kami adalah berjuang untuk menang di dua laga kandang tersisa,” ujar Marselino.
Skuad Garuda menggenggam nasib sendiri untuk lolos ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. Jalan Indonesia untuk menduduki peringkat empat besar terbuka lebar.
Anak asuhan Shin memiliki dua gim kandang. Indonesia akan menjamu Bahrain, Maret, kemudian dilanjutkan kedatangan China, Juni 2025. Dua gim itu wajib disapu bersih dengan kemenangan. Selain itu, Marselino dan kawan-kawan akan bertandang ke Australia dan Jepang.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/19/b2575cce-20f2-4f14-9026-f2d005876be1_jpg.jpg)
Indonesia mengemas kemenangan pertama dalam 18 duel menghadapi Saudi. Sebelumnya, Indonesia maksimal hanya meraih tiga hasil imbang kontra tim asal Timur Tengah itu.
Keunggulan 2-0 juga menjadi kali pertama Indonesia bisa mencetak lebih dari satu gol dan tak kebobolan kontra Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pada empat pertemuan sebelumnya di Jakarta, Indonesia mendapatkan satu kali imbang dan tiga kekalahan.
Di sisi lain, Indonesia mencatatkan diri sebagai tim Asia Tenggara dengan performa terbaik di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia. Koleksi enam poin Indonesia sudah lebih baik dari torehan empat poin Vietnam pada pra-Piala Dunia 2022 serta dua poin yang dikumpulkan Thailand pada edisi 2018.
Tak hanya soal perolehan poin, predikat tim terbaik ASEAN pun disajikan dengan koleksi dua gim nirbobol. Thailand dan Vietnam pada dua edisi terdahulu tak pernah mengakhiri 10 pertandingan putaran ketiga dengan tidak kemasukan.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/19/6e55f4d2-b91d-4f3f-bdd2-ceadd8697e36_jpg.jpg)
Sementara itu, Pelatih Saudi Herve Renard menelan kekalahan perdana pada periode kedua menangani Green Falcons. Saudi pun sudah menelan dua kekalahan di Grup C dari Jepang dan Indonesia.
”Indonesia pantas menang. Indonesia memulai pertandingan dengan intensitas bagus, sedangkan kami tampil di awal seperti pada laga persahabatan. Itu membuat kami dihukum,” ujar Renard.
Ia menambahkan, ”Persaingan di Grup C sangat simpel. Jepang sudah meninggalkan tim lain, jadi lima tim lain akan berjuang memperebutkan posisi kedua. Kekalahan ini hanya satu laga, jadi saya menerima tantangan (kembali ke Saudi) untuk berusaha membantu tim lolos (Piala Dunia 2026).”
Shin melakukan dua pergantian dibandingkan duel melawan Jepang. Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner menjadi pemain utama menggantikan tempat Nathan Tjoe-A-On dan Yakob Sayuri. Performa pemain Oxford United itu memberikan perbedaan bagi skuad Garuda.
Laga baru berjalan 53 detik, Marselino sudah membuat 55.970 pasang mata di stadion bersorak. Sayang, sontekannya menyambut eks rekan setim di Persebaya Surabaya, Rizky Ridho, digagalkan tiang gawang Saudi.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/19/89e8e791-294a-4c0e-b22d-04aeca1a98f7_jpg.jpg)
Kemudian, gelandang berusia 19 tahun itu pun melepaskan sundulan yang mampu diselamatkan bek Saudi di muka gawang ketika laga baru berjalan lima menit. Marselino benar-benar melahirkan gemuruh di tribune berkat sepakan terarahnya untuk menaklukkan kiper Saudi, Ahmed Al-Kassar, pada menit ke-32.
Ia menerima umpan dari Ragnar Oratmangoen yang bergerak di sisi kanan gawang Green Falcons. Dengan didahului mengecoh gelandang bertahan Saudi, Faisal Al-Ghamdi, Marselino mencetak gol keempatnya dari 32 cap bersama Indonesia.
Selain mengkreasi peluang, Marselino memiliki peran penting dalam skema permainan Indonesia. Ia menjadi penyerang sayap pada proses menyerang dengan formasi 4-3-3.
Kemudian, dalam proses transisi bertahan, Marselino menopang lini tengah. Ketika Indonesia tidak menguasai bola, Marselino berdiri sejajar dengan dua gelandang, Ivar Jenner dan Thom Haye.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/19/c170966c-671e-46ef-8545-38f6e2f78fd3_jpg.jpg)
Tugas Marselino adalah membantu Calvin Verdonk menetralisir ancaman dari sisi kanan Saudi yang mengandalkan duo pemain lulusan Al-Hilal, klub juara Liga Saudi, yakni Mohammed Al-Qahtani dan Saud Abdulhamid.
Sembilan tembakan, yang tiga di antaranya berupa peluang besar (big chance), adalah performa terbaik Indonesia pada babak pertama putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Lini pertahanan Indonesia juga bermain padu sehingga Saudi hanya hasilkan satu tembakan tepat sasaran yang diciptakan gelandang, Faisal, pada menit ke-36.
Di babak kedua, Marselino kian menerangkan sinarnya. Ia memastikan hasilkan brace atau dua gol memanfaatkan serangan balik pada menit ke-57. Tembakan pertamanya sempat diblok bek Saudi, lalu Marselino memenangi second ball untuk berhadapan langsung dengan Ahmed.
Dengan tenang, Marselino mencungkil bola untuk mengecoh kiper Saudi. Gol kedua itu membuktikan kedewasaan dan pengalaman Marselino di level internasional, meski masih berusia remaja.
”Saya berterima kasih dengan penampilan kolektif seluruh pemain. Semua mengeksekusi instruksi dengan baik. Kita seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak dari (dua) gol yang kami ciptakan,” tutur Shin.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/19/7bd718a5-c6e6-45ad-91c0-f0daa579ad84_jpg.jpg)
Adapun peluang terbaik Saudi hanya tembakan keras gelandang Mohammed Kanno pada menit 90+7. Tembakan Kanno membentur mistar gawang Indonesia.
Tampil tanpa cela dalam menyerang dan bertahan, skuad Garuda dicoreng oleh aksi provokatif bek Justin Hubner. Pemain Wolverhampton Wanderers U-21 itu menerima kartu merah akibat hukuman kartu kuning kedua pada menit ke-90. Ia terlibat insiden dengan penyerang sayap Saudi, Abdullah Al-Hamdan.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Wisnu Aji Dewabrata