BULU TANGKIS

Indonesia Menambah Wakil di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis

Tim bulu tangkis Indonesia bertolak ke India untuk bersaing dalam Kejuaraan Dunia. Indonesia mendapat tambahan kekuatan pada ”menit-menit akhir”.

15 Agt 2026 12:57 WIB · Olahraga

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN

Oleh Yulia Sapthiani

JAKARTA, KOMPAS — Skuad bulu tangkis Indonesia menambah kekuatan ketika atlet negara lain mundur pada ”menit-menit akhir” menjelang Kejuaraan Dunia. Merah Putih pun memiliki 14 wakil, termasuk pada debutan.

Tambahan wakil itu berangkat ke India bersama rekan-rekan mereka yang dinyatakan lolos lebih dulu dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (15/8/2026). Ke-14 wakil itu akan bersaing di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, 17-23 Agustus.

Tiga wakil yang masuk dalam daftar tim, hanya dua hari sebelum berangkat ke India tersebut, adalah Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine (ganda putri) serta dua wakil ganda campuran, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.

Quote

Kaget banget pastinya, tidak menyangka bisa main di Kejuaraan Dunia tahun ini. Kami tidak sabar untuk merasakan atmosfernya.

Isyana Syahira Meida (kanan) dan Rinjani Kwinara Nastine bersiap menuju New Delhi, India, Sabtu (15/8/2026), untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, 17-23 Agustus. Mereka menambah kekuatan Indonesia.

Semula, nama mereka berada di dalam daftar cadangan hingga akhirnya masuk ke dalam tim peserta ketika ada peserta lain mengundurkan diri. Isyana/Rinjani, misalnya, akan bertanding karena pengunduran diri wakil Korea Selatan, Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong. Ganda putri peringkat keenam dunia itu tak jadi tampil karena Kong mengalami cedera lutut.

Meski demikian, wakil tambahan tim Merah Putih ini belum masuk ke dalam daftar undian karena pembaruan undian, berdasarkan situasi terkini, akan dilakukan pada pertemuan manajer yang berlangsung Minggu.

Isyana/Rinjani mendampingi senior mereka, Rachel Alessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Adapun dua pasangan ganda campuran bergabung bersama Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.

”Kaget banget pastinya, tidak menyangka bisa main di Kejuaraan Dunia tahun ini. Kami tidak sabar untuk merasakan atmosfernya,” kata Isyana yang menempati peringkat ke-32 dunia bersama Rinjani.

Raymond Indra (kanan) dan Nikolaus Joaquin (kiri) berfoto bersama Alwi Farhan menjelang keberangkatan ke New Delhi India, Sabtu (15/8/2026). Mereka akan bertanding dalam Kejuaraan Dunia, 17-23 Agustus.

Isyana/Rinjani, ganda putri nomor empat Indonesia, berpasangan sejak era yunior. Mereka menjadi semifinalis Kejuaraan Dunia Yunior 2024 di Nanchang, China, dan mulai merasakan persaingan BWF World Tour pada 2025. Kejuaraan Dunia di New Delhi menjadi kejuaraan dunia pertama bagi Isyana/Rinjani pada level senior. Isyana pun mengatakan ingin memanfaatkan ajang tersebut untuk menambah pengalaman dan mendapat banyak pelajaran.

Debut dalam kejuaraan dengan level paling tinggi untuk persaingan perseorangan tersebut juga akan dijalani Bimo/Thesya. Meski mendapat tiket secara mendadak, Bimo/Thesya dan Isyana/Rinjani tak terkendala dengan persiapan karena berlatih dengan intensitas tinggi di pelatnas bulu tangkis Cipayung, Jakarta, setiap hari.

Skuad pelapis pelatnas utama dan atlet pelatnas pratama bersiap untuk rangkaian turnamen di Pontianak, Kalimantan Barat, yaitu Indonesia International Challenge, 25-30 Agustus, dan Indonesia Masters Super 100 pada pekan berikutnya. ”Kami sedang persiapan ke dua turnamen di Pontianak, lalu tiba-tiba harus main di Kejuaraan Dunia, pastinya kami siap. Kami harus lebih siap dalam mental, kerja keras, dan keyakinan,” tutur Thesya.

Bimo Prasetyo (kanan) dan Arlya Nabila Thesya Munggaran akan menjadi salah satu debutan dari Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di India, 17-23 Agustus. Skuad Indonesia berangkat pada Sabtu (15/8/2026).

Selain Bimo/Thesya dan Isyana/Rinjani, atlet lain yang akan mendapat pengalaman pertama dalam Kejuaraan Dunia adalah Rachel/Febi, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Thalita Ramadhani Wiryawan, Marwan/Aisyah, dan Amri/Nita.

Menjadi ganda campuran pelatnas paling senior dalam Kejuaraan Dunia, Amri/Nita tak ingin terbeban status tersebut. Semula, mereka terdaftar lolos bersama Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, tetapi, PP PBSI menarik keikutsertaan dua pasangan tersebut.

”Beban tidak dilimpahkan semua kepada kami. Pelatih justru mengajak agar semua bisa mengangkat kembali sektor ganda campuran bersama-sama, tetapi kami juga tak ingin sekadar berpartisipasi,” ujar Nita.

Pasangan ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah berhadapan dengan ganda campuran China Guo Xin Wa/Chen Fang Hui dalam babak 16 besar Polytron Indonesia Terbuka 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah terhenti di babak 16 besar usai kalah dari ganda campuran China Guo Xin Wa/Chen Fang Hui 17-21, 9-21.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 03-06-2026

Skuad ganda campuran pelatnas utama bertolak ke India didampingi Muhammad Rijal sebagai pelatih pelatnas pratama setelah Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo tak lagi menjadi pelatih ganda campuran pelatnas utama. Tanggung jawab Rionny akan diambil alih Nova Widianto, yang tiga tahun terakhir melatih Malaysia, tetapi Nova memulai tugas di Cipayung.

Tanpa pasangan yang bisa bersaing dengan konsisten di level atas, skuad ganda campuran akan menjalani tantangan berat dari pasangan-pasangan terbaik dunia asal China, Thailand, dan Denmark.

Peluang yang lebih terbuka untuk membawa pulang gelar juara dunia untuk pertama kali sejak 2019 ada pada sektor ganda putra. Pasangan peringkat kedua dunia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, menjuarai dua turnamen beruntun, Jepang Terbuka dan China Terbuka, pada Juli, sebelum tampil di Kejuaraan Dunia.

 

Wakil Indonesia dalam Undian Kejuaraan Dunia 2026

Tunggal putra: Jonatan Christie, Alwi Farhan

Tunggal putri: Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan

Ganda putra: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin

Ganda putri: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Alessya Rose/Febi Setianingrum, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine

Ganda campuran: Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji