Hampir Sebulan Berlangsung, Akhirnya Prabowo ”Sidak” Makan Bergizi Gratis

Warga dan siswa antusias menyambut kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang ingin memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan baik di sekolah-sekolah.

03 Feb 2025 15:22 WIB · Politik & Hukum

Oleh Nina Susilo

JAKARTA, KOMPAS — Program Makan Bergizi Gratis hampir sebulan berlangsung. Presiden Prabowo Subianto, Senin (3/2/2025) pagi, meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis tersebut di wilayah Rawamangun, Jakarta.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membenarkan inspeksi mendadak yang dilakukan Presiden Prabowo. ”Tadi pagi-pagi Presiden mendadak ingin mengecek langsung pelaksanaan Makan Bergizi Gratis ke sekolah,” kata Teddy kepada wartawan.

Presiden Prabowo mengunjungi SD Negeri 05 Jati dan TK Negeri 02 di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Warga dan siswa-siswi pun antusias menyambut Presiden yang hadir menggunakan kendaraan Maung.

Berpakaian safari dan bertopi coklat, Presiden pun melambaikan tangan kepada anak-anak dan warga yang bersorak-sorai menyambutnya. Ini menjadi kali pertama Presiden meninjau langsung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimulai secara resmi sejak 6 Januari lalu.

Quote

Presiden menanyakan jam berapa para petugas dapur mulai memasak untuk memastikan kualitas makanan. Menu makanan yang tersaji dan disusun rapi juga dicek Kepala Negara.

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di SDN Jati 05 Pagi, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (3/2/2024).

Presiden Prabowo yang tiba di sekolah pun meninjau pelaksanaan program MBG di beberapa kelas. Kepala Negara tampak memperhatikan dengan saksama menu makanan yang disajikan kepada para siswa di sekolah tersebut.

Di salah satu kelas, Presiden Prabowo terlihat berbincang dengan para murid terkait menu MBG yang mereka santap. Perbincangan pun dilakukan Presiden dengan para guru di sekolah tersebut. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden menginformasikan bahwa Presiden Prabowo ingin memastikan program MBG berjalan baik.

Selepas dari SDN Jati 05 Pagi, Presiden Prabowo melanjutkan kunjungan ke Taman Kanak-kanak Negeri Pulogadung 02 Jakarta Timur. Kunjungan ini untuk melihat penerapan program MBG di tingkat pendidikan usia dini.

Presiden mengamati proses belajar mengajar di sekolah dari jendela kelas. Tak lama di sekolah, Presiden melanjutkan peninjauan ke dapur yang menyediakan makanan untuk program MBG ini di Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Presiden Prabowo Subianto sempat melihat dari balik jendela kelas sekolah saat meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (3/2/2025).

Sejumlah petugas dan juru masak menyambut Presiden Prabowo di dapur. Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara berdialog dengan para juru masak yang menyiapkan makanan bergizi untuk anak-anak sekolah.

”Assalamualaikum. Bertugas semua, ya?” tanya Prabowo.

”Siap Bapak, ini tempat pembuatan sayur,” tutur pengelola dapur umum ke Prabowo.

Presiden juga menanyakan jam berapa para petugas dapur mulai memasak untuk memastikan kualitas makanan. Menu makanan yang tersaji dan disusun rapi juga dicek. Makanan dalam kotak makanan itu kemudian dikirimkan ke sekolah-sekolah untuk dinikmati para pelajar.

Program MBG diberikan bertahap dengan target 19,47 juta penerima tahun 2025. Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana pernah menyebutkan di tiga bulan pertama, penerima MBG ditargetkan 3 juta orang.

Adapun alokasi anggaran MBG untuk tahun 2025 ini sebesar Rp 71 triliun. Alokasi ini terdiri atas Rp 63,36 triliun untuk pemenuhan gizi nasional dan Rp 7,43 triliun untuk program dukungan manajemen operasional. Dengan alokasi ini, secara kasar, harga makanan perporsi sekitar Rp 10.000.

Presiden Prabowo Subianto meninjau dapur yang menyediakan makanan untuk program makan bergizi gratis (MBG) di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (3/2/2025).

Kendati demikian, alokasi ini diperkirakan bertambah. Kementerian Keuangan menyiapkan alokasi tambahan anggaran Rp 100 triliun pada 2025. Sumbernya adalah hasil efisiensi anggaran di seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah, apalagi Presiden Prabowo sudah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang memerintahkan semua kementerian/lembaga menyisir anggaran dengan target akumulasi Rp 306,7 triliun. Anggaran yang dipangkas, antara lain, belanja operasional perkantoran, belanja seremonial, perjalanan dinas, serta dana transfer daerah.

Target khusus yang diincar dari program ini, pertama, adalah peningkatan akses makanan bergizi, pengetahuan gizi, dan pola makanan sehat. Kedua, peningkatan prestasi dan partisipasi kehadiran siswa serta pengurangan angka anak putus sekolah. Ketiga, target di bidang ekonomi adalah pemanfaatan bahan pangan lokal dan peningkatan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM.

Target keempat adalah mengurangi kemiskinan. Program MBG diharap sekaligus menciptakan lapangan kerja dan mengurangi beban penduduk miskin dalam memenuhi kebutuhan pangan.


Kerabat Kerja

Penulis:

Nina Susilo
 | 

Editor:

Cyprianus Anto Saptowalyono