LIGA CHAMPIONS EROPA

Harapan ”Quadruple” Arsenal Masih Terjaga

Tidak hanya masih bertarung di empat kompetisi, Arsenal menjaga martabat Liga Inggris di Liga Champions. ”Si Meriam” belum terkalahkan di Eropa musim ini.

18 Mar 2026 07:42 WIB · Olahraga

AFP/GLYN KIRK

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

LONDON, RABU — Laga kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa yang tersaji pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB memastikan Arsenal sebagai satu-satunya tim di Eropa yang berpeluang meraih empat trofi mayor alias quadruple pada musim 2025-2026. Hal itu dipastikan ”Si Meriam” berkat kemenangan 2-0 atas Bayer Leverkusen, sedangkan rival mereka, Manchester City, tumbang 1-2 dari Real Madrid.

Arsenal mengukuhkan kemenangan berkat sumbangan gol dari tembakan keras terarah duo pemain tim nasional Inggris, yaitu Eberechi Eze (menit ke-36) dan Declan Rice (63’). Raihan hasil positif di Stadion Emirates, London, itu memastikan Arsenal menyingkirkan Leverkusen dengan agregat 3-1.

Capaian itu adalah kemenangan kesembilan Arsenal di Liga Champions pada musim ini. Dari 10 laga yang sudah dijalani, tim Mikel Arteta itu hanya sekali gagal menang ketika ditahan Leverkusen 1-1 pada laga pertama perdelapan final pekan lalu.

Tak ayal, Arsenal merupakan satu-satunya tim yang belum terkalahkan di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa itu. Arsenal selanjutnya akan menantang wakil Portugal, Sporting Lisbon, pada babak perempat final. Mereka lebih dulu menjalani laga tandang di Lisabon, Portugal, 8 April, lalu disusul duel penentuan di London sepekan berselang atau 15 April.

Hasil penting kontra Leverkusen menjaga kans Si Meriam untuk tetap bersaing di empat ajang, yaitu Liga Inggris, Liga Champions, Piala Liga, dan Piala FA. Eze menyebut tantangan Arsenal akan semakin sulit di babak perempat final.

Arsenal's manager Mikel Arteta, center, celebrates after winning the second leg of the Champions League round of 16 soccer match between Arsenal and Bayer Leverkusen, in London, Tuesday, March 17, 2026. (AP Photo/Ian Walton)

Namun, ia menganggap laga-laga penuh tekanan di sisa musim ini patut dijalani demi memburu gelar juara.

”Siapa pun lawan yang kami hadapi selalu menyajikan laga yang tangguh dan sulit. Laga ini (kontra Leverkusen) adalah persiapan yang penting untuk menghadapi duel menentukan pada hari Minggu,” ujar Eze, yang membahas pertarungan final Piala Liga menghadapi Manchester City, Minggu (22/3/2026), di Stadion Wembley, kepada TNT Sports.

Lebih lanjut, Eze mengungkapkan ambisi utama skuad Arsenal adalah memburu seluruh trofi yang tersedia. Si Meriam sudah unggul sembilan poin atas City dalam perburuan gelar Liga Inggris.

Quote

Sejak Oktober, kami sudah terbiasa bermain setiap tiga hari. Meskipun sulit, kami berusaha mengatasi situasi itu dengan cara terbaik.

Menariknya, Arsenal akan berjuang di tiga kompetisi lain sebelum kembali bertarung di Liga Inggris pada 11 April nanti. Arsenal bisa fokus sepenuhnya menjaga harapan quadruple itu dengan memperebutkan trofi Piala Liga menghadapi City, kemudian disusul duel perempat final Piala FA melawan Southampton (5 April) dan laga pertama perempat final Liga Champions kontra Sporting (8 April).

”Kami ingin melakukan pekerjaan dengan sangat baik dan mendapatkan seluruh trofi itu. Itu adalah tujuan kami sejak awal musim. Kami akan terus menekan dan bekerja, tetapi juga berharap kuasa Tuhan untuk mewujudkan itu,” kata Eze.

Arsenal's English midfielder #41 Declan Rice scores the team's second goal during the UEFA Champions League, last 16 second leg football match between Arsenal and Bayer Leverkusen at the Emirates Stadium in north London on March 17, 2026. (Photo by Glyn KIRK / AFP)

Rice menyatakan, skuad Arsenal sudah teruji tahan banting untuk menghadapi laga-laga penuh tekanan dalam waktu yang singkat. Gelandang energik itu memberikan peringatan kepada lawan-lawan bahwa Arsenal tidak akan berhenti mengejar trofi bergengsi musim ini.

”Kami masih berada di semua kompetisi. Sejak Oktober, kami sudah terbiasa bermain setiap tiga hari. Meskipun sulit, kami berusaha mengatasi situasi itu dengan cara terbaik. Terpenting, kami bisa menemukan cara untuk menang dan merasakan kondisi yang bagus di dalam tim,” tutur Rice dilansir BBC.

City dan Chelsea tak berdaya

Berbeda dengan Arsenal, pesaing ketat mereka, City, tidak berdaya menghadapi Real. Dua laga dijalani City dengan kekalahan. Setelah tumbang 0-3 di Stadion Bernabeu, ”The Citizens” kembali menelan pil pahit setelah kalah 1-2 di Stadion Etihad, Inggris.

Brace alias dua gol penyerang Real, Vinicius Junior, pada menit ke-22 dan ke-90+3 menjadi penegas superioritas pemilik 15 gelar Liga Champions itu atas City. Gol hiburan City dicetak melalui sontekan Erling Haaland pada menit ke-41.

Tersingkir dari Liga Champions membuat City kehilangan peluang meraih gelar kedua di Eropa. Harapan mereka mengangkat trofi kini hanya tersisa pada tiga kompetisi domestik Inggris.

Real Madrid's Brazilian forward #07 Vinicius Junior celebrates a goal which is subsequently disallowed for offside during the UEFA Champions League, round of 16 second leg football match between Manchester City and Real Madrid at the Etihad Stadium in Manchester, north west England, on March 17, 2026. (Photo by Oli SCARFF / AFP)

Namun, perjalanan untuk menghindari musim nirgelar akan sangat sulit bagi tim asuhan Pep Guardiola itu. Selain harus mengejar selisih poin yang lebar dari Arsenal di Liga Inggris dan menghadapi Si Meriam yang tengah dalam tren positif pada partai puncak Piala Liga, City juga akan memperebutkan tiket ke semifinal Piala FA dengan bertarung melawan Liverpool.

Jeremy Doku, gelandang sayap City, menganggap timnya sudah bermain cukup baik saat menghadapi Real di hadapan pendukung sendiri. Di sisi lain, ia angkat topi terhadap kualitas dan performa tajam para pemain Real dalam dua duel di babak 16 besar.

”Kami sangat kecewa dengan kekalahan ini. Kami harus menerima kenyataan pahit. Saya merasa kami menciptakan banyak peluang, tetapi mereka (Real) selalu memiliki tim yang luar biasa,” kata Doku dilansir laman UEFA.

”Perjalanan musim ini akan mengajarkan kami banyak pelajaran. Kami akan menganalisis laga ini dan berharap bisa melakukan segalanya lebih baik pada hari Minggu (final Piala Liga),” ujarnya kemudian.

Sementara wakil Inggris lainnya, Chelsea, tidak berdaya menghalau kekuatan juara bertahan Liga Champions, Paris Saint-Germain. Bermain di kandang sendiri, Stadion Stamford Bridge, skuad Chelsea seakan silau dengan perisai juara Liga Champions yang terpasang di dada kiri jersei ”Les Parisiens”.

TOPSHOT - Chelsea's Brazilian striker #20 Joao Pedro fights for the ball with Paris Saint-Germain's Ecuadorian defender #51 Willian Pacho during the UEFA Champions League round of 16 second leg football match between Chelsea FC and Paris Saint-Germain (PSG) at Stamford Bridge, west London on March 17, 2026. (Photo by Adrian Dennis / AFP)

Chelsea menderita kekalahan 0-3 akibat buruknya performa kolektif dalam menghalau transisi cepat PSG. Khvicha Kvaratskhelia dan Bradley Barcola sudah membawa PSG unggul dua gol ketika laga baru berjalan 14 menit.

Gelandang remaja PSG, Senny Mayulu, membenamkan ”Si Biru” ke titik nadir berkat gol ketiga untuk PSG pada menit ke-62. PSG melibas Chelsea dengan skor agregat mutlak, 8-2. (AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan