Presiden Prabowo dan Wapres Gibran pantau program Makan Bergizi Gratis. Efisiensi anggaran 2025 salah satunya disiapkan untuk membiayai program ini.
10 Feb 2025 14:23 WIB · Politik & Hukum
BOGOR, KOMPAS – Presiden Prabowo Subianto menginspeksi program Makan Bergizi Gratis di dua sekolah dasar dan dapur penyedia makanan di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (10/2/2025). Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memantau Makan Bergizi Gratis di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membenarkan inspeksi mendadak ini kepada Kompas, Senin pagi. “Tadi pagi mendadak ingin ke sekolah di sekitar Kota Bogor mengecek makan bergizi gratis sekalian dengan dapurnya,” tuturnya kepada wartawan secara tertulis.
Kunjungan kali ini ke SD Negeri Kedung Jaya 1 dan SDN Kedung Jaya 2, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Adapun dapur yang disambangi adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Sareal, Kota Bogor.
Setiba di sekolah, warga sekitar pun menyambut. Tak hanya Presiden yang dipanggil-panggil, warga pun berseru memanggil nama “Mayor Teddy” , Sekretaris Kabinet yang selalu menyertai Presiden Prabowo.
Para guru dan siswa juga antusias. Presiden Prabowo pun membalas sapaan serta uluran tangan para siswa yang tampak antusias untuk bersalaman dengannya.
Presiden sempat mengamati tumpukan tempat makanan stainless steel berisi makanan yang siap didistribusikan. Kepala Negara kemudian memasuki beberapa ruang kelas untuk menyaksikan proses pembagian makanan kepada para siswa. “Selamat makan,” ujar Presiden.
Ada pula kelas yang sudah menyelesaikan makan siang dan melanjutkan proses belajar mengajar. Presiden Prabowo pun meninjau dan bahkan sempat duduk di meja guru serta melihat buku-buku pelajaran para siswa.
Tak hanya itu, Prabowo juga berinteraksi dengan para siswa, mengajak berbicara serta bertanya jawab. Motivasi tentang pentingnya belajar dengan sungguh-sungguh juga disampaikan.
Para guru pun mengajak Presiden Prabowo berfoto bersama, demikian pula para siswa. Ada pula yang memberikan hadiah bantal berbentuk hati kepada Presiden, ada pula yang meminta Prabowo menandatangani sepatunya. Presiden pun memberikan tanda tangannya kepada satu dua siswa.
Presiden kemudian melanjutkan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Sareal. Di dapur ini, makanan untuk program MBG disiapkan. Selain mengamati beragam bahan pangan dimasak, Presiden juga sempat berinteraksi dengan para juru masak yang setiap hari bertanggung jawab menyiapkan serta staf yang mendistribusikan makanan.
Adapun di Surabaya, Wapres Gibran Rakabuming Raka menyambangi SMA Negeri 10 Surabaya di Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya. Tiba di Surabaya sekitar jam 11.00 WIB, Wapres segera ke sekolah dan memantau proses distribusi MBG.
Program MBG tidak hanya sebatas makan gratis di sekolah, tetapi merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak-anak Indonesia. Oleh karenanya, penerima MBG terdiri atas anak sekolah, anak balita, serta ibu menyusui dan ibu hamil.
Tahun 2025 ini, pemerintah menargetkan 19,47 juta penerima secara bertahap. Pada tiga bulan pertama ini, ditargetkan jumlah penerima setidaknya tiga juta orang. Untuk tahun 2025 ini, alokasi anggaran yang disiapkan Rp 71 triliun. Salah satu tujuan pemangkasan anggaran yang dilakukan Presiden Prabowo dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 adalah menambah alokasi MBG.
Penulis:
Nina SusiloEditor:
Nina SusiloPenyelaras Bahasa:
Nur Adji