Hield Menginspirasi, Curry Merampok Lagi di Kota Houston

Publik Houston kembali menjadi saksi perampokan kejam yang dipimpin Stephen Curry. Diinspirasi Buddy Hield, Warriors mengeliminasi tim berbakat Houston Rockets.

05 Mei 2025 15:05 WIB · Olahraga

Oleh Kelvin Hianusa

HOUSTON, SENIN — Di laga hidup atau mati Golden State Warriors, pemain pertama yang unjuk gigi bukan Stephen Curry ataupun Jimmy Butler. Inspirasi awal kemenangan justru datang dari pemain pelengkap Buddy Hield. Berkat bantuan itu, Curry bisa menghabisi Houston Rockets sekali lagi dengan lebih mudah.

”Batman dan Robin”, itu julukan duo Curry-Butler. Hield sempat tidak mau kalah dan menjuluki dirinya sebagai ”Alfred”, sosok pelayan setia yang selalu di belakang Batman. Hield ternyata tidak bergurau. Dia benar-benar menyelamatkan warisan Curry dalam gim tujuh babak pertama playoff di Stadion Toyota Center, Senin (5/5/2025) pagi WIB.

Hield mencetak 33 poin dalam kemenangan Warriors atas tuan rumah Rockets 103-89. Tangannya sedang ”wangi”, memasukkan 9 dari 11 percobaan tembakan tiga angka. Sang guard tiba-tiba menjadi pahlawan seusai menyumbang hanya empat poin di gim kelima dan keenam. Warriors lolos ke semifinal wilayah dengan memenangi seri 4-3.

”Kemarin, kami melakukan rapat tim yang sangat emosional. Rapat dipimpin Draymond (Green), Steph, dan Jimmy. Dari sana, saya sudah siap untuk bertarung. Itu membuat semua pemain tenang. Saya hanya mencoba jadi diri sendiri hari ini,” kata Hield yang mencatat rekor poin playoff tertinggi dalam kariernya.

Ledakan Hield terjadi di paruh pertama dengan catatan 22 poin. Dalam paruh yang sama, Curry tidak berhasil mencetak poin setelah gagal mengeksekusi lima tembakan beruntun. Uniknya, Warriors mampu unggul jauh 51-39 saat jeda. Hield berhasil memanfaatkan gravitasi pertahanan Rockets yang tertuju ke seorang Curry.

Golden State Warriors' Buddy Hield (7) shoots a three-pointer as Houston Rockets' Dillon Brooks (9) defends during the first half of Game 7 of an NBA basketball first-round playoff series Sunday, May 4, 2025, in Houston. (AP Photo/Ashley Landis)

”Buddy Hield sungguh luar biasa,” puji Curry saat ditanya tentang siapa sosok pembeda di gim eliminasi tadi. ”Semua pemain unjuk gigi hari ini. Semua orang di luar membicarakan tentang eksekusi dan energi kami di dua laga terakhir. Kami menangkis itu semua dalam 48 menit. Kami menunjukkan ketahanan mental,” lanjutnya.

Perampokan ditutup sempurna oleh Curry, sosok antagonis bagi kota Houston dalam satu dekade terakhir. Sang Batman melakukan segala hal yang dibutuhkan untuk menang. Dia menyudahi laga dengan 22 poin, 10 rebound, 7 asis, serta 2 steal dan blok. Tidak ada pemain yang tampil lebih lama daripada pria 37 tahun itu, 46 menit.

Warriors sempat unggul 3-1 di seri ini, lalu kalah dua kali beruntun. Setelah kekalahan dalam gim enam di kandang sendiri, Curry tampak tidak panik. Dia menenangkan orang di sekelilingnya, termasuk sang anak Canon yang menangis di tribun. “Hey, kami masih punya satu laga di hari Minggu, kawan,” ujarnya kepada Canon.

Ketenangan itu diperlihatkan sepanjang kuarter keempat. Curry mencetak 14 poin pada kuarter terakhir. Sebanyak lima poin dicetak di awal kuarter untuk membuat tim asuhan pelatih Steve Kerr itu kembali unggul dua digit 75-62. Aksinya sukses merusak atmosfer Toyota Center yang mulai bangkit pada penghujung kuarter ketiga.

Hasil itu sekaligus membuat musim Rockets berujung antiklimaks. Tim muda itu, berstatus unggulan kedua, kalah dari Warriors yang menempati unggulan ketujuh. Rockets yang dipimpin dua pemain 22 tahun, Alperen Sengun dan Amen Thompson, tampak masih terlalu “polos” untuk bersaing di gim eliminasi.

Golden State Warriors' Stephen Curry points to the bench after making a basket against the Houston Rockets during the second half of Game 7 of an NBA basketball first-round playoff series Sunday, May 4, 2025, in Houston. (AP Photo/Ashley Landis)

Tim asuhan pelatih Ime Udoka itu sangat berbakat, tetapi salah lawan. Seperti diketahui, Curry dikenal sebagai perampok terbesar di Kota Houston. Di era Curry, Warriors selalu menang atas Rockets dalam lima seri playoff. Sebanyak tiga seri ditutup di kandang Rockets, termasuk pada 2018 (tujuh gim) dan 2019 (enam gim).

“Chef Curry”, julukannya, seperti mengingatkan kembali penampilan klasik dalam gim enam versus Rockets di semifinal Wilayah Barat musim 2018-2019. Ketika itu, dia juga sempat memberikan harapan palsu untuk pendukung tuan rumah. Curry tidak berhasil mencetak poin pada paruh pertama, lalu menciptakan 33 poin pada paruh kedua.

Udoka berkata, mereka melewatkan peluang besar di depan mata. “Kami mengharapkan bisa terus melaju (di kandang), jadi hasil itu mengecewakan. Rasanya menyakitkan, tetapi kami harus menjadikannya motivasi untuk kembali lebih baik,” ujarnya yang juga kalah dari Warriors di final 2022, saat melatih Boston Celtics.

Selain Hield, bantuan berarti juga datang dari dua pemain veteran, yaitu Butler (20 poin, 8 rebound, dan 7 asis) dan Green (16 poin, 6 rebound, 5 asis). Mereka merupakan sosok sentral di pertahanan Warriors. Adapun Rockets kesulitan mencetak angka dan mencatat akurasi tembakan yang rendah dengan hanya 40,5 persen.

Perbedaan paling kontras terlihat dari tembakan tiga angka. Warriors menciptakan 54 poin atau lebih dari separuh total poin lewat tembakan tiga angka. Rockets memproduksi hasil lebih rendah tiga kali lipat, 18 poin. Tim tuan rumah hanya menembak 18 kali dari garis tiga angka, saat Warriors mencapai 43 kali.

Houston Rockets' Amen Thompson (1), left, defends against Golden State Warriors' Stephen Curry during the second half of Game 7 of an NBA basketball first-round playoff series Sunday, May 4, 2025, in Houston. (AP Photo/Ashley Landis)

Di sisi Rockets, Thompson menjadi pemain terbaik dengan sumbangan 24 poin dan 9 rebound. Pemain berposisi forward itu sempat melecut kebangkitan pada kuarter ketiga dengan terlibat dalam 17 dari 23 poin yang dibuat Rockets. Momentum terhenti setelah Thompson dicadangkan pada awal kuarter penentu akibat keram di betis.

Warriors sudah dinanti Minnesota Timberwolves di semifinal wilayah. Timberwolves sedang berapi-api setelah menaklukkan Los Angleles Lakers yang diperkuat LeBron James dan Luka Doncic. Anthony Edwards dan rekan-rekan lebih banyak waktu istirahat ketimbang Warriors karena memenangi seri hanya dalam lima gim. (AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan