Jonatan Christie Jalani Debut Pemain Profesional di Singapura Terbuka

Jonatan Christie menang dalam laga pertama sebagai atlet profesional. Dia menang dalam babak pertama Singapura Terbuka.

28 Mei 2025 18:03 WIB · Olahraga

Oleh Yulia Sapthiani

SINGAPURA, RABU — Tetap membawa nama Indonesia dalam turnamen internasional, pebulu tangkis Jonatan Christie menjalani pengalaman pertama sebagai atlet yang berlatih di luar pelatnas dengan bertanding di Singapura Terbuka. Dia memilih jalur yang sama seperti beberapa rekannya yang juga bermain di Singapura dan memenangi babak pertama.

Pertandingan pertamanya sebagai atlet profesional itu dijalani di Singapore Indoor Stadium, Rabu (28/5/2025), saat melawan pemain Irlandia, Nhat Nguyen. Perlu usaha ekstra dari Jonatan untuk mengalahkan atlet kelahiran Vietnam yang pindah ke Irlandia sejak 2006 pada usia enam tahun itu.

Kemenangan dengan skor 23-21, 21-16 dalam pertandingan selama 55 menit didapatnya melalui perebutan poin yang ketat pada akhir laga pertama, lalu di awal hingga pertengahan gim kedua. Jonatan sebenarnya unggul hingga selisih terjauh tujuh poin, yakni 18-11, pada gim awal dan membuat game point 20-18. Akan tetapi, Nguyen menyamakan skor pada posisi 20-20 dan 21-21. Jonatan baru bisa meninggalkan Nguyen kembali setelah skor 12-12 di gim kedua.

”Nhat Nguyen memang pemain yang sangat ulet. Dia mau berusaha untuk terus mengembalikan bola. Itu membuat saya tidak mudah untuk memenangi pertandingan. Setelah saya unggul jauh pada gim pertama, misalnya, dia bermain lebih agresif. Beruntung, saya bisa lebih tenang mengantisipasi permainan  agresifnya,” tutur Jonatan.

Jonatan menjalani turnamen Singapura Terbuka yang berlevel Super 750 setelah memilih keluar dari pelatnas Indonesia pada 15 Mei. Dia memutuskan berlatih di luar pelatnas dan kembali ke klub Tangkas karena membutuhkan fleksibilitas dalam latihan. Atlet peringkat kelima dunia itu ingin menyeimbangkan kehidupan sebagai atlet dan kepala keluarga dengan satu anak.

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, tampil menghadapi Nhat Nguyen (Irlandia) pada babak pertama Singapura Terbuka 2025 di Singapura, Rabu (28/5/2025). Jonatan menang 23-21 dan 21-16.

Dengan pilihan tersebut, Jonatan harus mengurus sendiri semua kebutuhan latihan dan turnamen, termasuk memilih pelatih. Di Singapura Terbuka, juara All England 2024 itu didampingi mantan atlet pelatnas tunggal putra, Vicky Angga Saputra.

Seperti Jonatan, Vicky juga berasal dari klub Tangkas Jakarta. Vicky memiliki pengalaman sebagai sparring partner atlet Singapura, Loh Kean Yew, dan menjadi bagian dari tim pelatih Singapura di Olimpiade Paris 2024.

Pilihan untuk menjadi atlet profesional telah dijalani lebih dulu oleh ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani, yaitu sejak 2021. Beruntung, mereka bisa mendapat sponsor, yaitu Waroeng Steak & Shake, yang juga pernah mensponsori Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Atas dukungan sponsor pula, Sabar/Reza didampingi Hendra sebagai pelatih sejak 2025.

Dengan pendampingan Hendra, Reza menuturkan bahwa program latihan mereka lebih tertata meski harus berpindah-pindah tempat untuk mendapat tempat latihan. Sabar/Reza pun bisa mendapat masukan saat latihan dan turnamen seperti ketika menjalani babak pertama Singapura Terbuka.

Quote

Wakil Indonesia lain yang memenangi babak pertama pada pertandingan Rabu adalah Jafar Hidayatullah/Felisha Albertha Nathaniel Pasaribu.

Mereka berhadapan dengan Hiroki Midorikawa/Kyohei Yamashita yang dikenal ulet seperti pemain-pemain Jepang lainnya. Memanfaatkan laju kok yang cepat, Sabar/Reza menang 21-15, 21-16 berkat permainan agresif dalam menyerang.

Turnamen Singapura Terbuka ini dijalani Sabar/Reza setelah tersingkir pada perempat final Thailand Terbuka, dua pekan lalu. Meskipun bertekad mendapatkan hasil lebih baik, mereka hanya berusaha fokus pada setiap pertandingan, apalagi lawan yang dihadapi pada babak kedua tidak kalah tangguh.

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani berhadapan dengan pebulu tangkis ganda putra China Xie Ha Nan dan Zeng Wei Han pada babak 32 besar Daihatsu Indonesia Master 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2025). Sabar Gutama dan Reza Isfahani kalah dari Xie Hao Nan dan Zeng Wei Han dengan skor 21-15, 15-21, dan 16-21. Indonesia Master 2025 resmi digelar mulai dari 21-26 Januari 2025. Indonesia Masters Super 500 yang menjadi turnamen level menengah ini menjadi ajang para pemain muda Indonesia memperlihatkan kemampuannya. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 21-01-2025

Sabar/Reza akan melawan pasangan India yang pernah menempati peringkat teratas dunia, yakni Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Sabar/Reza menjadi ganda putra kedua Indonesia yang lolos ke babak kedua setelah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto memenangi babak pertama, Selasa. Di babak kedua, Fajar/Rian akan melawan pemain Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Kittinupong Kedren.

Wakil Indonesia lain yang memenangi babak pertama pada pertandingan Rabu adalah Jafar Hidayatullah/Felisha Albertha Nathaniel Pasaribu. Ganda campuran termuda di pelatnas utama itu menang atas Lu Ming Che/Hung En Tzu (Taiwan) 21-16, 21-12 dan akan berhadapan dengan Pakkaphon Teeraratsakul/Phataimas Muenwong (Thailand) pada babak kedua.

Adapun senior Jafar/Felisha di pelatnas, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari tersingkir. Mereka dikalahkan pemain Skotlandia, Alexander Dunn/Julia Macpherson, dengan skor 16-21, 17-21.

Singapura Terbuka menjadi ajang kedua yang diikuti Rinov/Pitha pada 2025 setelah mereka dipasangkan dengan pemain lain pada awal tahun. Namun, performa Rinov/Pitha tak ada perkembangan. Pada kejuaraan lain, yaitu Kejuaraan Asia, April, mereka kalah pada perempat final.


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

FX Sukoto