Bersama Enzo Maresca, Chelsea menyemai harapan untuk memburu titel Liga Inggris sejak 2017. Lawan mudah di pengujung 2024 membuka kans ”Si Biru” dekati Liverpool.
09 Des 2024 08:44 WIB · Olahraga
LONDON, MINGGU — Insiden Marc Cucurella saat menghadapi Tottenham Hotspur, Minggu (8/12/2024), di Stadion Tottenham Hotspur menjadi pelecut Chelsea dalam persaingan papan atas Liga Inggris. ”Si Biru” bangkit setelah tertinggal dua gol untuk menang 4-3 sehingga menjadi satu-satunya pesaing terdekat Liverpool.
Cucurella, bek sayap kiri, dua kali terpeleset yang ”membantu” Spurs mencetak dua gol awal melalui Dominic Solanke (5’) dan Dejan Kulusevski (11’). Setelah gol kedua tim tuan rumah, Cucurella pun mengganti sepatunya.
Insiden terpeselet itu seakan menjadi pengingat untuk Chelsea bahwa persaingan mengejar trofi juara Liga Inggris tidak akan mudah. Terkadang bisa saja mereka mengalami nasib buruk, tetapi terpenting mereka harus bisa bangkit.
Kekuatan mental itu telah dipamerkan Chelsea dalam derbi London. Tim asuhan Enzo Maresca itu membalas empat gol melalui dua kali eksekusi penalti pemain terbaik mereka, Cole Palmer, di menit ke-61 dan ke-64, lalu Jadon Sancho (17’) dan Enzo Fernandez (73’) mempertegas kenaikan kelas Si Biru. Adapun tim tuan rumah mencetak gol hiburan melalui sepakan Son Heung-min di menit 90+6.
Chelsea untuk kali pertama bisa membawa pulang kemenangan dengan mencetak empat gol dalam dua kunjungan beruntun ke kandang Spurs. Musim lalu, Chelsea menang 4-1 atas ”Si Lili Putih”.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/12/09/fa5d0ea4-3086-4b38-bc9b-3294f4c725d9_jpg.jpg)
Maresca mengakui performa tim asuhannya melebihi ekspektasi yang menyelimuti mereka di awal musim 2024-2025. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa Chelsea belum siap bersaing untuk mengejar gelar liga yang terakhir diraih pada 2016-2017.
Si Biru berselisih empat poin dengan Liverpool yang belum memainkan laga ke-15. Laga derbi Merseyside yang seharusnya digelar pada Sabtu (7/12/2024) ditunda akibat badai.
”Arsenal, Manchester City, dan Liverpool mungkin tidak akan terpeleset seperti Cucurella,” ujar Maresca sembari berkelakar kepada BBC.
Mantan gelandang Juventus itu menambahkan, fokus utama Chelsea adalah melanjutkan tren positif yang telah mencatatkan empat kemenangan beruntun di liga.
Peluang Chelsea untuk menjaga persaingan di papan atas amat terbuka. Mereka akan menghadapi tim-tim di luar ”enam terbaik” di sisa tahun 2024, yaitu Brentford, Everton, Fulham, dan Ipswich Town.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/12/09/6428fdc2-6443-4fbb-87ba-86140f627470_jpg.jpg)
”Kami belum siap (bersaing juara). Kami masih jauh dari tim-tim itu, tetapi kami fokus hari demi hari dan mencoba untuk meningkatkan tim,” ucap Maresca.
”Rencana atau ide kami adalah tidak membiarkan pemain lengah. Mereka tidak bisa menurunkan performa karena mereka tahu ada pemain lain yang berjuang untuk mengisi tempat mereka,” tuturnya.
Jamie Carragher, legenda Liverpool, menyebut Chelsea memiliki pemain yang berkualitas. Dengan pengeluaran besar untuk mendatangkan pemain, kata Carragher, Si Biru tidak pantas disebut sebagai bukan tim unggulan di Liga Inggris musim ini.
”Tetapi, capaian mereka saat ini memang di luar prediksi. Chelsea kini berada dalam pusaran perburuan titel juara,” kata Carragher kepada Sky Sports.
Selain memangkas poin dengan Liverpool sebagai pemuncak klasemen, Chelsea juga memperlebar jarak dengan Arsenal menjadi dua poin. Lalu, Chelsea meninggalkan City dengan keunggulan empat poin.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/12/09/68f33312-3992-4a43-bf58-352ef492e8a4_jpg.jpg)
Berbeda dengan Chelsea, Arsenal justru tertahan dalam derbi London lainnya, Minggu. Menghadapi Fulham, ”Si Meriam” hanya membawa pulang satu poin berkat bermain imbang 1-1. Gol Raul Jimenez (11’) bisa dibalas sontekan William Saliba dalam situasi sepak pojok di menit ke-52.
Hasil imbang di Stadion Craven Cottage, markas Fulham, mempertegas performa inkonsisten Arsenal pada laga-laga tandang di liga musim ini. Sejak Oktober, Arsenal hanya sekali menang di kandang lawan ketika melibas West Ham United.
Empat laga lainnya berakhir nirmenang. Hal itu terdiri dari kekalahan kontra Bournemouth dan Newcastle United, kemudian imbang melawan Chelsea dan Fulham.
Sepak bola bisa ditentukan oleh marjin yang sangat kecil dengan jarak milimeter.
Dalam delapan laga tandang, Arsenal baru mengemas 12 poin. Koleksi poin itu tertinggal dari Chelsea yang mengemas poin tertinggi di luar kandang dengan raihan 19 poin, Liverpool yang belum terkalahkan di laga tandang, serta Nottingham Forest yang mengumpulkan 14 poin.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/12/06/450abd6f-faa6-474a-bde7-6c0c5fc879e4_png.png)
Kondisi berbeda tercipta pada musim lalu. Si Meriam adalah tim terbaik kedua dalam performa tandang setelah tim juara, City. Mereka meraih 42 poin dari 19 laga atau rerata membawa pulang 2,2 poin per laga. Kumpulan poin tandang itu menurun di musim ini karena Arsenal hanya hasilkan 1,5 poin per pertandingan.
Setelah tertinggal dari Chelsea dan gagal mengurangi jarak poin dengan Liverpool, Arteta mengakui kecewa gagal mengalahkan Fulham. Apalagi, Arsenal sempat mencetak gol untuk berbalik unggul melalui Bukayo Saka pada menit ke-88, tetapi gol itu dianulir asisten wasit video (VAR) akibat off-side.
”Kemungkinan menang memang sangat besar bagi kami di laga ini, tetapi di sepak bola bisa ditentukan oleh marjin yang sangat kecil dengan jarak milimeter,” ujar Arteta merujuk gol Saka yang dianulir, dilansir Football London.
Ia pun yakin skuad asuhannya akan bangkit di laga-laga selanjutnya untuk kembali meraih kemenangan.
”Kami tengah berada dalam momentum yang baik, tim bermain bagus dan kami memenangkan banyak laga. Kami ingin melakukan itu lagi,” tuturnya.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
Teguh Candra