BULU TANGKIS

Juara Grup, Modal Besar Tim Piala Uber Indonesia

Tim Indonesia tak terkalahkan dalam penyisihan grup Piala Uber 2026. Kemenangan atas Taiwan membuat Indonesia menjadi perempat finalis sebagai juara Grup C.

28 Apr 2026 21:42 WIB · Olahraga

Humas PP PBSI

Oleh Yulia Sapthiani

HORSENS, SELASA — Status juara grup menjadi modal baik bagi tim Indonesia untuk menjalani perempat final Piala Uber 2026. Putri Kusuma Wardani dan kawan-kawan akan menjalani fase dengan sistem gugur berbekal tiga kemenangan pada penyisihan grup dan semangat juang tinggi ketika mengalahkan Taiwan.

Kemenangan itu didapat di Forum Horsens, Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026), pada pertandingan di Grup C. Setelah mengalahkan dua tim lain, Kanada dan Australia, dalam persaingan dengan format round robin, Indonesia dan Taiwan berhadapan pada laga terakhir di grup tersebut.

Kedua tim sudah memastikan lolos ke perempat final sebelum bertemu karena telah memenuhi syarat menempati dua peringkat teratas. Namun, persaingan tetap berlangsung ketat, bahkan kian panas hingga partai terakhir. Indonesia akhirnya mengukuhkan posisi sebagai juara grup dengan kemenangan 3-2.

Momentum dalam persaingan dengan total waktu hampir lima jam, yaitu dalam tiga pertandingan tunggal dan dua ganda, tersebut selalu berubah. Indonesia unggul lebih dulu melalui kemenangan Putri Kusuma Wardani, lalu tertinggal 1-2 karena Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi kalah.

Febi Setianingrum bertahan dari serangan lawan saat tampil pada partai keempat Indonesia melawan Taiwan pada penyisihan Grup C Piala Uber di Forum Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026). Kemenangan Rachel Alessya Rose/Febi membuat skor kedua tim menjadi 2-2.

Setelah itu, dalam dua pertandingan yang masing-masing berlangsung tiga gim dan lebih dari satu jam, tim ”Merah Putih” kembali unggul. Rachel Alessya Rose/Febi Setianingrum memenangi partai keempat, lalu Ester Nurumi Tri Wardoyo menang dalam partai terakhir.

Rachel dan Febi menuturkan, mereka merasa sangat tegang pada awal pertandingan, apalagi Indonesia dalam posisi tertinggal 1-2. Meskipun hasil apa pun tak mengubah status sebagai perempat finalis, menang atas Taiwan bermakna penting.

Percaya diri

Dengan menjadi juara grup, Indonesia bisa terhindar dari tim yang lebih kuat di perempat final. Selain itu, memenangi semua pertandingan penyisihan grup bisa menambah rasa percaya diri untuk menjalani persaingan lebih sulit.

”Awalnya, saya tegang banget. Jadi, banyak membuat kesalahan pada gim pertama. Saya mencoba bermain dengan nyaman dulu dan baru bisa menemukan pola main yang tepat pada dua gim berikutnya,” kata Rachel setelah mengalahkan Hsu Yin Hui/Lin Yun Jhih 11-21, 22-20, 21-16.

Ester juga kehilangan gim pertama saat melawan Huang Yu Hsun. Mereka memiliki rekam jejak berimbang pada empat pertemuan lain dengan berbagi dua kemenangan.

Ni Kadek Dhina Amartya Pratiwi bermain pada partai ketiga Indonesia melawan Taiwan pada penyisihan Grup C Piala  Uber. Dhinda kalah dalam laga di Forum Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026) tersebut.

Diiringi dukungan semua anggota tim yang selalu riuh bernyanyi sambil membunyikan drum dan trompet, juga dengan keberadaan Putri di belakang lapangan bersama Pelatih Indonesia Imam Tohari, Ester tampil kian baik sejak pertengahan gim kedua.

Ester bermain semakin nyaman pada gim ketiga, selalu menyemangati diri dengan berteriak saat mendapat poin. Ditambah dengan pengalaman tampil pada Piala Uber 2020 dan 2024, Ester mengatasi tekanan dan menang 15-21, 21-19, 21-12.

Bukan hanya Ester dan Rachel/Febi yang tampil baik. Dhinda patut mendapat apresiasi meski kalah dari Lin Hsiang Ti 10-21, 29-30. Dhinda kehilangan gim pertama dengan mudah, tetapi dia memperlihatkan performa lebih baik dan daya juang tinggi di gim kedua.

Atlet yang baru pertama kali bertanding di Piala Uber ini menuturkan, dia kesulitan mempelajari pola permainan lawan pada gim pertama.

”Dia memancing saya untuk menyerang dan bermain cepat dan memang itu yang dia inginkan. Pada gim kedua, saya bermain lebih lambat dan itu cukup berhasil walau tidak mudah karena dia ulet. Sayang, saya kurang tahan pada poin terakhir,” tuturnya.

Putri Kusuma Wardani melakukan forehand pada pertandingan Indonesia melawan Taiwan dalam penyisihan Grup C Piala Uber. di Forum Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026). Putri memenangi partai pertama.

Momentum gim kedua selalu berpindah di antara kedua atlet. Lin unggul di awal hingga interval dengan skor 11-8. Setelah itu, Dhinda berbalik unggul 16-12.

Lin sebenarnya bisa menang lebih cepat ketika mendapat match point pertama pada skor 20-18, tetapi momen setelah ini menjadi adu mental dan taktik yang lebih menarik. Dhinda mendapat kesempatan memenangi gim ini ketika mendapat enam game point, tetapi skor selalu berubah menjadi imbang.

Tiga match point Lin setelah 20-18 juga selalu digagalkan Dhinda hingga akhirnya bisa menambah poin pada match point keempat. Lin meraih poin maksimal yang bisa didapat dalam pertandingan bulu tangkis, yaitu 30.

”Saya belajar banyak dari kekalahan saat melawan Kanada. Ada evaluasi dan sesi dengan psikolog. Jadi, walaupun hari ini belum menang, saya bermain lebih baik dan mulai bisa mengatasi situasi sulit. Kecewa ada, tetapi tidak mau berlarut-larut,” ujar atlet berusia 19 tahun tersebut.

Untuk lawan di perempat final, Indonesia dan Taiwan harus menunggu undian yang akan digelar pada 29 April. Meskipun diundi, BWF memiliki peraturan bahwa perempat final mempertemukan juara dan peringkat kedua dari grup berbeda.

Amallia Cahaya Pratiwi mengembalikan pukulan dengan backhand saat tampil pada partai kedua Indonesia melawan Taiwan pada penyisihan Grup C Piala Uber. Di Forum Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026), Amallia/Siti Fadia Silva Ramadhanti kalah.

Berdasarkan peraturan tersebut, calon lawan Indonesia adalah Denmark (peringkat kedua Grup A), Malaysia (Grup B), atau salah satu di antara dua tim dari Grup D, yaitu Korea Selatan atau Thailand. Korea Selatan dan Thailand sudah dipastikan lolos ke perempat final dan mereka akan berhadapan pada Selasa tengah malam untuk berebut posisi juara grup.

Perjuangan Indonesia dalam kejuaraan dua tahunan ini berlanjut dengan tim putra yang akan berhadapan dengan Perancis pada penyisihan Grup D, Selasa tengah malam waktu Indonesia. Pertandingan tersebut mempertaruhkan tiket ke perempat final. Indonesia harus memenangi minimal dua partai untuk melaju ke perempat final, adapun Perancis harus mengalahkan Indonesia.

Indonesia menurunkan Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting pada nomor tunggal yang akan dimainkan pada partai pertama hingga ketiga. Adapun sektor ganda berharap kemenangan dari Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Hasil Piala Uber Indonesia–Taiwan

Putri Kusuma Wardani vs Chiu Pin-Chian 21-17, 21-17 (1-0)

Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti – Hsieh Pei Shan/Hung En Tzu 21-23, 13-21 (1-1)

Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi – Lin Hsiang Ti 10-21, 29-30 (1-2)

Rachel Alessya Rose/Febi Setianingrum – Hsu Yin Hui/Lin Yun Jhih 11-21, 22-20, 21-16 (2-2)

Ester Nurumi Tri Wardoyo – Huang Yu Hsun 15-21, 21-19, 21-12 (3-2)


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Didik Durianto