”Hattrick” Guirassy Tak Cukup bagi Dortmund

Keajaiban gagal dituliskan Borussia Dortmund meski Serhou Guirassy mencetak tiga gol. Barcelona kembali tampil di semifinal Liga Champions sejak musim 2018-2019.

16 Apr 2025 06:22 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

DORTMUND, RABU — Malam terbaik dalam karier Serhou Guirassy belum mampu menyajikan keajaiban bagi Borussia Dortmund. Hattrick Guirassy membantu Dortmund menaklukkan Barcelona 3-1, Rabu (16/4/2025) WIB, di Stadion Signal Iduna Park, tetapi tiket ke semifinal Liga Champions tetap milik tamu asal Spanyol.

Barca mengemas tiket ke babak empat besar berkat keunggulan agregat 5-3 di babak perempat final. Tim berjuluk ”Blaugrana” itu akan menjalani duel semifinal pertama sejak musim 2018-2019. Di sisi lain, Dortmund gagal mengulangi capaian menembus partai puncak kompetisi antarklub terelite di Eropa itu pada musim lalu.

Guirassy sudah membawa Dortmund unggul ketika pertandingan baru berjalan 11 menit. Penalti dengan gaya panenka membuka asa ”Die Borussen” untuk mengatasi ketertinggalan 0-4 dari hasil laga pertama di markas Barca.

Kemudian, Guirassy mencetak gol kedua dan ketiganya ke gawang Wojciech Szczesny pada menit ke-49 dan ke-76. Adapun satu-satunya gol Barca tercipta melalui bunuh diri bek sayap kanan Dortmund, Ramly Bensebaini. Niat Bensebaini menghalau umpan silang gelandang serang Barca, Fermin Lopez, justru mengarahkan bola ke gawang sendiri.

Meskipun gagal membawa Dortmund ke semifinal, Guirassy memberikan kekalahan pertama bagi Barcelona dalam 25 pertandingan selama 2025. Selain itu, penyerang asal Guinea itu juga mengakhiri catatan selalu menang Blaugrana pada empat laga tandang di Liga Champions.

Germany Soccer Champions League

Pelatih Dortmund Niko Kovac mengedepankan apresiasi terhadap kinerja kolektif anak asuhannya yang bermain jauh lebih baik dibandingkan pertemuan pertama kedua tim di markas Barca. Namun, ia juga tidak lupa memuji peran besar Guirassy yang hampir menyajikan keajaiban bagi Dortmund.

”Mencetak tiga gol menghadapi Barcelona tentu adalah performa mengagumkan dari Serhou (Guirassy). Ia adalah jaminan kehidupan kami dan bisa mencetak lebih banyak gol hari ini. Dukungan rekan setim kunci bagi penampilan Serhou,” kata Kovac dilansir Bild.

Pemain tersubur

Terlepas dari hasil yang mengecewakan, Guirassy mencatatkan diri sebagai pemain Dortmund paling subur dalam satu musim Liga Champions. Ia mencetak 13 gol dari 10 penampilan di Eropa musim ini.

Jumlah gol itu membantu Guirassy melewati catatan 12 gol milik penyerang Barca, Raphinha, dalam daftar pencetak gol terbanyak sementara Liga Champions.

Guirassy telah melampaui koleksi 10 gol milik Robert Lewandowski saat berseragam Dortmund pada musim 2012-2013. Kala itu, Lewandowski juga mencetak hattrick ke gawang Real Madrid.

Bek Barcelona Eric Garcia (kiri) berebut bola dengan penyerang Dortmund,Julien Duranville pada laga kedua perempat final Liga Champions di Dortmund, Rabu (16/4/2025) dini hari WIB.

Dalam sejarah keikutsertaan di Liga Champions, Guirassy, yang didatangkan dari VfB Stuttgart pada awal musim ini, adalah pemain keempat Dortmund yang mencetak trigol di ajang tersebut. Ia menyejajarkan diri dengan dua penyerang legendaris Dortmund, yakni Lewandowski dan Pierre-Emerick Aubameyang, serta rekan setimnya saat ini, Karim Adeyemi.

”Guirassy sangat klinis dan dominan dalam segala aspek catatan statistik,” sebut Grup Pengamat Teknik UEFA yang menganugerahi Guirassy predikat pemain terbaik di laga itu.

Tiga gol dihasilkan Guirassy dari empat percobaan tembakan yang dilakukannya. Ia pun melakukan 100 persen dribel sukses melalui dua kali mengelabui pemain bertahan Barca.

Pascal Gross, gelandang Dortmund, mengatakan, semua pemain dan pendukung Dortmund telah bersama-sama berjuang hingga detik terakhir pertandingan. Ia mengatakan, Dortmund hanya terpisah dengan sedikit keberuntungan untuk membalikkan ketertinggalan skor agregat.

”Kami menjalani laga dengan penuh harapan karena tahu di stadion ini tidak ada yang mustahil. Kami melakukan segalanya dengan baik dan mencetak gol cepat sesuai rencana kami. Gol bunuh diri sempat membunuh momentum, tetapi usaha kami berbuah gol ketiga dan kami gugur akibat tidak beruntung,” ucap Gross kepada TNT Sports.

Germany Soccer Champions League

Sementara itu, Barca menjalani pertandingan paling sulit di Liga Champions pada musim ini. Mereka gagal mengulang kemenangan 3-2 di Signal Iduna Park pada babak penyisihan, Desember lalu.

Blaugrana tidak mampu mengkreasi satu pun peluang besar selama 90 menit. Trisula lini depan Barca, yaitu Raphinha, Lewandowski, dan Lamine Yamal, terisolasi. Mereka gagal menyajikan permainan menyerang menawan seperti biasanya.

Jalan Barca ke semifinal juga amat dipengaruhi performa cemerlang Szczesny di bawah mistar gawang. Walaupun kemasukan tiga gol oleh Guirassy, kiper asal Polandia itu melakukan delapan penyelamatan.

Salah satu momen terbaik Szczesny adalah menciptakan penyelamatan ganda pada menit ke-48. Gross dan Adeyemi bergantian melepaskan tembakan tepat sasaran ke gawang tim tamu.

Pelatih Barca Hans-Dieter Flick mengakui timnya bermain buruk dan gagal mewujudkan rencana permainan yang telah disiapkan. Meski begitu, Flick menyebut hal itu ditengarai performa gemilang Dortmund secara individu dan kolektif tim.

Dortmund's Croatian head coach Niko Kovac (L) and Barcelona's German head coach Hans-Dieter Flick embrace after the UEFA Champions League quarter-final second leg football match between BVB Borussia Dortmund and FC Barcelona in Dortmund, western Germany on April 15, 2025. (Photo by Pau BARRENA / AFP)

”Dortmund adalah tim luar biasa yang membuat kami sangat kesulitan. Namun, kami yang berada di semifinal karena itu yang dihitung,” kata Flick dilansir Marca.

”Apa yang telah dicapai tim dalam beberapa pekan terakhir adalah fenomenal. Kami mencapai satu langkah maju lagi, tetapi jalan kami menuju akhir masih panjang,” lanjutnya.

Selanjutnya, Barca akan menghadapi pemenang duel Inter Milan kontra Bayern Muenchen. Pada laga pertama, Inter unggul 2-1 di Jerman. Laga kedua berlangsung di Stadion San Siro, Italia, Kamis (17/4/2025), pukul 02.00 WIB.

Pada laga perempat final lainnya di Villa Park, Inggris, Paris Saint-Germain melaju ke semifinal meski tumbang 2-3. Juara Liga Perancis musim ini unggul agregat 5-4 atas Aston Villa.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari