Nasib Barito Putera dan PSS Sleman di Liga 1 Indonesia sangat bergantung pada hasil Semen Padang vs Persik Kediri di Stadion Haji Agus Salim, Padang.
18 Mei 2025 10:22 WIB · Olahraga
Duel antara kesebelasan Semen Padang FC versus Persik Kediri pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (18/5/2025), bakal menjadi tontonan menarik akhir pekan ini. Hasil pertandingan ini akan menjadi penentu nasib tim papan bawah yang berjuang menghindari degradasi.
Bagi Semen Padang yang butuh tiga poin untuk selamat dari degradasi, laga melawan Persik bagaikan laga final. Laga kandang ini juga menjadi momentum terbaik untuk mencapai target itu karena pada pekan terakhir liga akan bertandang melawan Arema FC di Malang.
Jika Semen Padang menang, hasil itu tidak hanya memastikan tim berjuluk Kabau Sirah ini bertahan di Liga 1 musim depan. Kemenangan juga akan memastikan dua tim papan bawah lainnya, yakni Barito Putera dan PSS Sleman, degradasi ke Liga 2 menyusul PSIS Semarang.
Kemungkinan tersebut hadir setelah Barito Putera dikalahkan PSM Makassar di Stadion Demang Lehman, Banjarbaru, dengan skor 1-4 pada pekan ke-33 Liga 1, Sabtu (17/5/2025). Sementara itu, pada hari yang sama, PSS menang atas Persija Jakarta dengan skor 2-1.
Pada klasemen sementara liga, Semen Padang berada pada posisi ke-15, zona aman terakhir (posisi 16-18 degradasi), dengan perolehan poin 32 dari 32 pertandingan. Koleksi poin itu didapat dari delapan kemenangan, delapan imbang, dan 16 kekalahan.
Kemenangan atas Persik akan membuat Semen Padang mengumpulkan 35 poin. Jika target Kabau Sirah tercapai, perolehan poin mustahil dilewati oleh Barito dan PSS. Jika pun menang pada pekan pamungkas liga, perolehan poin maksimal Barito dan PSS hanya 34 poin.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/04/17/f9278590bbeb13e80a26f674695faa68-DSC00951.JPG)
Usai kalah pada pekan ke-33 kemarin, peringkat Barito Putera turun satu peringkat ke posisi 17 klasemen sementara dengan perolehan 31 poin hasil dari tujuh kemenangan, sepuluh imbang, dan 16 kekalahan.
Peringkat ke-16 direbut oleh PSS Sleman usai menang atas Persija. PSS juga mengumpulkan 31 poin hasil dari sepuluh kemenangan, empat imbang, dan 19 kekalahan. Musim ini PSS mendapat sanksi pengurangan 3 poin akibat kasus pengaturan skor di Liga 2.
Adapun juru kunci, posisi ke-18, sudah dipastikan menjadi milik PSIS Semarang. PSIS pun sudah pasti degradasi karena hanya mengumpulkan 25 poin hasil dari enam kemenangan, tujuh imbang, dan 20 kekalahan. Apapun hasil pertandingan PSIS pada pekan ke-34 liga tidak akan mengubah posisi mereka.
Tidak mudah
Sebagaimana disinggung sebelumnya, pertandingan melawan Persik Kediri jadi momentum terbaik bagi Semen Padang untuk memastikan bertahan di Liga 1. Kabau Sirah sedang dalam tren positif dengan meraih sepuluh poin dari empat pertandingan terakhir (tiga menang dan satu imbang).
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/05/04/e6701342-8dd5-433b-a3ac-7a6d044344a2_jpg.jpg)
Selain itu, skuad Semen Padang relatif siap menghadapi Persik. Hanya dua pemain yang tidak bisa tampil, yaitu bek Tin Martic (akumulasi kartu kuning) dan bek Marco Baixinho (cedera hingga akhir musim). Pertandingan ini juga akan disaksikan langsung oleh ribuan pendukung Kabau Sirah di stadion.
Alasan lainnya, Persik sedang berada pada posisi nyaman dan dipastikan selamat dari degradasi. Tim Jawa Timur ini tidak pula dalam persaingan mengejar tiket kompetisi Asia. Persik berada pada peringkat ke-12 klasemen sementara dengan perolehan 40 poin hasil dari sepuluh kemenangan, sepuluh imbang, dan 12 kekalahan.
Akan tetapi, situasi itu bisa jadi bumerang bagi tim Kabau Sirah bila tidak waspada. Kehadiran Persik yang tanpa beban bisa jadi ancaman. Pelatih Kepala Semen Padang FC, Eduardo Almeida, mewanti-wanti hal itu dan menyebut pertandingan ini tidak akan berjalan mudah.
“Kadang situasi ini bisa menghadirkan masalah yang harus jadi perhatian. Mereka cenderung bermain nyaman, sedangkan kami mengejar tiga poin,” kata Almeida, Sabtu (17/5/2025).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2024/09/23/073c064e-f21f-418d-87cb-39ed4e742098.jpg)
Meski demikian, Almeida optimistis anak asuhnya bisa memenangkan pertandingan. Ia pun berharap para suporter datang memberikan dukungan ke stadion karena dukungan itu akan sangat membantu para pemain.
“Saya harap suporter datang memenuhi stadion untuk mendukung tim karena saya yakin dan percaya kami akan melakukan segala kemungkinan untuk meraih tiga poin seperti biasanya,” ujar pelatih asal Portugal ini.
Di sisi lain, Persik yang tanpa beban bertekad mencuri poin di kandang Semen Padang. Tim berjulukan Macan Putih ini akan berjuang dan berupaya tampil fokus sepanjang pertandingan.
“Kami tahu pertandingan tidak akan mudah, apalagi Semen Padang pasti ingin cari poin di sini, tetapi kami datang ke sini untuk mencari poin juga,” kata Pelatih Kepala Persik Kediri, Divaldo Alves, Sabtu.
Pada putaran pertama Liga 1, 21 Desember 2024, Persik Kediri menang atas Semen Padang dengan skor 3-1. Laga ini pun jadi kesempatan bagi tuan rumah membalas kekalahan.
Penulis:
Yola SastraEditor:
Mukhamad KurniawanPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari