Rangkaian puncak pelaksanaan ibadah haji usai sudah. Jemaah mulai melaksanakan tawaf ifadah dan bersiap kembali ke Tanah Air. Ada banyak cerita yang akan dikenang.
11 Jun 2025 17:11 WIB · Pendidikan & Kebudayaan
Usai sudah pelaksanaan puncak ibadah haji atau yang dikenal pula dengan sebutan fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina). Sejak Senin (10/6/2025), jemaah mulai melakukan tawaf ifadah. Ini merupakan rangkaian rukun haji yang wajib dilaksanakan dan menyempurnakan rangkaian ibadah haji.
Di tengah lautan manusia di kawasan Masjidil Haram, jemaah khusyuk melafalkan doa sembari tawaf mengelilingi Kabah. Ritual ini ditutup dengan melakukan perjalanan bolak-balik tujuh kali antara Shafa dan Marwah.
Jemaah larut dalam kebahagiaan karena bisa menuntaskan rangkaian ibadah, terutama Armuzna, yang menjadi tujuan.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/e3f8db9e35517923b8b4b1d51a751026-IMG_2619.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/229700de4478dfeabe686bbf98a94274-IMG_2632.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/79ae782e3c08be9cdf086f6826a1642f-IMG_2618.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/5b60db1c171578b8c4f4956c0f6adc83-IMG_2613.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/53fea2df7c623d1c3302fd38bbb18663-IMG_2633.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/e2964d5e80cb700765ea1b23c7399b91-IMG_2606.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/5d0713b4480009354d55b94ba5f7f2eb-IMG_2636.jpeg)
Beragam drama dan persoalan yang mewarnai fase Armuzna tak lagi penting. Jemaah berdamai dengan keadaan. Fase Armuzna memang diwarnai persoalan seperti jemaah yang sempat tak mendapatkan tenda. Ada pula yang telat terangkut hingga tiba di Arafah pada Kamis (5/6/2025) pagi jelang waktu wukuf.
Di Muzdalifah, kepadatan jalan akibat ribuan bus yang akan menjemput jemaah membuat penjemputan terlambat. Jemaah memilih berjalan kaki sekitar 8 kilometer dan menghabiskan waktu hingga lebih dari 6 jam di bawah sengatan sinar matahari menuju ke Mina.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/ab4a3123ae64f19529803735ff54427f-IMG_2407.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/05/fc7ece1cbacf1832bf4503c4103d45f9-WhatsApp_Image_2025_06_05_at_8.01.12_PM.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/8c8f392697be43a5ec145c04cfa1af30-IMG_2524.jpeg)
Di Mina, perjalanan kembali dilanjutkan ke Jamarat untuk melontar jumrah. Jarak terdekat tenda Mina ke Jamarat adalah 2 kilometer. Lokasi markaz yang jauh akan membuat jarak ke Jamarat juga menjadi lebih jauh.
Namun setelah semua rangkaian ini, tak ada lagi amarah, tak ada komplain. Yang ada hanya rasa syukur dan berdamai. Di hari terakhir lontar jumrah, yang ada hanya wajah-wajah gembira dan bahagia.
Terlebih di antara waktu jelang wukuf, banyak jemaah haji Indonesia yang menyempatkan diri ke Jabal Rahmah. Bukit berbatu ini konon menjadi tempat bertemunya Adam dan Hawa setelah diturunkan ke Bumi. Di bukit ini lautan manusia juga berzikir dan berdoa.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/2fae0d4f71eff7c83edb3bea5a50b9ef-IMG_2357.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/75c9b2a8ec02ef22aae8b32c06f67343-IMG_2351.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/616230c53b66dbcbc7bb3baca9c82327-IMG_2335.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/6ac8154dbcbf9556245b3c760598a46e-IMG_2346.jpeg)
Perihal jalan kaki, tampaknya kelak akan jadi cerita yang dikisahkan turun-temurun. Bisa jadi kisah ini menjadi cerita heroik betapa mereka bisa melakukan hal yang tak terpikirkan sebelumnya.
”Alhamdulillah semua selesai. Kami mengambil nafar awal dan akan meninggalkan Mina hari ini. Selanjutnya tinggal menyelesaikan tawaf dan sai dan selesai sudah. Soal jalan kaki kemarin, bukan masalah. Toh, itu keinginan kami karena tak ingin berlama-lama di Muzdalifah,” kata Rasmanhadi (60), anggota jemaah asal Palembang.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/06/9d5603cbe43e18841fe1fbc60ec56534-IMG_2494.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/06/f324a277b7db73e185c2bb77fd0007cc-IMG_2486.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/06/ed42d913b49029d4a6d372891da02be4-IMG_2496.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/92b6171e2cd92c05994424b9be1afe51-IMG_2417.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/238dee89b04eeb48520d9f964e8f0799-IMG_2473.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/06/33042ac1c8d5219d6292297030ae87e8-IMG_2508.jpeg)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/07/520688da830961fcd1243ca2d0c73df9-IMG_2529.jpeg)
Kini sebagian jemaah akan bersiap pulang ke Tanah Air. Secara berangsur kepulangan jemaah gelombang pertama akan dimulai pada Rabu (11/6/2025) hingga 25 Juni mendatang.
Adapun jemaah gelombang kedua secara bertahap akan ke Madinah dan pulang ke Tanah Air melalui Madinah. Pergeseran jemaah gelombang kedua ke Madinah menurut rencana akan dimulai pada Rabu (18/6/2025).
Penulis:
Reny Sri Ayu dari Mekkah, Arab SaudiEditor:
Evy RachmawatiPenyelaras Bahasa:
Rosdiana Sitompul